Jurnal Kekuatan

Kelas 5 »
Pendidikan Karakter »
Muatan Lokal » Seni Budaya dan Keterampilan »
Alat dan Bahan » Sumber Daya Lokal »

Metode :: Gambar , Cerita

Tags: , , , , ,

Ruang Belajar Jurnal Kekuatan Ertina Priska (3)Abstrak

Tulisan ini tentang pengalaman belajar ketika diarahkan untuk rutin menceritakan isi pikiran dan perasaan mereka melalui sebuah .

Latar belakang

Kondisi Kelas: Kelas V di SD GMIST Smirna , Kab. Sangihe. Jumlah siswa 9 orang.

Jagoan-jagoanku memiliki kemampuan komunikasi lisan yang bagus. Mereka bisa menceritakan sesuatu dengan detil dan ekpresif. Namun begitu diarahkan , otak mereka seakan beku. Kalau sudah bisa cair, tulisan, kosakata dan kalimat mereka masih berantakan. Bagaimana melatih siswa kelas V tanpa terlihat seperti mengajar kelas I-III?

***

Selama pelatihan, Pengajar Muda dilatih untuk disiplin menulis. Tujuannya adalah untuk mendokumentasikan pencapaian. Pencapaian adalah berkat, dan berkat adalah semuakemenangan dan kekalahan, kebangkitan dan kehancuran, keberhasilan dan kegagalan —yang dihadapi setiap hari.  Tanpa disadari pun saya dididik untuk mensyukuri rupa-rupa bentuk berkat setiap hari, sementara semakin peka membaca berkat tersebut dengan panca indera saya, dengan akal & pikiran saya.

Metode

Ruang Belajar Jurnal Kekuatan Ertina Priska (2)

Awalnya saya menunjukkan jurnal pribadi yang saya buat selama pelatihan PM. Anak- anak sangat antusias melihat dan mengamati tiap tulisan dan gambar satu persatu.

  1. Selama satu minggu, setiap pagi sebelum memulai pelajaran, saya gunakan waktu 10’ untuk mengambil satu catatan jurnal dan menceritakan isi dan menjelasakan gambarnya kepada mereka.
  2. Melalui -cerita tersebut, dalam satu minggu itu anak-anak mempelajari bahwa;
  • Ada banyak bentuk-bentuk berkat; gagal, berhasil, kalah, menang, hancur, bangkit
  • Ada banyak sekali yang bisa mata lihat, telinga dengar, hidung cium, lidah kecap, kulit rasa
  • Perasaan bisa ditulis dan digambar
  1. Hari pertama di minggu berikut, bagikanlah buku khusus kepada anak-anak yang di halaman pertamanya sudah kita tuliskan dengan jurnal dengan tanggal hari tersebut, khusus untuk mereka. Sebagai contoh, yang saya tulis di jurnal hari itu di buku mereka masing-masing adalah:

“hari ini, [isi hari dan tanggal]

………… ……………… ini kupersembahkan untuk jagoanku [isi nama masing-masing anak]

agar kau bisa menuliskan tentang hari-harimu, yang penuh isi, penuh arti, penuh makna, penuh cinta.”

  1. Bebaskan mereka untuk mencerna dan menikmati dulu buku baru mereka, biarkan diisi dan dihias sekreatif mungkin.
  2. Arahkan anak-anak untuk mengisi titik-titik di atas dengan nama buku tersebut.

Sebagai contoh; melalui pertanyaan “mau kita sebut apa buku ini, yaah?” yang kulontarkan di depan kelasm anak-anakku antusias bertanya satu sama lain dan sepakat menamai buku mereka “Jurnal Kekuatan” karena cerita-ceritaku yang selalu kusimpulkan dengan bertambahnya kekuatan setelah menulis.Ruang Belajar Jurnal Kekuatan Ertina Priska (5)

  1. Selanjutnya, setiap pagi gunakan waktu yang sama untuk menulis jurnal bersama-sama!
  2. Arahkan untuk dapat menuliskan apa yang mata lihat, telinga dengar, hidung cium, lidah kecap, kulit rasa, dalam tiap tulisan. Sementara mereka bebas memilih kesukaan mereka; tulisan, pantun, puisi, gambar, bahkan tempelan, boleh mereka buat atau sertakan dalam jurnal mereka setiap hari.Ruang Belajar Jurnal Kekuatan Ertina Priska (1)
  3. Pilih satu anak untuk menceritakan tulisan mereka di muka kelas. Menceritakan ini melatih anak saling berbagi kesenangan dan kesedihan bersama. Jangan paksa.

Siap-siap tertawa terpingkal-pingkal, haru, bahkan menangis bersama, setiap membacakan isi jurnal mereka. Baca dengan teliti setiap tulisan dan karya, perbaiki tulisan dan komunikasi personal bila perlu dengan anak ybs.

Ruang Belajar Jurnal Kekuatan Ertina Priska (4)Lesson Learned

Awalnya saya ingin melatih anak-anak agar disiplin menulis rapih dan runut. Pada akhirnya, sama seperti di pelatihan Pengajar Muda dulu, yang kita pelajari namun yang saya pelajari jauh melebihi perkiraan kita; belajar peka dan bersyukur.

Metode Alternatif

Buku khusus yang mereka gunakan sebagai jurnal bia juga dibuat sendiri menggunakan kertas bekas sebagai isi, dan kardus bekas sebagai sampul. Arahkan anak-anak untuk membentuk kertas sesuai dengan selera mereka masing-masing (bunga, mobil, matahari, dsb). Hias sampul dengan nama buku dan nama pemilik buku. Satukan kertas-kertas tersebut dan sampulnya menggunakan pita atau tali warna-warni.

Selamat menulis! 🙂

PS: buka album Jurnal Kekuatan ini kalau sudah siap berairmata tawa dan haru 🙂

Revisions

2 Responses to “Jurnal Kekuatan”

  1. @bangsaid 16 January 2013 at 23:57 #

    DI sekolah kami, Jurnal adalah rutinitas pagi sebelum mulai kegiatan belajar mengajar, dan siang sebelum pulang sebagai bentuk refleksi

  2. Nafisah 20 February 2013 at 22:53 #

    Kerenn Bangett ka,,, aku sangat terinspirasi dari tulisann kakan ini,, doakan aq juga ya moga kelak aq bisa mnjadi pengajr muda yang hebat seperti kakak
    spya aku juga bisa mmbantu kalian demi kecerdasan anak2 bangsa dan demi kemajuan negeri kita tercinta ini..
    aminnnn

Leave a Reply