Revision 2908 is a pre-publication revision. (Viewing current revision instead.)

Belajar KPK dengan Bermain Lompat Kodok

Abstraksi

Dalam Kompetensi Dasar pelajaran kelas V semester I terdapat materi menggunakan faktor prima dalam menentukan Faktor Persekutuan Besar dan Kelipatan Persekutuan Kecil. Sebelum menentukan dengan menggunakan bilangan prima, siswa dipahamkan  terlebih dahulu dengan konsep dasar yang cukup sederhana bahwa adalah pertemuan pertama dua bilangan atau lebih yang dilipat-lipatkan.

Latar Belakang

Kondisi Kelas

Siswa kelas 5 baru sebagian yang paham dan hafal perkalian, selain itu gaya belajar siswa kelas V bervariasi (visual, auditori, kinestetik). Jumlah siswa kelas 5 sejumlah 11 orang.

Latar belakang penggunaan metode

Metode belajar KPK ini menggunakan semua gaya belajar siswa (visual, auditori, kinestetik) melalui pngalaman belajar yang bermakna.

Latar belakang penyampaian materi

Materi  ini disampaikan sesuai dengan SKKD pelajaran matematika kelas V semester I.

Penjelasan Materi

Kelompok Persekutuan Kecil adalah kelipatan terkecil dari dua bilangan atau lebih, atau dengan bahasa yang lebih sederhananya pertemuan pertama dua bilangan atau lebih yang dilipat-lipatkan. Misalnya berapa KPK 6 dan 4? Kelipatan 4 =      4              8             12           16           20           24 Kelipatan 6 =      6              12           18           24           30           36 KPK 4 dan 6 adalah 12  

Materi Pembelajaran

Kelompok Persekutuan Kecil

Alat dan Bahan

  1. Kertas warna merah dan kuning
  2. Spidol
  3. Selotip
  4. Gunting
  5. Batu

Metode

Games

Langkah Pembelajaran

  1. Guru membuat angka dari 1-20 pada  potongan kertas warna merah dan kuning.
  2. Kertas angka-angka tersebut ditempelkan pada lantai yang bertegel secara berurutan sehingga membentuk petakan angka. Kertas merah di sebelah kanan dan ketas kuning disebelah kiri.
  3. Guru membagi siswa menjadi 2 kelompok, kelompok merah dan kelompok kuning.
  4. Kelompok merah akan melewati petak-petak angka pada kertas merah, dan kelompok kuning akan melewati petak-petak angka pada kertas kuning.
  5. Siswa menjadi kodok-kodok yang harus melompati angka-angka tersebut. Setiap kodok mempunyai kemampuan melompat yang berbeda-beda. Ditunjukan dengan angka yang tertulis pada kertas yang di tempel di dada siswa.
  6. Perwakilan siswa kelompok merah dan kuning mulai melompat pada jalur masing-masing.
  7. Siswa yang melompat meninggalkan jejak pada petak yang diinjaknya  dengan batu.
  8. Pertemuan pertama jejak (batu)  kodok merah dan kuning adalah KPK

April lompat 3 petak sekali, Din lompat 4 petak sekali. Di petak keberapakah jejak kaki mereka bertemu untuk pertama kali?

 

April dan Din mulai melompat dan meninggalkan jejak pada setiap petak yang diinjaknya

Ternyata jejak kaki April dan Din bertemu untuk pertama kali pada bilangan 12

Lesson Learned

Metode ini selain untuk memahamkan siswa tentang KPK, juga melatih motorik kasar siswa. Selain itu, siswa dilatih untuk disiplin mengikuti aturan permainan, dan bersabar menunggu giliran.

