Revision 2039 is a pre-publication revision. (Viewing current revision instead.)

Membuat Mainan Buatan Tangan Sendiri

Abstraksi

Tulisan yang akan saya sampaikan ini berisi tentang membuat dari bahan bekas dan manfaat dari permainan yang telah di buat.

Latar Belakang

Kali ini saya mencoba untuk mengajak siswa-siswa saya membuat mainan buatan tangan dari bahan bekas. Ini kali pertamanya mereka diajak untuk turut serta membuat hasil karya sendiri yang dapat mereka manfaatkan di kehidupan sehari-hari. Mereka pun sangat antusias dan senang sekali. Saya menggunakan metode ini untuk membangun potensi non-akademik siswa.

Kondisi Kelas

Kelas dihuni oleh sekitar 30 siswa dengan bangunan yang cukup .

Latar Belakang Penyampaian Materi

Mata pelajaran yang akan saya sampaikan ini adalah mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan. Saya menyampaikan materi dengan cara siswa terlibat langsung dalam pembuatan mainan buatan tangan.

Latar Belakang Penggunaan Metode

Saya menggunakan metode creative learning kepada siswa-siswa saya, karena saya yakin bahwa mereka punya potensi kreativitas yang tinggi dan mereka dapat memanfaatkan alat dan barang di sekitar mereka yang sudah tidak terpakai untuk dijadikan media belajar sekaligus permainan untuk mereka di kehidupan sehari-hari.

Metode

Langkah Pelaksanaan I

Pelajaran dibuka dengan bercerita mengenai pengalaman saya sewaktu kecil membuat permainan tradisional sendiri dan memberikan contoh cara pembuatan mainan mobil-mobilan tradisional. Alat dan Bahan yang digunakan:
  • Sepasang sendal jepit yang tidak terpakai
  • Pensil
  • gunting/pisau
  • lidi berukuran tebal
  • karet gelang/benang sol
  • tali rafia
Cara pembuatan mainan mobil-mobilan buatan tangan:
  1. Ambil sepasang sendal jempit kemudian buatlah 4 pola berbentuk lingkaran menyerupai roda ban mobil dengan menggunakan pensil.
  2. Pola roda ban mobil yang sudah dibuat, kemudian di potong mengikuti pola dengan menggunakan gunting/pisau. Jangan lupa di beri bolongan agak besar (sesuaikan dengan ketebalan lidi) ditengahnya untuk mengaitkan roda satu dan lainnya.
  3. Ambil lidi beurkuran tebal, kemudian potong menjadi 3 bagian dengan ukuran yang berbeda, yaitu 2 lidi dengan ukuran panjang yang sama dan 1 lidi dengan ukuran yang lebih panjang.
  4. Ambil 4 buah roda ban mobil yang sudah di potong dan di bolongi tengahnya itu, kemudian masing-masing 2 buah roda ban mobil dipasangkan lidi berukuran panjang sama.
  5. Untuk menyambungkan antara sepasang roda ban mobil yang satu dengan lainnya yaitu dengan lidi berukuran yang lebih panjang, kemudian ikatkan karet gelang di tengah-tengah kedua ujung lidi dengan cukup kuat agar tidak mudah lepas.
  6. Terbentuklah sebuah mobil-mobilan, kemudian pasangkan tali rafia agar bisa ditarik untuk dijalankan.
  7. Mainan mobil-mobilan tradisonal siap untuk dimainkan.

Langkah Pelaksanaan II

Saya membagi siswa menjadi kelompok kecil berkisar 3-4 siswa dalam satu kelompok. Satu kelompok dapat membuat mainan buatan tangan 1-2 mainan dan diberikan kebebasan untuk permainan yang akan dibuat dan cara pembuatannya.

 

Langkah Pelaksanaan III

Setiap kelompok menjelaskan maksud dan manfaat dari mainan yang telah mereka buat kepada kelompok yang lain di depan kelas.

