Pemanfaatan Barang Bekas Menjadi Karya Seni

Kelas 2 »
Muatan Lokal » Seni Budaya dan Keterampilan »
Pendidikan Lingkungan Hidup »
Alat dan Bahan » Sumber Daya Lokal » Barang Bekas »

Metode :: Alat Peraga , Percobaan & Simulasi

Tags: ,

Abstraksi

Hasil karya seorang siswa yang terbuat dari beberapa barang bekas

Materi kali ini dibahas mengenai penggunaan barang bekas menjadi barang bermanfaat pada mata pelajaran Pendidikan Lingkungan hidup kelas II. Barang bekas yang digunakan adalah barang yang banyak ditemukan di lingkungan sekolah seperti kardus, plastik, sedotan , dan daun-daunan kering.

Tujuan pembelajarannya yaitu siswa dapat mengetahui manfaat barang bekas, siswa dapat membedakan jenis-jenis barang bekas, dan siswa dapat membuat hasil karya dari barang bekas tersebut.

Materi Pembelajaran

 1. Macam-macam barang bekas yang ditemukan di lingkungan sekitar

2. Barang-barang bekas yang besifat organik dan anorganik

Alat dan Bahan

  1. Kardus bekas
  2. Daun kering
  3. Sedotan
  4. Lem
  5. Gunting
  6. Crayon
  7. Cutter

Proses Belajar

Kegiatan Awal

Guru mengajak siswa ke luar kelas dan membagi siswa menjadi 4 kelompok. Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan “Barang bekas apa saja yang kalian lihat di sekitar kalian? ”, kemudian guru menanyakan kembali, “Apakah barang tersebut bisa digunakan kembali?” Kalau iya “Barang apa saja yang dapat kalian buat?”

Kegiatan Inti

Guru meminta siswa secara berkelompok untuk mencari barang-barang bekas seperti daun kering, plastik, sedotan, dan lainnya. Kemudian siswa membagi barang bekas tersebut menjadi barang yang organik dan anorganik. Setiap kelompok diinstruksikan untuk membuat pigura dari bahan-bahan yang sudah dikumpulkan dengan bahan dasar kertas kardus bekas.

Kegiatan Penutup

Siswa menjelaskan barang bekas apa saja yang digunakan sebagai bahan pembuatan pigura. Kemudian siswa dan guru menyimpulkan secara bersama-sama bahwa barang bekas memiliki nilai ekonomi jika dikelola dengan baik.

Semoga dengan mata pelajaran ini, siswa dapat memahami dan mempraktekkan secara langsung secara mandiri bahwa barang bekas disekitar yang tersedia dimana saja dapat dipergukanan dan diolah menjadi barang yang berharga dan unik.

Revisions

No comments yet.

Leave a Reply