Pameran Foto Enam Benua

Kelas 6 » IPS 6 » Geografi » Negara »
Pendidikan Karakter »
Muatan Lokal » Seni Budaya dan Keterampilan »
Tematik »

Metode :: Proyek

Tags: , , ,

Abstraksi

Enam merupakan sebuah bentuk kreatif dari pembelajaran IPS Kelas 6 tentang -Benua di Dunia. Dalam prosesnya, siswa sebenarnya mengalami pembelajaran tematik yang meliputi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Pendidikan Jasmani (Penjas), Seni Budaya dan Keterampilan (SBK), Bahasa Indonesia, dan tentu saja Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Di samping itu, siswa juga berlatih mental dan keberanian untuk bicara (presentasi) dengan para pengunjung . Percaya diri menjadi modal utama mereka.

Pameran Foto Enam Benua - Koko (1)

Latar Belakang

Kondisi Kelas

Jumlah siswa dalam satu kelas sebanyak 17 siswa. Siswa mudah bosan dengan pelajaran IPS karena banyak tulisan/bacaannya. Siswa sebagian besar adalah anak yang kinestetis, senang bergerak dan kreatifitasnya tinggi.

Latar belakang penggunaan metode

Metode pameran dipilih untuk mengakomodir kreatifitas siswa dan membiarkan mereka banyak bergerak, karena seperti itulah gaya belajar mereka. Sebagai guru, Saya hanya menyesuaikan gaya belajar murid dengan gaya mengajar guru. Selain itu, siswa juga diperkenalkan dengan sebuah kegiatan bernama pameran, hal yang baru bagi mereka.

Latar belakang penyampaian materi

Mempelajari benua-benua di dunia kurang menarik apabila hanya melalui buku teks. Materi semacam ini harus di visualisasikan, baik dalam bentuk foto ataupun video. Dengan demikian, siswa benar-benar mengetahui gambaran keadaan yang terjadi di belahan-belahan dunia. Ini dapat mengembangkan pandangan mereka terhadap dunia (tak sebatas Pulau Bawean saja yang mereka kenal) dan sekaligus menimbulkan mimpi-mimpi mereka untuk pergi ke tempat lain di belahan bumi lainnya. Bermimpilah anak-anakku, setinggi yang kamu inginkan!

Materi Pelajaran

Dunia / Bumi kita memiliki enam benua yaitu Asia, Afrika, Amerika, Australia, Eropa dan Antartika. Setiap benua memiliki ciri khas tersendiri mulai dari wilayahnya, ras penduduknya, keadaan alam dan iklimnya, bangunan-bangunan terkenalnya dan lain-lain. Materi-materi tersebut diringkas dan dijadikan sumber pencarian foto untuk pameran. Ringkasan materi dapat diunduh disini: Materi Enam Benua.

Langkah Pelaksanaan

Membuat Kelompok Kerja

Jumlah siswa di kelas seluruhnya diatur secara adil dan dibagi menjadi enam kelompok (sesuai banyaknya benua).

Membuat Materi Pameran Foto

Masing-masing kelompok meringkas materi tentang benuanya sendiri. Ringkasan yang dibuat meliputi wilayah, penduduk, keadaan alam dan iklim, serta bangunan atau hal-hal yang terkenal dari benua tersebut. Guru menyempurnakan pekerjaan siswa dengan menambahkan hal-hal penting (esensi) dari masing-masing benua yang harus dicari agar mempermudah pencarian foto. Ringkasan materi ini selanjutnya menjadi panduan untuk siswa dalam mencari foto lewat internet. Contoh ringkasan materi dapat di sini: Materi Enam Benua.

Pencarian Foto dengan Internet

Pada kasus Saya, akses internet hanya ada di balai desa yang jaraknya 5 km dari sekolah. Jadi setiap sore Saya membawa 1 kelompok benua ke balai desa secara bergantian. Di balai desa, siswa diajarkan mengoperasikan komputer/laptop dan menggunakan internet. Pada tahap ini, guru memperkenalkan penggunaan google kepada siswa untuk mencari foto yang diperlukan. Penting bagi guru untuk mendampingi siswa dan mendorong penggunaan ‘internet bersih’.

Setelah masing-masing kelompok benua berkesempatan menggunakan internet bergantian, kemudian guru menyediakan 1 hari khusus untuk berjalan kaki bersama-sama (1 kelas seluruhnya) ke balai desa dan melanjutkan pencarian foto lewat internet. Guru dibantu oleh guru-guru lain, kepala desa dan perangkat desa dalam membimbing siswa melakukan pencarian foto.

Sebagai tambahan, guru juga memperkenalkan wikipedia kepada siswa untuk mencari informasi yang tidak ada di buku teks mereka.

