You are viewing an old revision of this post, from October 21, 2013 @ 14:05:14 [Autosave]. See below for differences between this version and the current revision.

Puisi Energi

Latar Belakang

Hari ini jadwal pelajaran kelas 5 adalah IPA tentang dan Bahasa Indonesia yang mulai masuk pembahasan tentang . Karena kesibukan sekolah persiapan ujian sekolah, maka saya memutuskan untuk menggabungkan pelajaran IPA dengan Bahasa Indonesia. Kebetulan tadi malam saya mendapatkan ide untuk membuat sebuah tentang , saya mendapatkan inspirasi setelah membaca sebuah buku dan saya ubah-ubah sedikit puisi yang saya baca.

Metode

Tujuan

Mengenalkan hukum kekekalan energi sekaligus mengambil nilai baca puisi

Sasaran

Murid kelas 5.

Alokasi Waktu

Alokasi waktu 2 jam

Pelaksanaan

Saya tugaskan murid-murid satu persatu untuk membaca puisi sebagai berikut. Saya beri judul Energi.
Energi
Wahid (kelas V) dan Irul (kelas III) siap menerbangkan pesawat cita-citanya. Foto:  Maisya Farhati

Wahid (kelas V) dan Irul (kelas III), murid-murid Pengajar Muda Misya Farhati siap menerbangkan pesawat kertasnya. Foto: Maisya Farhati

Energi, siapakah kamu? Manusia hidup dalam lautan energi Ketika bergerak, tidur, dan terbang ke awan   Wahai manusia, Ridak mungkin kau ciptakan energi Kau hanya mampu mengubahnya Seperti kau ubah batu menjadi arca-arca   Bukan kau yang menciptakan batu!   Dengan akalmu kau ubah energi listrik menjadi energi bunyi, Dan lahirlah radio Kau ubah menjadi energi panas, Lahirlah setrika Kau ubah menjadi energi gerak Lahirlah kipas angin   Akhirnya kuputuskan bahwa Energi adalah kekal Seperti kekalnya ruh yang tidak pernah mati
 

Manfaat

Saya dapat mengambil nilai puisi dan mengenalkan hukum kekekalan energi kepada murid-murid. Selamat mencoba! :-)   [Ditulis oleh Awaludin Fatjri Ariyanto berdasarkan pengalaman mengajar Abdul Rasyid]

Revisions

Revision Differences

There are no differences between the October 21, 2013 @ 14:05:14 [Autosave] revision and the current revision. (Maybe only post meta information was changed.)

No comments yet.

Leave a Reply