Berkenalan dengan Slide Presentasi

Pendidikan Karakter »
Kelas 4 » IPA 4 »
Alat dan Bahan » Sumber Daya Lokal »

Metode :: Merangkum , Presentasi

Tags: , , , , , ,

Membuat Rangkuman Pelajaran dalam Presentasi

Senangnya. Seorang siswa tampak antusias dengan slide presentasi yang dibuat bersama kelompoknya.

Senangnya. Seorang siswa tampak antusias dengan slide presentasi yang dibuat bersama kelompoknya.

Latar Belakang

Tujuan

Menjelang ujian semester, saya perlu tahu sejauh mana pemahaman anak mengenai pelajaran di satu semester yang telah dijalaninya. Kebutuhan tersebut membuat saya berpikir bagaimana caranya agar para siswa bisa membuat rangkuman singkat tanpa perlu didikte oleh gurunya.

Kondisi Kelas

Siswa kelas 4 SDN 019 Longkali, Kab. Paser adalah anak-anak yang sangat aktif dan suka sekali pelajaran IPA. Saking senangnya, mereka bisa tenang bila diberi soal IPA. Siswa-siswa ini juga gemar sekali berkompetisi.

Karakter tersebut adalah salah satu hal yang membuat saya tersenyum lebar ketika meninggalkan kelas ini pada hari pertama saya mengajar. Bukan sebagai wali kelas yang baru saja mendapatkan kelas ajaib, namun sebagai guru bantu yang bertemu muka dengan mereka di pelajaran Bahasa Inggris, IPA, dan kadang les matematika.

Nah, berikut di bawah ini sedikit yang ingin saya bagi tentang cara yang saya lakukan di salah satu jam pelajaran IPA di kelas ini.

Metode

Ini idenya! Idenya mengambil konsep presentasi dengan slide (seperti dalam ). Bahan bahan yang diperlukan antara lain kertas HVS (bekas), benang wol atau semacamnya (tali kenur, tali jemuran), gunting, krayon, pensil, buku pelajaran/catatan IPA.

Langkah-langkahnya

Persiapan

  1. Menerangkan apa itu power point, gunanya, bentuknya
  2. Memberikan sekilas gambaran power point yang menarik
  3. Membagi siswa menjadi kelompok-kelompok sesuai tema bahasan IPA semester ganjil, misal seperti : rangka dan fungsinya, panca indera, struktur bunga dan fungsinya, dsb
  4. Tiap-tiap kelompok membuat media “slide power point” dengan pengerjaan sbb : Dalam latihan membuat “power point” ini, siswa akan membuatnya dalam kertas-kertas yang berbentuk persegi panjang. Dalam kesempatan ini saya menggunakan kertas HVS bekas yang dibagi menjadi dua bagian sebagai bentuk visualisasi “slide”. Sambil mengerjakan kegiatan ini, pelajaran mengenai penggunaan kembali barang- (re-use) bisa disisipkan juga pada anak-anak.
  5. Setelah kertas-kertas HVS terbagi menjadi dua bagian sama besar, guru memberi penjelasan secara terperinci bahwa :
  • Tiap anak mendapat 1-2 lembar potongan kertas
  • Tiap kelompok hanya membahas mengenai judul/tema yang diperoleh
  • Tiap anak bebas menggambari atau menulisi potongan kertas yang mereka dapatkan

Pengerjaan Slide Presentasi

Serang "Pembawa Acara" lengkap dengan "mic"-nya sedang mempresentasikan "Slide" dari kelompoknya

Serang “Pembawa Acara” lengkap dengan “mic”-nya sedang mempresentasikan “Slide” dari kelompoknya

  1. Terangkan bahwa dalam satu kelompok harus berbagi tugas masing-masing anggota kelompok akan menulis apa. Dalam langkah ini, mereka diharapkan bisa belajar mengenai pembagian tugas dalam kelompok.
  2. Setelah semua “slide” selesai, potong-potong benang/tali dalam ukuran yang sama (sekitar 10 cm)
  3. Pasang benang/tali tersebut untuk menggabungkan “slide-slide” tersebut seperti model pigura bersusun.
  4. Setelah media ppt selesai, saatnya siswa untuk belajar presentasi ke depan dengan karya mereka. Pilih satu orang dari kelompok lain untuk jadi “moderator”. Alih-alih moderator, saya menggunakan kata “pembawa acara” untuk membuat acara presentasi mini ini menarik, tentu saja lengkap dengan mic. Karena tidak ada mic asli, kami menggunakan spidol papan tulis sebagai mic-nya :D.
  5. Umumkan juga bahwa setiap siswa harus berlatih “mempresentasikan” hasil pekerjaan mereka di depan.
  6. Guru mengawasi dan bisa menilai siswa dari segi : keaktifan bekerja, keaktifan , kepemimpinan, kerjasama

Lesson Learned

Dalam kegiatan ini ada beberapa pelajaran pembentukan karakter yang disisipkan, antara lain:

  • Keberanian tampil, baik sebagai “moderator” ataupun “presenter
  • Belajar menjadi pendengar yang baik, yaitu tenang ketika teman yang lain berbicara di depan
  • penggunaan barang bekas
  • mengelola pekerjaan
  • mengutarakan pendapat

Catatan

  • Bisa dilakukan hingga 3 jam pelajaran
  • Kendala : Mungkin anak-anak akan sedikit asing dengan konsep slide presentasi ini, jadi saran yang bisa diberikan terutama untuk guru adalah bagaimana si guru dapat mengantarkan anak ke konsep “merangkum” (mengambil bagian yang penting-penting) secara sederhana terlebih dahulu serta memastikan pembagian kerja dalam kelompok dapat berjalan.

 

Demikian pengalaman kami belajar presentasi. Semoga ada manfaatnya dan bahkan bisa memicu munculnya ide-ide yang lain dari para guru. Selamat lanjut bejuang, Pejuang!

Revisions

2 Responses to “Berkenalan dengan Slide Presentasi”

  1. diah 14 February 2013 at 18:32 #

    sangat menginspirasi 🙂

Leave a Reply