You are viewing an old revision of this post, from October 25, 2012 @ 18:37:50. See below for differences between this version and the current revision.

Pemanfaatan Barang Bekas Menjadi Karya Seni

Abstraksi

Hasil karya seorang siswa yang terbuat dari beberapa

Materi kali ini dibahas mengenai penggunaan barang bekas menjadi barang bermanfaat pada mata pelajaran Pendidikan kelas II. Barang bekas yang digunakan adalah barang yang banyak ditemukan di lingkungan sekolah seperti kardus, plastik, sedotan , dan daun-daunan kering. Tujuan pembelajarannya yaitu siswa dapat mengetahui manfaat barang bekas, siswa dapat membedakan jenis-jenis barang bekas, dan siswa dapat membuat hasil karya dari barang bekas tersebut.

Materi Pembelajaran

 1. Macam-macam barang bekas yang ditemukan di lingkungan sekitar

2. Barang-barang bekas yang besifat organik dan anorganik

Alat dan Bahan

  1. Kardus bekas
  2. Daun kering
  3. Sedotan
  4. Lem
  5. Gunting
  6. Crayon
  7. Cutter

Proses Belajar

Kegiatan Awal

Guru mengajak siswa ke luar kelas dan membagi siswa menjadi 4 kelompok. Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan “Barang bekas apa saja yang kalian lihat di sekitar kalian? ”, kemudian guru menanyakan kembali, “Apakah barang tersebut bisa digunakan kembali?” Kalau iya “Barang apa saja yang dapat kalian buat?”

Kegiatan Inti

Guru meminta siswa secara berkelompok untuk mencari barang-barang bekas seperti daun kering, plastik, sedotan, dan lainnya. Kemudian siswa membagi barang bekas tersebut menjadi barang yang organik dan anorganik. Setiap kelompok diinstruksikan untuk membuat pigura dari bahan-bahan yang sudah dikumpulkan dengan bahan dasar kertas kardus bekas.

Kegiatan Penutup

Siswa menjelaskan barang bekas apa saja yang digunakan sebagai bahan pembuatan pigura. Kemudian siswa dan guru menyimpulkan secara bersama-sama bahwa barang bekas memiliki nilai ekonomi jika dikelola dengan baik. Semoga dengan mata pelajaran ini, siswa dapat memahami dan mempraktekkan secara langsung secara mandiri bahwa barang bekas disekitar yang tersedia dimana saja dapat dipergukanan dan diolah menjadi barang yang berharga dan unik.

