Patung dari Kardus

Kelas 2 »
Metode »
Alat dan Bahan »
Alat dan Bahan » Sumber Daya Lokal »
Alat dan Bahan » Sumber Daya Lokal » Barang Bekas »
Kelas 2 » Matematika 2 »

Metode :: Alat Peraga

Abstraksi

Patung dari kardus adalah sebuah metode agar peserta didik bisa mengingat berbagai macam bentuk bangun sederhana. Seperti layaknya seorang pematung sungguhan. Peserta didik harus menemukan keseimbangan disaat menyusun patung serta mendorong kreativitas peserta didik dalam membentuk sebuah patung yang bisa dilihat dari segala sisi.

Latar Belakang

Metode ini digunakan di SDN 02 Longkali, Paser, Kalimantan Timur, pada kelas II dengan jumlah siswa 10 siswa. Kelas II selalu mengalami kesulitan dalam mengingat bangun datar. Mereka sering tertukar antara persegi dengan persegi panjang. Dengan metode ini, diharapkan peserta didik tidak lagi tertukar dalam menyebutkan bangun datar

Teori

Segitiga = memiliki 3 rusuk dan memiliki 3 titik sudut.

Segi empat atau persegi = memiliki 4 rusuk  sama panjang dan 4 titik sudut.

Persegi panjang = memiliki 4 rusuk dan 4 titik sudut. Memiliki 2 rusuk yang sama panjang dan berhadapan.

Lingkaran = memiliki 1 rusuk.

1

Metode

Metode yang digunakan adalah kolase (teknik membuat benda seni dengan cara menempelkan bahan-bahan dari kain, kertas, atau kayu pada permukaan gambar), sehingga menyusun berbagai bangun datar menjadi satu bentuk patung yang baru.

Alat dan Bahan

  • Kardus bekas
  • Krayon
  • Pensil warna
  • Spidol
  • Cat air
  • Cat minyak
  • Gunting
  • Cutter

Langkah-langkah Pembuatan

Langkah pertama

Guru meminta siswa untuk mengumpulkan kardus bekas. Kemudian guru mengajak siswa memotong kardus bekas menjadi bentuk bangun sederhana (lingkaran, persegi, persegi panjang, dan segitiga) dengan berbagai ukuran yang berbeda-beda (besar dan kecil).

2

Langkah kedua

Guru meminta siswa menggunting bagian tengah bangun datar yang telah digunting sebelumnya, untuk mengkaitkan bangun datar satu sama lainnya.

3

Langkah ketiga

Siswa diajak memberikan warna pada bangun datar yang sudah selesai digunting. Bisa menggunakan krayon, pensil warna atau cat. Cat kedua sisi bangun datar agar lebih menarik.

4

Langkah keempat

Siswa diajak menggabungkan masing-masing bangun datar menjadi sebuah bentuk baru yang membentuk suatu patung abstrak. Guru mengingatkan siswa agar memerhatikan keseimbangan patung agar tidak jatuh saat dibentuk.

5

Pelajaran yang Dapat Diambil

Mendaur ulang sampah adalah aktivitas yang sangat baik untuk ditanamkan pada peserta didik sejak dini. Kegiatan ini mendorong peserta didik untuk lebih peduli lingkungan dan menjadi lebih kreatif dalam memanfaatkan lingkungan sekitar yang tadinya dianggap sampah menjadi sesuatu yang lebih berguna. Peserta didik juga lebih mudah dalam mengingat bangun datar dengan membuat sendiri bentuk bangun datar. Kreativitas siswa juga bisa terasah dalam membentuk patung yang enak dilihat dari segala arah.

Revisions

No tags for this post.

No comments yet.

Leave a Reply