Revisions

Revision Differences

November 19, 2012 @ 12:18:46Current Revision
Content
<h2>Abstraksi</h2> <h2>Abstraksi</h2>
Dalam Kompetensi Dasar pelajaran matematika kelas V semester I terdapat materi menggunakan faktor prima dalam menentukan Faktor Persekutuan Besar dan Kelipatan Persekutuan Kecil. Sebelum menentukan KPK dengan menggunakan bilangan prima, siswa dipahamkan  terlebih dahulu dengan konsep dasar yang cukup sederhana bahwa KPK adalah pertemuan pertama dua bilangan atau lebih yang dilipat-lipatkan. Dalam Kompetensi Dasar pelajaran matematika kelas V semester I terdapat materi menggunakan faktor prima dalam menentukan Faktor Persekutuan Besar dan Kelipatan Persekutuan Kecil. Sebelum menentukan KPK dengan menggunakan bilangan prima, siswa dipahamkan  terlebih dahulu dengan konsep dasar yang cukup sederhana bahwa KPK adalah pertemuan pertama dua bilangan atau lebih yang dilipat-lipatkan.
<h2>Latar Belakang</h2> <h2>Latar Belakang</h2>
<h3>Kondisi Kelas</h3> <h3>Kondisi Kelas</h3>
Siswa kelas 5 baru sebagian yang paham dan hafal perkalian, selain itu gaya belajar siswa kelas V bervariasi (visual, auditori, kinestetik). Jumlah siswa kelas 5 sejumlah 11 orang. Siswa kelas 5 baru sebagian yang paham dan hafal perkalian, selain itu gaya belajar siswa kelas V bervariasi (visual, auditori, kinestetik). Jumlah siswa kelas 5 sejumlah 11 orang.
<h3>Latar belakang penggunaan metode</h3> <h3>Latar belakang penggunaan metode</h3>
Metode belajar KPK ini menggunakan semua gaya belajar siswa (visual, auditori, kinestetik) melalui pngalaman belajar yang bermakna. Metode belajar KPK ini menggunakan semua gaya belajar siswa (visual, auditori, kinestetik) melalui pngalaman belajar yang bermakna.
<h3>Latar belakang penyampaian materi</h3> <h3>Latar belakang penyampaian materi</h3>
Materi  ini disampaikan sesuai dengan SKKD pelajaran matematika kelas V semester I. Materi  ini disampaikan sesuai dengan SKKD pelajaran matematika kelas V semester I.
<h2>Penjelasan Materi</h2> <h2>Penjelasan Materi</h2>
Kelompok Persekutuan Kecil adalah kelipatan terkecil dari dua bilangan atau lebih, atau dengan bahasa yang lebih sederhananya pertemuan pertama dua bilangan atau lebih yang dilipat-lipatkan. Kelompok Persekutuan Kecil adalah kelipatan terkecil dari dua bilangan atau lebih, atau dengan bahasa yang lebih sederhananya pertemuan pertama dua bilangan atau lebih yang dilipat-lipatkan.
Misalnya berapa KPK 6 dan 4? Misalnya berapa KPK 6 dan 4?
Kelipatan 4 =      4              8             <strong><span style="text-decoration: underline;">12< /span></strong>            16           20           <strong>24</strong> Kelipatan 4 =      4              8             <strong><span style="text-decoration: underline;">12< /span></strong>            16           20           <strong>24</strong>
Kelipatan 6 =      6              <strong><span style="text-decoration: underline;">12< /span>           </strong>18           <strong>24</strong>            30           36 Kelipatan 6 =      6              <strong><span style="text-decoration: underline;">12< /span>           </strong>18           <strong>24</strong>            30           36
KPK 4 dan 6 adalah 12 KPK 4 dan 6 adalah 12
&nbsp; &nbsp;
<h2>Materi Pembelajaran</h2> <h2>Materi Pembelajaran</h2>
Kelompok Persekutuan Kecil Kelompok Persekutuan Kecil
<h2>Alat dan Bahan</h2> <h2>Alat dan Bahan</h2>
<ol> <ol>
<li>Kertas warna merah dan kuning</li>  <li>Kertas warna merah dan kuning</li>
<li>Spidol</li>  <li>Spidol</li>
<li>Selotip</li>  <li>Selotip</li>
<li>Gunting</li>  <li>Gunting</li>
<li>Batu</li>  <li>Batu</li>
</ol> </ol>
<h2>Metode</h2> <h2>Metode</h2>
Games lompat kodok Games lompat kodok
<h2>Langkah Pembelajaran</h2> <h2>Langkah Pembelajaran</h2>
<ol> <ol>
<li>Guru membuat angka dari 1-20 pada  potongan kertas warna merah dan kuning.</li>  <li>Guru membuat angka dari 1-20 pada  potongan kertas warna merah dan kuning.</li>
<li>Kertas angka-angka tersebut ditempelkan pada lantai yang bertegel secara berurutan sehingga membentuk petakan angka. Kertas merah di sebelah kanan dan ketas kuning disebelah kiri.</li>  <li>Kertas angka-angka tersebut ditempelkan pada lantai yang bertegel secara berurutan sehingga membentuk petakan angka. Kertas merah di sebelah kanan dan ketas kuning disebelah kiri.</li>
<li>Guru membagi siswa menjadi 2 kelompok, kelompok merah dan kelompok kuning.</li>  <li>Guru membagi siswa menjadi 2 kelompok, kelompok merah dan kelompok kuning.</li>
<li>Kelompok merah akan melewati petak-petak angka pada kertas merah, dan kelompok kuning akan melewati petak-petak angka pada kertas kuning.</li>  <li>Kelompok merah akan melewati petak-petak angka pada kertas merah, dan kelompok kuning akan melewati petak-petak angka pada kertas kuning.</li>