Revisions

Revision Differences

October 25, 2012 @ 18:37:50Current Revision
Content
<h2>Abstraksi</h2> <h2>Abstraksi</h2>
<a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2012/10/ Pemanfaatan-Barang-Bekas- Menjadi-Karya- Seni-Panca.jpg"><img class="size-full wp-image-2253" title="Pemanfaatan Barang Bekas Menjadi Karya Seni - Panca" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2012/10/ Pemanfaatan-Barang-Bekas- Menjadi-Karya- Seni-Panca1.jpg" alt="" width="280" height="367" /></a> Hasil karya seorang siswa yang terbuat dari beberapa barang bekas  <a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2012/10/ Pemanfaatan-Barang-Bekas- Menjadi-Karya- Seni-Panca.jpg"><img class="size-full wp-image-2253" title="Pemanfaatan Barang Bekas Menjadi Karya Seni - Panca" alt="" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2012/10/ Pemanfaatan-Barang-Bekas- Menjadi-Karya- Seni-Panca1.jpg" width="280" height="367" /></a> Hasil karya seorang siswa yang terbuat dari beberapa barang bekas
Materi kali ini dibahas mengenai penggunaan barang bekas menjadi barang bermanfaat pada mata pelajaran Pendidikan Lingkungan hidup kelas II. Barang bekas yang digunakan adalah barang yang banyak ditemukan di lingkungan sekolah seperti kardus, plastik, sedotan , dan daun-daunan kering. Materi kali ini dibahas mengenai penggunaan barang bekas menjadi barang bermanfaat pada mata pelajaran Pendidikan Lingkungan hidup kelas II. Barang bekas yang digunakan adalah barang yang banyak ditemukan di lingkungan sekolah seperti kardus, plastik, sedotan , dan daun-daunan kering.
Tujuan pembelajarannya yaitu siswa dapat mengetahui manfaat barang bekas, siswa dapat membedakan jenis-jenis barang bekas, dan siswa dapat membuat hasil karya dari barang bekas tersebut. Tujuan pembelajarannya yaitu siswa dapat mengetahui manfaat barang bekas, siswa dapat membedakan jenis-jenis barang bekas, dan siswa dapat membuat hasil karya dari barang bekas tersebut.
<h2 style="text-align: left;" align="center">Materi Pembelajaran</h2> <h2 style="text-align: left;" align="center">Materi Pembelajaran</h2>
<p style="text-align: left;" align="center" ><strong> 1. < /strong>Macam-macam barang bekas yang ditemukan di lingkungan sekitar</p> <p style="text-align: left;" align="center" ><strong> 1. < /strong>Macam-macam barang bekas yang ditemukan di lingkungan sekitar</p>
<p style="text-align: left;" align="center">2. Barang-barang bekas yang besifat organik dan anorganik</p> <p style="text-align: left;" align="center">2. Barang-barang bekas yang besifat organik dan anorganik</p>
<h2 style="text-align: left;" align="center">Alat dan Bahan</h2> <h2 style="text-align: left;" align="center">Alat dan Bahan</h2>
<ol> <ol>
<li>Kardus bekas</li>  <li>Kardus bekas</li>
<li>Daun kering</li>  <li>Daun kering</li>
<li>Sedotan</li>  <li>Sedotan</li>
<li>Lem</li>  <li>Lem</li>
<li>Gunting</li>  <li>Gunting</li>
<li>Crayon</li>  <li>Crayon</li>
<li>Cutter</li>  <li>Cutter</li>
</ol> </ol>
<h2>Proses Belajar</h2> <h2>Proses Belajar</h2>
<h3>Kegiatan Awal</h3> <h3>Kegiatan Awal</h3>
Guru mengajak siswa ke luar kelas dan membagi siswa menjadi 4 kelompok. Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan “Barang bekas apa saja yang kalian lihat di sekitar kalian? ”, kemudian guru menanyakan kembali, “Apakah barang tersebut bisa digunakan kembali?” Kalau iya “Barang apa saja yang dapat kalian buat?” Guru mengajak siswa ke luar kelas dan membagi siswa menjadi 4 kelompok. Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan “Barang bekas apa saja yang kalian lihat di sekitar kalian? ”, kemudian guru menanyakan kembali, “Apakah barang tersebut bisa digunakan kembali?” Kalau iya “Barang apa saja yang dapat kalian buat?”
<h3>Kegiatan Inti</h3> <h3>Kegiatan Inti</h3>
Guru meminta siswa secara berkelompok untuk mencari barang-barang bekas seperti daun kering, plastik, sedotan, dan lainnya. Kemudian siswa membagi barang bekas tersebut menjadi barang yang organik dan anorganik. Setiap kelompok diinstruksikan untuk membuat pigura dari bahan-bahan yang sudah dikumpulkan dengan bahan dasar kertas kardus bekas. Guru meminta siswa secara berkelompok untuk mencari barang-barang bekas seperti daun kering, plastik, sedotan, dan lainnya. Kemudian siswa membagi barang bekas tersebut menjadi barang yang organik dan anorganik. Setiap kelompok diinstruksikan untuk membuat pigura dari bahan-bahan yang sudah dikumpulkan dengan bahan dasar kertas kardus bekas.
<h3>Kegiatan Penutup</h3> <h3>Kegiatan Penutup</h3>
Siswa menjelaskan barang bekas apa saja yang digunakan sebagai bahan pembuatan pigura. Kemudian siswa dan guru menyimpulkan secara bersama-sama bahwa barang bekas memiliki nilai ekonomi jika dikelola dengan baik. Siswa menjelaskan barang bekas apa saja yang digunakan sebagai bahan pembuatan pigura. Kemudian siswa dan guru menyimpulkan secara bersama-sama bahwa barang bekas memiliki nilai ekonomi jika dikelola dengan baik.
Semoga dengan mata pelajaran ini, siswa dapat memahami dan mempraktekkan secara langsung secara mandiri bahwa barang bekas disekitar yang tersedia dimana saja dapat dipergukanan dan diolah menjadi barang yang berharga dan unik. Semoga dengan mata pelajaran ini, siswa dapat memahami dan mempraktekkan secara langsung secara mandiri bahwa barang bekas disekitar yang tersedia dimana saja dapat dipergukanan dan diolah menjadi barang yang berharga dan unik.

Note: Spaces may be added to comparison text to allow better line wrapping.

No comments yet.

Leave a Reply