Belajar Perkalian Bersusun

Kelas 4 » Matematika 4 »

Metode :: Percobaan & Simulasi

Tags: , , , ,

Latar belakang

Banyak siswa yang baru mengenal perkalian bersusun ke bawah merasa kebingungan saat mengerjakan perkalian bersusun tersebut. Siswa akan semakin merasa kesulitan apabila perkalian melibatkan puluhan dan ratusan.

Kasus yang sering terjadi di SDN Inpres Moilung, Banggai adalah siswa lupa mana yang terlebih dahulu yang harus dikalikan. Kasus lain yang juga sering terjadi adalah siswa mengerjakan perkalian seperti cara mengerjakan penjumlahan bersusun.

Latar Belakang Psikologis

Perkalian bersusun membuat stigma beberapa siswa tentang matematika yang sulit semakin terbukti, bahkan ada beberapa anak yang menyatakan sulit sebelum mencoba. Penolakan secara psikologis ini membuat matematika makin terasa sulit.

Langkah Metode Pembelajaran

Tahap I

Belajar Perkalian Bersusun - Marliyanti (1)

  1. Guru bisa menyiapkan kertas warna-warni atau  guru cukup mengunakan spidol warna-warna saja yang setiap warna mewakili urutan tertentu
  2. Sebelum menggunakan metode ini, siswa sebaiknya memahami terlebih dahulu konsep umum perkalian (Penjumlahan yang berulang, misal 5 X 3 bermakna = 3 +3+3+3+3+3), dan  penjumlahan bersusun (terutama jika lebih sepuluh ada yang disimpan).
  3. Guru memulai dengan perkalian puluhan dengan satuan terlebih dahulu, untuk memperkuat konsep jika lebih sepuluh maka disimpan.
  4. Guru menjelaskan terlebih dahulu, jika perkalian bersusun antara puluhan (misal 15 X 23), yang diselesaikan adalah satuan terlebih dahulu, jadi 10 di kali dengn 3, dan sepuluh dikali dengan 2.
  5. Guru kemudian memberikan warna yang berbeda pada setiap langkah yang dikerjakan. Misal  pada perkalian 15 x 23 (lihat gambar), perkalian 5 dikali 3, diberikan warna pink, 1 dikali 3 warna kuning (15 dikali satuan yaitu 3). Untuk baris yang kedua (15 di kali puluhan yaitu 2), diberikan warna orange 5×0, dan warna biru untuk 1 x2. Sehingga ketika anak masih lupa urutan mengali, anak tinggal melihat warna kertas untuk kemudian di kerjakan. Konsep ini sebenarnya memakai sistem cantelan memori yang bermanfaat untuk memudahkan anak mengingat.
  6. Agar cantelah memorinya lebih bermakna di dalam memori siswa, guru meminta siswa membuat karya perkalian menurunnya sendiri.

Cantelan warna kelas empat sekolah kami :

Langkah Pertama (satuan dengan satuan) =Pink

Langkah Kedua (puluhan dengan satuan) = kuning

Langkah Ketiga (satuan dengan puluhan) = orange

Langkah ke empat (puluhan dengan ppuluhan) = biru

Belajar Perkalian Bersusun - Marliyanti (2)

Tahap II

1. Guru Berikan soal latihan perkalian menurun
Jika anak lupa urutan perkalian, mereka bisa melihat langkah-langkah yang sudah mereka buat dari kertas warna-warni. Dengan cantelan warna, diharapkan cukup dengan melihat warna, mereka akan langsung ingat urutan dalam mengerjakan perkalian.

Pada siswa saya, ada beberapa kasus perkaliannya sudah benar, tetapi penjumlahannya masih salah, ini disebabkan oleh kebiasaan anak yang meletakan angka tidak sesuai tempatnya (entah karena masalah jarak,  maju terlalu banyak, atau yang seharusnya diletakan di puluhan diletakan di satuan).

Maka kelas kami kemudian membuat pewarnaan sesuai dengan kategori (satuan, puluhan, ratusan, dan ribuan). Ini dilakukan jika anak sudah hafal urutan perkalian yang harus dikerjakan terlebih dahulu hingga selesai.  Seperti contoh gambar, warna pink untuk satuan, kuning untuk puluhan, biru untuk ratusan, dan orange untuk ribuan.

Cara ini cukup efektif untuk memahamkan cara berfikir anak bahwa satuan di jumlahkan dengan satuan, puluhan dengan puluhan, ratusan dan ribuan juga dengan pasangan  yang sama. Juga melatih cara menulis angka perkalian menurun, agar bisa sejajar sesuai dengan aturan yang benar.

2. Guru memberi latihan soal pada siswa
Setelah beberapa kali mengerjakan latihan dengan melihat lembar kerja mereka, guru kemudian memberikan soal dan meminta siswa untuk mengerjakan tanpa melihat kertas tempelan mereka.

Lakukan berulang-ulang sampai siswa tidak memiliki masalah lagi dengan kalian bersusun. (Mungkin awalnya akan sedikit memakan waktu, tetapi ketika anak sudah mengerti, percayalah mereka akan terus meminta soal dari gurunya untuk dikerjakan)

Leason Learn

Kenapa anak sering lupa akan banyak materi pelajaran? Karena umumya tidak memberikan kesan apa-apa di dalam otak, sehingga hanya masuk di dalam memori yang sifatnya jangka pendek. Otak sangat menyukai penanda yang unik, dan aktivitas yang mengandung emosi (utama yang menyenangkan). Sesuatu yang berkesan bagi otak umumnya akan masuk di memori jangka panjang siswa dan akan sulit di lupakan.

Selamat mencoba…

Revisions

One Response to “Belajar Perkalian Bersusun”

  1. aziz 8 April 2013 at 14:26 #

    harus bilang wow gitu ???????????????????????

Leave a Reply