Lesson Learned

Pendidikan Karakter yang Disisipkan Melalui metode ini,  siswa dapat mengembangkan potensi non-akademik, kerja sama, siswa yang pasif menjadi aktif, dan mengajak siswa untuk berhemat bahwa permainan itu tidak harus beli , tetapi bisa dibuat sendiri.   (Ditulis berdasarkan pengalaman Medha Ardiana Gustantinar, foto oleh Medha Ardiana Gustantinar)

Revisions

Revision Differences

October 10, 2012 @ 16:04:36Current Revision
Content
<h2>Abstraksi</h2> <h2>Abstraksi</h2>
Tulisan yang akan saya sampaikan ini berisi tentang membuat mainan buatan tangan dari bahan bekas dan manfaat dari permainan yang telah di buat. Tulisan yang akan saya sampaikan ini berisi tentang membuat mainan buatan tangan dari bahan bekas dan manfaat dari permainan yang telah di buat.
<h2>Latar Belakang</h2> <h2>Latar Belakang</h2>
Kali ini saya mencoba untuk mengajak siswa-siswa saya membuat mainan buatan tangan dari bahan bekas. Ini kali pertamanya mereka diajak untuk turut serta membuat hasil karya sendiri yang dapat mereka manfaatkan di kehidupan sehari-hari. Mereka pun sangat antusias dan senang sekali. Saya menggunakan metode ini untuk membangun potensi non-akademik siswa. Kali ini saya mencoba untuk mengajak siswa-siswa saya membuat mainan buatan tangan dari bahan bekas. Ini kali pertamanya mereka diajak untuk turut serta membuat hasil karya sendiri yang dapat mereka manfaatkan di kehidupan sehari-hari. Mereka pun sangat antusias dan senang sekali. Saya menggunakan metode ini untuk membangun potensi non-akademik siswa.
<h3><a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2012/10/ Medha-Membuat- Mainan-Buatan- Tangan-Sendiri-1.jpg"><img class="alignright" title="Medha-Membuat Mainan Buatan Tangan Sendiri (1)" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2012/10/ Medha-Membuat- Mainan-Buatan- Tangan-Sendiri- 1-264x300.jpg" alt="" width="185" height="210" /></a>Kondisi Kelas</h3>  <h3><a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2012/10/ Medha-Membuat- Mainan-Buatan- Tangan-Sendiri-1.jpg"><img class="alignright" title="Medha-Membuat Mainan Buatan Tangan Sendiri (1)" alt="" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2012/10/ Medha-Membuat- Mainan-Buatan- Tangan-Sendiri- 1-264x300.jpg" width="185" height="210" /></a>Kondisi Kelas</h3>
Kelas dihuni oleh sekitar 30 siswa dengan bangunan yang cukup . Kelas dihuni oleh sekitar 30 siswa dengan bangunan yang cukup .
<h3>Latar Belakang Penyampaian Materi</h3> <h3>Latar Belakang Penyampaian Materi</h3>
Mata pelajaran yang akan saya sampaikan ini adalah mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan. Saya menyampaikan materi dengan cara siswa terlibat langsung dalam pembuatan mainan buatan tangan. Mata pelajaran yang akan saya sampaikan ini adalah mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan. Saya menyampaikan materi dengan cara siswa terlibat langsung dalam pembuatan mainan buatan tangan.
<h3>Latar Belakang Penggunaan Metode</h3> <h3>Latar Belakang Penggunaan Metode</h3>
Saya menggunakan metode <em>creative learning</em> kepada siswa-siswa saya, karena saya yakin bahwa mereka punya potensi kreativitas yang tinggi dan mereka dapat memanfaatkan alat dan barang di sekitar mereka yang sudah tidak terpakai untuk dijadikan media belajar sekaligus permainan untuk mereka di kehidupan sehari-hari. Saya menggunakan metode <em>creative learning</em> kepada siswa-siswa saya, karena saya yakin bahwa mereka punya potensi kreativitas yang tinggi dan mereka dapat memanfaatkan alat dan barang di sekitar mereka yang sudah tidak terpakai untuk dijadikan media belajar sekaligus permainan untuk mereka di kehidupan sehari-hari.
<h2>Metode</h2> <h2>Metode</h2>
  <h3>Langkah Pelaksanaan I</h3>