<li>Siswa menjadi kodok-kodok yang harus melompati angka-angka tersebut. Setiap kodok mempunyai kemampuan melompat yang berbeda-beda. Ditunjukan dengan angka yang tertulis pada kertas yang di tempel di dada siswa.</li>  <li>Siswa menjadi kodok-kodok yang harus melompati angka-angka tersebut. Setiap kodok mempunyai kemampuan melompat yang berbeda-beda. Ditunjukan dengan angka yang tertulis pada kertas yang di tempel di dada siswa.</li>
<li>Perwakilan siswa kelompok merah dan kuning mulai melompat pada jalur masing-masing.</li>  <li>Perwakilan siswa kelompok merah dan kuning mulai melompat pada jalur masing-masing.</li>
<li>Siswa yang melompat meninggalkan jejak pada petak yang diinjaknya  dengan batu.</li>  <li>Siswa yang melompat meninggalkan jejak pada petak yang diinjaknya  dengan batu.</li>
<li>Pertemuan pertama jejak (batu)  kodok merah dan kuning adalah KPK</li>  <li>Pertemuan pertama jejak (batu)  kodok merah dan kuning adalah KPK</li>
</ol> </ol>
<a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2012/11/ Belajar-KPK-dengan-Bermain- Lompat-Kodok- Nani-1.jpg"><img class="size-medium wp-image-2444" title="Belajar KPK dengan Bermain Lompat Kodok - Nani (1)" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2012/11/ Belajar-KPK-dengan-Bermain- Lompat-Kodok- Nani-1-224x300.jpg" alt="" width="224" height="300" /></a> April lompat 3 petak sekali, Din lompat 4 petak sekali. Di petak keberapakah jejak kaki mereka bertemu untuk pertama kali?  <a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2012/11/ Belajar-KPK-dengan-Bermain- Lompat-Kodok- Nani-1.jpg"><img class="size-medium wp-image-2444" title="Belajar KPK dengan Bermain Lompat Kodok - Nani (1)" alt="" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2012/11/ Belajar-KPK-dengan-Bermain- Lompat-Kodok- Nani-1-224x300.jpg" width="224" height="300" /></a> April lompat 3 petak sekali, Din lompat 4 petak sekali. Di petak keberapakah jejak kaki mereka bertemu untuk pertama kali?
&nbsp; &nbsp;
<a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2012/11/ Belajar-KPK-dengan-Bermain- Lompat-Kodok- Nani-3.jpg"><img class="size-medium wp-image-2446" title="Belajar KPK dengan Bermain Lompat Kodok - Nani (3)" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2012/11/ Belajar-KPK-dengan-Bermain- Lompat-Kodok- Nani-3-300x224.jpg" alt="" width="300" height="224" /></a> April dan Din mulai melompat dan meninggalkan jejak pada setiap petak yang diinjaknya  <a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2012/11/ Belajar-KPK-dengan-Bermain- Lompat-Kodok- Nani-3.jpg"><img class="size-medium wp-image-2446" title="Belajar KPK dengan Bermain Lompat Kodok - Nani (3)" alt="" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2012/11/ Belajar-KPK-dengan-Bermain- Lompat-Kodok- Nani-3-300x224.jpg" width="300" height="224" /></a> April dan Din mulai melompat dan meninggalkan jejak pada setiap petak yang diinjaknya
<dl id="attachment_2445" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px;"><dt class="wp-caption-dt"><a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2012/11/ Belajar-KPK-dengan-Bermain- Lompat-Kodok- Nani-2.jpg"><img class="size-medium wp-image-2445" title="Belajar KPK dengan Bermain Lompat Kodok - Nani (2)" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2012/11/ Belajar-KPK-dengan-Bermain- Lompat-Kodok- Nani-2-300x224.jpg" alt="" width="300" height="224" /></a></dt><dd class="wp-caption- dd">Ternyata jejak kaki April dan Din bertemu untuk pertama kali pada bilangan 12</dd></dl>  <dl class="wp-caption aligncenter" id="attachment_2445" style="width: 310px;"><dt class="wp-caption-dt"><a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2012/11/ Belajar-KPK-dengan-Bermain- Lompat-Kodok- Nani-2.jpg"><img class="size-medium wp-image-2445" title="Belajar KPK dengan Bermain Lompat Kodok - Nani (2)" alt="" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2012/11/ Belajar-KPK-dengan-Bermain- Lompat-Kodok- Nani-2-300x224.jpg" width="300" height="224" /></a></dt><dd class="wp-caption- dd">Ternyata jejak kaki April dan Din bertemu untuk pertama kali pada bilangan 12</dd></dl>
<h2>Lesson Learned</h2> <h2>Lesson Learned</h2>
Metode ini selain untuk memahamkan siswa tentang KPK, juga melatih motorik kasar siswa. Selain itu, siswa dilatih untuk disiplin mengikuti aturan permainan, dan bersabar menunggu giliran. Metode ini selain untuk memahamkan siswa tentang KPK, juga melatih motorik kasar siswa. Selain itu, siswa dilatih untuk disiplin mengikuti aturan permainan, dan bersabar menunggu giliran.

Note: Spaces may be added to comparison text to allow better line wrapping.

3 Responses to “Belajar KPK dengan Bermain Lompat Kodok”

  1. kristia 21 November 2012 at 19:46 #

    Wah keren, teh nani! Kemaren gw pake di kelas gw. Biarpun jadi ribut bukan main, tapi anak2 seneng main sambil belajar 🙂

    • Nani 28 November 2012 at 22:50 #

      Wah, asyik2 🙂

      Di kelasku juga kaya gitu, anak2 ribut karena gak sabar pengen dapat giliran main.
      Ditunggu share metode belajar dari Kristia yah ^^

  2. Theresa 31 May 2016 at 17:12 #

    Great arectli, thank you again for writing.

Leave a Reply