Persiapan Pameran Foto

  • Foto-foto yang siswa peroleh dari internet kemudian di print / di cetak dan dibagikan ke masing-masing kelompok.
  • Dalam kelompok, setiap siswa bertanggung jawab terhadap beberapa foto tertentu.
  • Siswa belajar memahami foto-foto yang menjadi tanggung jawab mereka dan berlatih mendemonstrasikan penjelasan tiap-tiap foto. Contoh, “ini adalah foto gurun sahara. Gurun sahara merupakan gurun terluas di dunia. Terletak di Benua Afrika, bla bla bla”. Tapi jangan terlalu panjang, cukup yang penting-penting nya saja, karena 1 siswa bisa memegang 4-5 foto.
  • Guru memberikan penjelasan dan pengarahan mengenai seluk beluk sebuah pameran meliputi layout, pintu masuk dan keluar, jalur pengunjung, aktivitas selama pameran, fungsi dan kegunaan pameran, dsb.
  • Bagian yang paling menyenangkan sekaligus menakjubkan, dekorasi pameran. Guru HANYA memberikan sebuah karton, lem dan gunting. Bahan lainnya dicari sendiri oleh siswa tergantung kreatifitas mereka untuk membuat stand pameran. Pada akhirnya, inilah hasil kreatifitas mereka.
Stand Eropa, Amerika, Antartika

Stand Eropa, Amerika, Antartika

Stand Afrika, Australia, Asia

Stand Afrika, Australia, Asia

Pelaksanaan Pameran Foto

Pameran foto dilaksanakan kurang lebih 2 jam dengan pengunjung yang bervariasi, mulai dari kepala UPT Dinas Pendidikan Kecamatan dan jajarannya, pengawas sekolah, komite sekolah, kepala desa dan perangkatnya, beberapa kepala sekolah SD tetangga, hingga orang tua murid dan siswa-siswa kelas lainnya (kelas 4 dan 5). Siswa melayani pengunjung dengan penjelasan-penjelasan yang sudah mereka pelajari. Begitupun pengunjung, memberikan tambahan-tambahan pengetahuan kepada siswa. Kami semua belajar bersama dalam sebuah pameran!

Suasana Pameran Foto Enam Benua

Suasana Pameran Foto Enam Benua

Suasana Pameran Foto Enam Benua

Suasana Pameran Foto Enam Benua

 

 

 

 

 

 

 

 

Dan di akhir pameran, guru memberikan berupa hadiah terhadap kelompok penyaji terbaik. Penilaian oleh para pengunjung yang meliputi keindahan stand pameran, keaktifan penyaji saat pameran dan wawasan pengetahuan penyaji terhadap materi (foto) yang disajikan.

Esensi Pembelajaran yang Diperoleh

Inilah 5 esensi yang diperoleh dari pembelajaran melalui pameran foto ini:

1. Menyajikan pembelajaran yang masuk ke Long Term Memory siswa

Pembelajaran yang unik, kreatif dan menyenangkan cenderung masuk ke ingatan jangka panjang siswa dibandingkan pembelajaran klasik di depan papan tulis.

2. Menggapai level Creating (membuat produk) dalam Taksonomi Bloom

Pameran Foto adalah sebuah produk yang dihasilkan dari proses pembelajaran siswa tentang benua-benua. Sementara menurut Taksonomi Bloom, proses tertinggi dalam sebuah pembelajaran adalah Creating (membuat produk).

3. Mengenal internet dan teknologi komputer

Foto-foto yang dipamerkan adalah foto-foto keadaan benua-benua di dunia yang siswa cari dan ambil sendiri dari internet. Proses ini menjadikan siswa mampu mengoperasikan komputer dan internet. Sehingga, meskipun notabene-nya ‘anak gunung’, mereka tidak buta teknologi.

4. Menumbuhkan mental, keberanian dan kepercayaan diri siswa

Sebagai penyaji dalam pameran, tentunya siswa harus mampu berbicara (presentasi) saat ada pengunjung pameran. Proses ini membutuhkan mental, keberanian dan kepercayaan diri dari siswa. Disinilah siswa belajar banyak untuk mengubur rasa malu mereka saat tampil di depan umum.

5. Menyediakan wadah pengembangan seni dan kreatifitas siswa

Siswa menunjukkan kreatifitas mereka dalam membuat dan menghias stand pameran foto kelompok mereka masing-masing seindah yang mereka mau. Hal semacam inilah yang digemari siswa, yakni bermain, menghias-hias, berkreasi, tapi sambil tetap belajar.

Itulah Pameran Foto Enam Benua di sekolah kami, silahkan buat versi Anda sendiri, kembangkan kreatifitas murid-murid Anda, dan biarkan mimpi-mimpi mereka terbang jauh ke benua-benua lain di bumi ini!

Revisions

3 Responses to “Pameran Foto Enam Benua”

  1. Nur Hikmah 16 January 2013 at 21:05 #

    Thanks atas sumbangsih dalam dunia pendidikan ^^

  2. Kuntum 17 January 2013 at 19:43 #

    Subhanallah, sangat-sangat kreatif dan ilmunya sangat bermanfaat bagi dunia pendidikan. Saya jadi merasa iri, karena saya sebagai seorang pendidik belum bisa seperti bapak ini. Terimakasih juga untuk ilmunya:)

  3. adipranatag@yahoo.com 4 December 2015 at 14:48 #

    terharu …… metode belajarnya menginspirasiiiiiiiii

Leave a Reply