  Pelajaran dibuka dengan bercerita mengenai pengalaman saya sewaktu kecil membuat permainan tradisional sendiri dan memberikan contoh cara pembuatan mainan mobil-mobilan tradisional.
<h3><a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2012/10/ Medha-Membuat- Mainan-Buatan- Tangan-Sendiri-2.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-2022" title="Medha-Membuat Mainan Buatan Tangan Sendiri (2)" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2012/10/ Medha-Membuat- Mainan-Buatan- Tangan-Sendiri- 2-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Langkah Pelaksanaan I</h3>  <strong><a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2012/10/ Medha-Membuat- Mainan-Buatan- Tangan-Sendiri-2.jpg"><img class="alignright" title="Medha-Membuat Mainan Buatan Tangan Sendiri (2)" alt="" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2012/10/ Medha-Membuat- Mainan-Buatan- Tangan-Sendiri- 2-300x225.jpg" width="300" height="225" /></a>Alat dan Bahan yang digunakan:</strong>
Pelajaran dibuka dengan bercerita mengenai pengalaman saya sewaktu kecil membuat permainan tradisional sendiri dan memberikan contoh cara pembuatan mainan mobil-mobilan tradisional.<strong> </strong>   
<strong>Alat dan Bahan yang digunakan:</strong>  
<ul> <ul>
<li>Sepasang sendal jepit yang tidak terpakai</li>  <li>Sepasang sendal jepit yang tidak terpakai</li>
<li>Pensil</li>  <li>Pensil</li>
<li>gunting/pisau</li>  <li>gunting/pisau</li>
<li>lidi berukuran tebal</li>  <li>lidi berukuran tebal</li>
<li>karet gelang/benang sol</li>  <li>karet gelang/benang sol</li>
<li>tali rafia</li>  <li>tali rafia</li>
</ul> </ul>
<strong>Cara pembuatan mainan mobil-mobilan buatan tangan:</strong> <strong>Cara pembuatan mainan mobil-mobilan buatan tangan:</strong>
<ol> <ol>
<li>Ambil sepasang sendal jempit kemudian buatlah 4 pola berbentuk lingkaran menyerupai roda ban mobil dengan menggunakan pensil.</li>  <li>Ambil sepasang sendal jempit kemudian buatlah 4 pola berbentuk lingkaran menyerupai roda ban mobil dengan menggunakan pensil.</li>
<li>Pola roda ban mobil yang sudah dibuat, kemudian di potong mengikuti pola dengan menggunakan gunting/pisau. Jangan lupa di beri bolongan agak besar (sesuaikan dengan ketebalan lidi) ditengahnya untuk mengaitkan roda satu dan lainnya.</li>  <li>Pola roda ban mobil yang sudah dibuat, kemudian di potong mengikuti pola dengan menggunakan gunting/pisau. Jangan lupa di beri bolongan agak besar (sesuaikan dengan ketebalan lidi) ditengahnya untuk mengaitkan roda satu dan lainnya.</li>
<li>Ambil lidi beurkuran tebal, kemudian potong menjadi 3 bagian dengan ukuran yang berbeda, yaitu 2 lidi dengan ukuran panjang yang sama dan 1 lidi dengan ukuran yang lebih panjang.</li>  <li>Ambil lidi beurkuran tebal, kemudian potong menjadi 3 bagian dengan ukuran yang berbeda, yaitu 2 lidi dengan ukuran panjang yang sama dan 1 lidi dengan ukuran yang lebih panjang.</li>
<li>Ambil 4 buah roda ban mobil yang sudah di potong dan di bolongi tengahnya itu, kemudian masing-masing 2 buah roda ban mobil dipasangkan lidi berukuran panjang sama.</li>  <li>Ambil 4 buah roda ban mobil yang sudah di potong dan di bolongi tengahnya itu, kemudian masing-masing 2 buah roda ban mobil dipasangkan lidi berukuran panjang sama.</li>
<li>Untuk menyambungkan antara sepasang roda ban mobil yang satu dengan lainnya yaitu dengan lidi berukuran yang lebih panjang, kemudian ikatkan karet gelang di tengah-tengah kedua ujung lidi dengan cukup kuat agar tidak mudah lepas.</li>  <li>Untuk menyambungkan antara sepasang roda ban mobil yang satu dengan lainnya yaitu dengan lidi berukuran yang lebih panjang, kemudian ikatkan karet gelang di tengah-tengah kedua ujung lidi dengan cukup kuat agar tidak mudah lepas.</li>
