Bermain Dadu Ajaib – Belajar Kosakata Bahasa Inggris

Muatan Lokal » Bahasa Inggris »
Alat dan Bahan » Sumber Daya Lokal » Barang Bekas »

Metode :: Permainan

Tags: , , , , ,

Abstraksi

Dadu Ajaib adalah salah satu bentuk permainan untuk membantu anak mengenal kosakata bahasa Inggris dengan metode selain membaca teks atau menghapal kata dari buku. Selain menyentuh kemampuan tulis anak, dalam permainan ini juga diselipkan kegiatan menghitung dan mengucapkan kosakata Bahasa Inggris (pronunciation).

Latar BelakangRuang Belajar - Bermain Dadu Ajaib - Belajar Kosakata Bahasa Inggris - Sinta (2)

Belajar bahasa Inggris bisa dimulai dari mengenal diri sendiri kemudian dilanjutkan mengenal benda-benda terdekat untuk menambah kosakata atau vocabulary. Membaca teks jelas menjadi salah satu metode yang mutlak dilakukan. Tapi dalam kelas kami, kelas 4 SDN 019 Longkali, Kab. Paser, membaca teks dirasa belum bisa menjadi pilihan yang tepat saat ini.

Oleh karena itu, saya ingin berbagi sedikit permainan untuk melatih kemampuan vocabulary siswa dengan cara yang aktif dan menyenangkan. Saya beri nama permainan ini “Dadu Ajaib”.

Alat dan Bahan

  1. Kartu kosakata : bisa dibuat sendiri dengan kertas cover/buffalo. Hanya salah satu sisi kartu yang ditulisi sebuah kata
  2. Dadu : bisa dibuat sendiri dari kertas atau apapun
  3. Kertas setengah lembar (bisa menggunakan kertas bekas saja)
  4. Alat tulis

Cara Bermain

  1. Guru menyiapkan dadu yang akan dipakai bermain. Dadu bisa dibuat dari jaring-jaring kubus sederhana yang digambari.
  2. Kartu kosa kata dibagikan oleh guru, diletakkan di atas meja siswa. Tiap satu siswa mendapat satu buah kartu. Guru bisa memilih topik kosakata yang ingin dipelajari. Sebagai contoh, di pertemuan yang lalu saya membagikan benda-benda yang sering dilihat di sekolah, di dapur, dan makanan. Saya pilihkan kategori yang kontras satu sama lain agar siswa cukup mudah mengklasifikasikan nantinya.
  3. Siswa berhitung mulai dari depan ke belakang, kemudian menuliskan “angka diri mereka” di atas selembar kertas bekas dalam tulisan angka dan Bahasa Inggrisnya, kemudian diletakkan bersebelahan dengan kartu kosakata. Angka yang mereka tuliskan di atas kertas ini kemudian disebut sebagai NOMOR MEJA.
  4. Guru menginstruksikan pada siswa untuk membuat tabel klasifikasi sederhana dalam buku mereka masing-masing, meminta siswa berdiri di tempat masing-masing, mengingatkan bahwa permainan akan banyak bergerak dan setiap bergerak mereka diperbolehkan untuk membawa buku dan pena masing-masing
  5. Guru menginisiasi permainan, fungsinya sekaligus memberikan contoh aktivitas yang akan dilakukan siswa, yaitu dengan cara melempar dadu pertama. Jumlah bulatan yang muncul di dadu merupakan penanda bahwa siswa harus bergerak sebanyak jumlah langkah sesuai dengan mata dadu yang keluar. Cara bergeraknya adalah dengan melihat nomor mejanya masing masing. Misal : jika nomor mejanya 5 dan dadu menunjuk bulatan 3, maka siswa yang tadinya bernomor meja 5 harus berpindah ke meja nomor 8. Cara pindah ini mengadopsi sistem bermain monopoli/ular tangga.
  6. Setelah siswa menempati meja barunya, dalam hitungan ke-5 semuanya sudah harus memeriksa kartu yang ada di meja tersebut. Setelah itu mereka harus membalikkan kartu tersebut dan memutar badan 180? lalu menuliskan kosakata yang mereka peroleh di buku tulis mereka sesuai klasifikasi
  7. Guru akan menyebutkan sebuah angka dalam Bahasa Inggris, dan siswa yang angkanya disebut harus mengucapkan benda-nya dengan lantang. Akan sangat bagus jika siswa sudah bisa mengeja dalam Bahasa Inggris, tapi jika belum mampu juga tidak apa.
  8. Saya melakukan pemanggilan hanya satu kali, tapi bisa juga dilakukan beberapa kali agar siswa selalu siap jika nomor-nya dipanggil dan semua dapat kesempatan melatih pengucapan Bahasa Inggris. Ini adalah kesempatan guru untuk membetulkan cara murid mengucapkan sebuah kata dalam Bahasa Inggris.
  9. Siswa yang tadi nomornya dipanggil (atau yang dipanggil terakhir jika siswa yang terpanggil jumlahnya lebih dari 1) boleh maju ke depan kelas untuk melemparkan dadu.
  10. Permainan kembali lagi ke langkah awal (lempar dadu), dengan kendali pemanggilan nomor meja tetap di tangan guru, meski guru tidak ikut melempar dadu lagi maupun berpindah-pindah.
  11. Di akhir permainan, guru bisa mengecek apakah siswa sudah mengklasifikasikan benda-benda yang dipelajari dengan benar sambil belajar pengucapan. Permainan ini bisa juga untuk menyambung ke materi “Kata Tunjuk Benda” di pertemuan selanjutnya.

Lesson LearnedRuang Belajar - Bermain Dadu Ajaib - Belajar Kosakata Bahasa Inggris - Sinta (1)

  1. Konsep penggunaan dadu ini sangat fleksibel untuk masuk dalam permainan apapun. Dan karena prinsipnya adalah “perpindahan” yang mana terjadi pergerakan aktif, maka cukup menyenangkan untuk mengusir kemonotonan belajar di bangku sendiri-sendiri.
  2. Dalam permainan ini selain memunculkan tiga kegiatan dasar berbahasa, yaitu membaca, menulis, dan mengucapkan, juga menyentuh kemampuan berhitung sederhana sehingga bisa dimainkan bahkan di kelas 2 sekalipun.

Catatan Pribadi

Ada beberapa hal yang harus diantisipasi saat menjalankan permainan ini:

  1. Kelas akan sedikit ribut terutama saat bagian berpindah meja.
  2. Pastikan siswa tahu rute penomoran meja dan mengerti cara bermainnya mirip dengan bermain monopoli/ular tangga agar mereka memiliki gambaran cara berpindah.
  3. Karena aturannya yang agak rumit (pada awalnya), guru akan dapat melihat juga kemampuan pemahaman siswa terhadap sebuah instruksi. Hal ini bisa dijadikan catatan khusus bagi guru untuk masuk ke pelajaran-pelajaran yang lain.



Revisions

No comments yet.

Leave a Reply