Revision 2503 is a pre-publication revision. (Viewing current revision instead.)

Apresiasi untuk Siswa: ‘Bintang Kelas’

Abstraksi

Teknik hasil belajar siswa yang selama ini berlaku adalah melalui tes tertulis, lisan, produk, portofolio, unjuk kerja, proyek, pengamatan, dan diri. Kesamaan dari semua teknik tersebut adalah sama-sama memerlukan langkah untuk merancang .

Latar Belakang

Saya kesulitan mengukur hasil belajar siswa yang dari segi perkembangan kognitifnya saja karena masih banyak siswa yang nilai kognitifnya jauh di bawah nilai yang diharapkan. Sebagai seorang guru, saya harus mencari jalan keluarnya agar teknik penilaian hasil belajar siswa tidak berdasarkan dari akumulasi nilai kognitif saja.

Kondisi Kelas

Saya berusaha memasukkan aspek afektif sebagai bahan penilaian belajar, yaitu keaktifan dan kerja sama pada kelompok di keseharian siswa di kelas dalam proses pembelajaran, baik itu diskusi, latihan, tugas, dan lain-lain.

Latar Belakang Penggunaan Metode

Saya menggunakan untuk menilai hasil belajar siswa. Metode penilaian ini saya lakukan dengan cara menuliskan daftar nama siswa di kelas di papan list yang sudah saya berikan kolom agar siswa dapat menggambarkan perolehan bintangnya (sebagai wujud untuk siswa) dan keterlibatan siswa pada saat praktek percobaan IPA.

Latar Belakang Penyampaian Materi

Saya meminta siswa untuk turut aktif bertanya dan berani mengemukakan pendapatnya di dalam kelompok maupun di depan kelas. Hal ini dapat membuat saya melihat perkembangan bintang kelas yang diperoleh dari setiap siswa.  Bintang kelas yang paling banyak akan memperoleh nilai tambah.

Langkah Merancang Penilaian

 

Lesson Learned

Metode Alternatif

Metode penilaian ini sebagai akomodasi teknik penilaian alternatif. Jika merasa kesulitan untuk melalukan penilaian hasil belajar siswa yang harus minimal setara dengan nilai rata-rata standar kelulusan belajar, bisa menggunakan metode ini. Semoga bermanfaat.

