Meraba Indonesia di Kelas Matematika

Kelas 4 » PKN 4 »
Kelas 5 » IPS 5 »
Tematik »
Kelas 5 » Matematika 5 »
Kelas 4 » IPS 4 »
Kelas 4 » Matematika 4 »

Metode :: Alat Peraga

Tags: , , , , ,

Latar Belakang

“Anak-anak, apa nama negara kita?”.

Negara Kalimantan Timur, Bu!”, jawab mereka, yakin.

Menjadi guru untuk murid yang tinggal dan tumbuh di daerah yang jauh dari Ibukota bukan hanya perkara mengajarkan anak hapal perkalian, mahir ber-Bahasa Inggris, atau jago sains. Tantangan terberat seorang guru di daerah seperti itu adalah bagaimana menanamkan pemahaman bahwa mereka adalah Warga Negara dan bagian dari NKRI.

Peta Indonesia karya siswa-siswa SDN 018 Tanah Grogot, Kab. Paser

Indonesia karya siswa-siswa SDN 018 Tanah Grogot, Kab. Paser

Indonesia itu besar, Nak. Mereka mengangguk. Indonesia itu terdiri dari ratusan pulau, ratusan suku dan kebudayaan, Nak. Mereka mengangguk. Tapi mereka belum benar-benar mengenal Indonesia. Mereka hanya tahu pulau Kalimantan. Tak sadar bahwa Sumatra, Jawa, Bali, Sulawesi, Papua dan ribuan pulau lainnya juga adalah bagian dari Indonesia. Bukankah materi ini harusnya diajarkan oleh guru mata pelajaran atau ? Kebetulan saya tidak mengajar kedua mata pelajaran tersebut. Lalu bagaimana cara menanamkan pemahaman ini kepada para murid? Sekarang, ayo kita bersama meraba Indonesia sambil belajar perhitungan dalam .

Langkah

1.  Siswa dibagi kedalam kelompok-kelompok kecil yang beranggotakan 4-5 anak. Setiap kelompok duduk melingkar dalam kelas.

2. Guru membagikan selembar kertas Folio dan 5 lembar kertas lipat warna-warni kepada masing-masing kelompok. Kerta folio bisa diganti dengan kertas buku tulis, kardus bekas, atau kertas karton (pilih bahan yang mudah didapat). Sedangkan kertas lipat bisa diganti dengan kertas lain asalkan memiliki warna yang berbeda-beda.

3. Guru memasang peta Indonesia di papan depan kelas.

4. Secara berkelompok, siswa diberi tugas untuk menggambar pulau-pulau di Indonesia seperti yang tertera di peta. Pulau-pulau tersebut digambar di kertas lipat warna-warni.

5. Pulau yang telah digambar digunting dan ditempelkan di kertas folio/potongan kardus bekas sesuai dengan letak sebenarnya di peta, sehingga masing-masing kelompok akan memiliki miniatur peta Indonesia warna-warni.

Mencontoh bentuk pulau dari Peta Indonesia

Mencontoh bentuk pulau dari Peta Indonesia

6. Guru membagikan kertas-kertas kecil yang bertuliskan nama-nama kota di Indonesia. Siswa dipandu untuk menempelkan nama-nama kota tersebut sesuai dengan letaknya di peta masing-masing

Memasang nama kota ke dalam peta buatan siswa

Memasang nama kota ke dalam peta buatan siswa

7.  Siswa diminta untuk menentukan skala peta Indonesia yang telah dibuat masing-masing kelompok.
Misal Kelompok I skala 1 : 2.500.000, Kelompok II skala 1 : 1.750.000.

8. Siswa diajak untuk berimajinasi mengelilingi Indonesia. Setelah itu, siswa diminta untuk membuat 5 buah tujuan wisata.
Misalnya, Arman ingin berjalan-jalan:

  1. dari Samarinda ke Manokwari
  2. dari Jakarta ke Maumere
  3. dari Surabaya ke Padang
  4. dari Pontianak ke Gorontalo
  5. dari Bima ke Makassar

9. Siswa diminta untuk mengukur jarak (dalam cm) masing-masing destinasi perjalanan yang mereka buat.

Mengukur jarak antar kota yang ingin dikunjungi

Membuat garis antar kota yang ingin dikunjungi

10. Guru menjelaskan tentang konsep skala. Misal 1 : 1000 berarti 1 cm di peta mewakili 1000 cm jarak sebenarnya.

Rumus: Jarak sebenarnya = jarak di peta X skala

Contoh: Jarak di peta = 10 cm

Skala = 1 : 2500

Jarak sebenarnya = 10 cm X 2500 = 25.000 cm = 0,25 km

11. Masing-masing siswa diberi tugas untuk mengukur jarak masing-masing destinasi wisata yang mereka pilih sendiri. Mereka belajar mengenal Indonesia, sambil belajar Matematika tentang konsep skala!

Mengukur jarak antar kota yang ingin dikunjungi

Mengukur jarak antar kota yang ingin dikunjungi

Selamat meraba Indonesia!

 

Revisions

7 Responses to “Meraba Indonesia di Kelas Matematika”

  1. Thika 25 April 2013 at 17:43 #

    Saya tidak tahu program pendidikan apa lagi yang telah diberikan oleh tim Indonesia Mengajar yang tersebar di seluruh Indonesia.. kalau boleh saya memberi saran, pembelajaran mungkin lebih efektif dan berkesan jika menggunakan teknik visual, seperti menonton video dan sebagainya. Wawasan anak2 akan lebih terbuka, didukung oleh pengetahuan mereka yang tidak hanya terbatas dalam secarik kertas, namun juga memori visual dalam benak mereka yang akan memudahkan mereka untuk berbagi pengetahuan/cerita kepada sanak saudaranya di rumah.

    • Halida Mutiah
      Halida Mutiah 29 April 2013 at 14:42 #

      Terimakasih masukannya. Semoga listrik segera masuk ke desa kami sehingga kami bisa menerapkan metode tersebut. 🙂

      • AGNA 11 November 2015 at 13:04 #

        thankss sudah menjadi inspirasiiiii….. (senyuummm senangg)

  2. Setiawan 25 April 2013 at 21:06 #

    Kenapa Di kaukes tdak ada pengajar muda yg di utus padahal desa tersebut lebih terpencil

    • Halida Mutiah
      Halida Mutiah 29 April 2013 at 14:45 #

      Mengapa tak ada pengajar muda? Indonesia Mengajar tidak berintensi untuk menyelesaikan masalah pendidikan. Jumlah Pengajar Muda yang dikirim pun terbatas. Pastinya tidak bisa memenuhi semua daerah terpencil di Indonesia. Bagaimana kalau kita sama-sama turun tangan untuk mengisi kekosongan guru tersebut? 🙂

  3. fitri 15 May 2013 at 19:04 #

    Waaahhh….kreatif sekali ide2 n konsep mengajar di IM iniii, Sayapun skrg juga tergabung di komunitas semacam ini di Madura…liat ide2 seperti ini di IM.bisa menambah ide2 di komunitasku 🙂

  4. erni 14 July 2013 at 02:07 #

    makasih tuk Indonesia mengajar……..tuk ide-ide kreatif nya,, mudah2an pendidikan kita tambah maju dan anak-anak semakin antusias belajar karena tidak membosankan……..

Leave a Reply