Mewarnai Gambar dengan Sedotan

Alat dan Bahan » Sumber Daya Lokal » Barang Bekas »

Metode :: Gambar

Tags:

Abstraksi

IMG-20130504-00792Peserta didik di SDN 002 Labuang Kallo pada umumnya memiliki peralatan sekolah yang kurang lengkap. Kondisi ini sering ditemui di sekolah yang terletak di daerah terpencil. Ketika diminta untuk menggambar dan mewarnai  hasil karya dengan bagus dan menarik, peserta didik sering berkilah, “Tapi saya kan tidak punya alat tulis Pak, tidak memiliki pensil warna maupun krayon.” Meskipun demikian, keterbatasan peralatan sekolah seharusnya tidak menjadi penghalang kreativitas peserta didik. Siapa bilang mewarnai hanya bisa dengan pensil warna, spidol, atau krayon? Tulisan ini mendeskripsikan cara pendidik menggunakan bahan yang sudah tidak terpakai, salah satunya adalah sedotan, untuk mewarnai gambar. Selain itu, penggunaan sedotan bekas dapat mengurangi sampah di sekitar lingkungan sekolah.

Latar belakang

Ketika pembelajaran menggambar banyak peserta didik yang tidak memiliki alat untuk mewarnai, sehingga pendidikterpikir untuk menggunakan benda yang memiliki beranekaragam warna dan mudah diperoleh.Menurut pendidik, sedotan minuman dapat didayagunakan lebih dari fungsi utamanya, mengingat banyaknya peserta didik yang mengonsumsi minuman es yang menggunakan sedotan. Hampir setiap hari ada sekitar 100 sedotan yang terbuang, Akhirnya pendidikmencoba untuk mendayagunakan sampah ini menjadi sesuatu yang bermanfaat.

MetodeIMG-20130504-00787

Prasyarat

Pola gambar disesuaikan dengan tingkat kemampuan peserta didik. Contoh: untuk kelas I pola dasar bangun datar seperti persegi atau segitiga, kelas II kombinasi pola dasar bangun datar, dan seterusnya.

Alat dan bahan

Sedotan bekas pakai, lem serba guna (contoh: lem merek Fox), gunting, dan pola gambar.

Metode

Langkah pelaksanaan 1.

Peserta didik mencuci bersih sedotan bekas pakai yang telah dikumpulkan.

Langkah pelaksanaan 2.

Pendidik mengajak peserta didik untuk membuat pola gambar. Polagambar  dapat berupapola bangun datar, rumah, sekolah, mobil, dan lainnya. Batasi garis lengkung pada pola gambar untuk mempermudah peserta didik dalam menempelkan sedotan.

Langkah pelaksanaan 3

Pendidik mengajak peserta didik untuk  mengukur sedotan yang akan digunakan untuk menempel pada pola gambar. Ajak peserta didik untuk menggunting sedotan sesuai dengan ukuran pola gambar.

Langkah pelaksanaan 4

Potongan sedotan ditempelkan pada pola gambar yang telah diolesi  lem sebelumnya. Usahakan arah sedotan dan warna selaras dan teratur agar hasil pewarnaan gambar maksimal. Gunting sisi-sisi sedotan yang masih berlebihan pada pola gambar.

Pembelajaran yang diambil

  1. Pendidikan karakter meliputi peduli lingkungan, percaya diri, daya juang, dan  keteguhan hati.
  2. Pengukuran.

IMG-20130504-00791

Revisions

No comments yet.

Leave a Reply