Revisions

Revision Differences

November 21, 2012 @ 10:42:49Current Revision
Content
<h2>Abstraksi</h2> <h2>Abstraksi</h2>
Teknik penilaian hasil belajar siswa yang selama ini berlaku adalah melalui tes tertulis, lisan, produk, portofolio, unjuk kerja, proyek, pengamatan, dan penilaian diri. Kesamaan dari semua teknik tersebut adalah sama-sama memerlukan langkah untuk merancang penilaian. Teknik penilaian hasil belajar siswa yang selama ini berlaku adalah melalui tes tertulis, lisan, produk, portofolio, unjuk kerja, proyek, pengamatan, dan penilaian diri. Kesamaan dari semua teknik tersebut adalah sama-sama memerlukan langkah untuk merancang penilaian.
<h2>Latar Belakang</h2> <h2>Latar Belakang</h2>
Saya kesulitan mengukur hasil belajar siswa yang dari segi perkembangan kognitifnya saja karena masih banyak siswa yang nilai kognitifnya jauh di bawah nilai yang diharapkan. Sebagai seorang guru, saya harus mencari jalan keluarnya agar teknik penilaian hasil belajar siswa tidak berdasarkan dari akumulasi nilai kognitif saja. Saya kesulitan mengukur hasil belajar siswa yang dari segi perkembangan kognitifnya saja karena masih banyak siswa yang nilai kognitifnya jauh di bawah nilai yang diharapkan. Sebagai seorang guru, saya harus mencari jalan keluarnya agar teknik penilaian hasil belajar siswa tidak berdasarkan dari akumulasi nilai kognitif saja.
<h3><a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2012/10/ Bintang-Kelas- Andita.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2158" title="Bintang Kelas-Andita" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2012/10/ Bintang-Kelas- Andita1.jpg" alt="" width="518" height="334" /></a></h3> <h3><a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2012/10/ Bintang-Kelas- Andita.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-2158" title="Bintang Kelas-Andita" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2012/10/ Bintang-Kelas- Andita1.jpg" alt="" width="518" height="334" /></a></h3>
<h3>Kondisi Kelas</h3> <h3>Kondisi Kelas</h3>
Saya berusaha memasukkan aspek afektif sebagai bahan penilaian belajar, yaitu keaktifan dan kerja sama pada kelompok di keseharian siswa di kelas dalam proses pembelajaran, baik itu diskusi, latihan, tugas, dan lain-lain. Saya berusaha memasukkan aspek afektif sebagai bahan penilaian belajar, yaitu keaktifan dan kerja sama pada kelompok di keseharian siswa di kelas dalam proses pembelajaran, baik itu diskusi, latihan, tugas, dan lain-lain.
<h3>Latar Belakang Penggunaan Metode</h3> <h3>Latar Belakang Penggunaan Metode</h3>
Saya menggunakan bintang kelas untuk menilai hasil belajar siswa. Metode penilaian ini saya lakukan dengan cara menuliskan daftar nama siswa di kelas di papan list yang sudah saya berikan kolom agar siswa dapat menggambarkan perolehan bintangnya (sebagai wujud reward untuk siswa) dan keterlibatan siswa pada saat praktek percobaan IPA. Saya menggunakan bintang kelas untuk menilai hasil belajar siswa. Metode penilaian ini saya lakukan dengan cara menuliskan daftar nama siswa di kelas di papan list yang sudah saya berikan kolom agar siswa dapat menggambarkan perolehan bintangnya (sebagai wujud reward untuk siswa) dan keterlibatan siswa pada saat praktek percobaan IPA.
<h3>Latar Belakang Penyampaian Materi</h3> <h3>Latar Belakang Penyampaian Materi</h3>
Saya meminta siswa untuk turut aktif bertanya dan berani mengemukakan pendapatnya di dalam kelompok maupun di depan kelas. Hal ini dapat membuat saya melihat perkembangan bintang kelas yang diperoleh dari setiap siswa.  Bintang kelas yang paling banyak akan memperoleh nilai tambah. Saya meminta siswa untuk turut aktif bertanya dan berani mengemukakan pendapatnya di dalam kelompok maupun di depan kelas. Hal ini dapat membuat saya melihat perkembangan bintang kelas yang diperoleh dari setiap siswa.  Bintang kelas yang paling banyak akan memperoleh nilai tambah.
<h2>Langkah Merancang Penilaian</h2> <h2>Langkah Merancang Penilaian</h2>
&nbsp; &nbsp;
<a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2012/10/ Andita-Bintang- Kelas.png"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2151" title="Andita - Bintang Kelas" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2012/10/ Andita-Bintang- Kelas-300x270.png" alt="" width="300" height="270" /></a> <a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2012/10/ Andita-Bintang- Kelas.png"><img class="aligncenter size-medium wp-image-2151" title="Andita - Bintang Kelas" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2012/10/ Andita-Bintang- Kelas-300x270.png" alt="" width="300" height="270" /></a>
<h2>Lesson Learned</h2> <h2>Lesson Learned</h2>
<h3>Metode Alternatif</h3> <h3>Metode Alternatif</h3>
Metode penilaian ini sebagai akomodasi teknik penilaian alternatif. Jika merasa kesulitan untuk melalukan penilaian hasil belajar siswa yang harus minimal setara dengan nilai rata-rata standar kelulusan belajar, bisa menggunakan metode ini. Semoga bermanfaat.  Metode penilaian ini sebagai akomodasi teknik penilaian alternatif. Jika mera<a title="Ruang Belajar - Indonesia Mengajar" href="http:// belajar.indonesiamengajar.org">s</a>a kesulitan untuk melalukan penilaian hasil belajar siswa yang harus minimal setara dengan nilai rata-rata standar kelulusan belajar, bisa menggunakan metode ini. Semoga bermanfaat.

Note: Spaces may be added to comparison text to allow better line wrapping.

One Response to “Apresiasi untuk Siswa: ‘Bintang Kelas’”

  1. ganesha 6 December 2012 at 08:44 #

    Terima kasih atas artikelnya semoga menjadikan inspirasi bagi guru kami.

Leave a Reply