<li>Terbentuklah sebuah mobil-mobilan, kemudian pasangkan tali rafia agar bisa ditarik untuk dijalankan.</li>  <li>Terbentuklah sebuah mobil-mobilan, kemudian pasangkan tali rafia agar bisa ditarik untuk dijalankan.</li>
<li>Mainan mobil-mobilan tradisonal siap untuk dimainkan.</li>  <li>Mainan mobil-mobilan tradisonal siap untuk dimainkan.</li>
</ol> </ol>
<h3>Langkah Pelaksanaan II</h3> <h3>Langkah Pelaksanaan II</h3>
Saya membagi siswa menjadi kelompok kecil berkisar 3-4 siswa dalam satu kelompok. Satu kelompok dapat membuat mainan buatan tangan 1-2 mainan dan diberikan kebebasan untuk permainan yang akan dibuat dan cara pembuatannya. Saya membagi siswa menjadi kelompok kecil berkisar 3-4 siswa dalam satu kelompok. Satu kelompok dapat membuat mainan buatan tangan 1-2 mainan dan diberikan kebebasan untuk permainan yang akan dibuat dan cara pembuatannya.
<h3><a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2012/10/ Medha-Membuat- Mainan-Buatan- Tangan-Sendiri-3.jpg"><img title="Medha-Membuat Mainan Buatan Tangan Sendiri (3)" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2012/10/ Medha-Membuat- Mainan-Buatan- Tangan-Sendiri- 3-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2012/10/ Medha-Membuat- Mainan-Buatan- Tangan-Sendiri-4.jpg"><img title="Medha-Membuat Mainan Buatan Tangan Sendiri (4)" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2012/10/ Medha-Membuat- Mainan-Buatan- Tangan-Sendiri- 4-300x221.jpg" alt="" width="300" height="221" /></a></h3>  <h3><a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2012/10/ Medha-Membuat- Mainan-Buatan- Tangan-Sendiri-3.jpg"><img title="Medha-Membuat Mainan Buatan Tangan Sendiri (3)" alt="" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2012/10/ Medha-Membuat- Mainan-Buatan- Tangan-Sendiri- 3-300x225.jpg" width="300" height="225" /></a><a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2012/10/ Medha-Membuat- Mainan-Buatan- Tangan-Sendiri-4.jpg"><img title="Medha-Membuat Mainan Buatan Tangan Sendiri (4)" alt="" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2012/10/ Medha-Membuat- Mainan-Buatan- Tangan-Sendiri- 4-300x221.jpg" width="300" height="221" /></a></h3>
&nbsp; &nbsp;
<h3>Langkah Pelaksanaan III</h3> <h3>Langkah Pelaksanaan III</h3>
Setiap kelompok menjelaskan maksud dan manfaat dari mainan yang telah mereka buat kepada kelompok yang lain di depan kelas. Setiap kelompok menjelaskan maksud dan manfaat dari mainan yang telah mereka buat kepada kelompok yang lain di depan kelas.
<h2>Lesson Learned</h2> <h2>Lesson Learned</h2>
<strong>Pendidikan Karakter yang Disisipkan</strong> <strong>Pendidikan Karakter yang Disisipkan</strong>
Melalui metode ini,  siswa dapat mengembangkan potensi non-akademik, kerja sama, siswa yang pasif menjadi aktif, dan mengajak siswa untuk berhemat bahwa permainan itu tidak harus beli , tetapi bisa dibuat sendiri. Melalui metode ini,  siswa dapat mengembangkan potensi non-akademik, kerja sama, siswa yang pasif menjadi aktif, dan mengajak siswa untuk berhemat bahwa permainan itu tidak harus beli , tetapi bisa dibuat sendiri.
  &nbsp;
  (Ditulis berdasarkan pengalaman <a href="https:/ /indonesiamengajar.org/pengajar- muda/medha-gustantinar/">Medha Ardiana Gustantinar</a>, foto oleh <a href="https:/ /indonesiamengajar.org/pengajar- muda/medha-gustantinar/">Medha Ardiana Gustantinar</a>)

Note: Spaces may be added to comparison text to allow better line wrapping.

2 Responses to “Membuat Mainan Buatan Tangan Sendiri”

  1. snystergates 22 May 2013 at 22:10 #

    widihhh keren

  2. Novita Rahma 14 September 2016 at 09:51 #

    Makasi buat artikelnya bagus sangat membantu dan bermanfaat sekali
    Kunjungi juga http://www.smartkiosku.com atau http://www.serbamultimedia.com

Leave a Reply