Revision 6425 is a pre-publication revision. (Viewing current revision instead.)

Kartu Inggris Indonesia

Uncategorized »
kartu Bahasa Inggris 1

Ringkasan

Permainan Kartu Inggris – Indonesia adalah metode kreatif yang digunakan untuk pembelajaran mengenal kosa kata dan kalimat sederhana sehari-hari dalam Bahasa Inggris beserta artinya dalam bahasa Indonesia. Kegiatan ini ditujukan untuk rombongan belajar SD kelas  IV, kelas V dan kelas VI. Selain untuk mengasah kemampuan berbicara dalam bahasa Inggris, permainan ini dapat pula memupuk kepercayaan diri setiap peserta didik dalam mengucapkan dan mengulang kata dan kalimat bahasa Inggris yang sudah dipelajari, bahkan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari peserta didik.   Kartu Bahasa Inggris 21

Latar Belakang

Kondisi Kelas

Rombongan belajar di SD Inpres Kampung Baru Kokas Fakfak adalah sebagai berikut: kelas IV ada 14 peserta didik, kelas V ada 16 peserta didik dan kelas VI ada 12 peserta didik. Sebagian peserta didik perlu lebih banyak waktu untuk menyerap materi dan kurang percaya diri pada kemampuan sendiri dalam mempelajari sesuatu yang baru, misalnya pelajaran bahasa Inggris.

Latar Belakang Penggunaan Metode

Di Distrik Kokas, dalam setahun bisa 2 hingga 3 kali kapal pesiar wisatawan luar negeri datang untuk mengunjungi ibukota distrik. Metode kreatif ini dipilih untuk memberikan fasilitas pengetahuan kosa kata dan kalimat sederhana bahasa Inggris sehari-hari yang bisa dipergunakan peserta didik agar dapat bercakap-cakap dengan wisatawan mancanegara.

Metode

Penerapan Metode

Pertama-tama pendidik memberikan materi singkat tentang kata dan kalimat dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris kepada peserta didik. Kemudian peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok (dicampur antara peserta didik yang lebih percaya diri dan yang kurang percaya diri). Peserta didik kemudian diberi kartu berisi dua bahasa. Tugas mereka adalah memasangkan kartu bahasa Inggris dan kartu bahasa Indonesia yang sesuai. Bila kedua kartu tersebut sudah dipasangkan secara tepat, para peserta didik diminta mengucapkan kata tersebut.

Alat dan Bahan

1. Kertas asturo yang dipotong persegi panjang berukuran sama. 2. Gunting atau pisau pemotong (cutter) 3. Spidol warna-warni untuk membedakan kata bahasa Inggris dan bahasa Indonesia.

Langkah Kerja

Kegiatan Awal

1. Pendidik memberikan kosa kata atau kalimat sederhana dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. 2. Pendidik menyediakan kartu bahasa Inggris dan kartu bahasa Indonesia yang sudah disiapkan sebelumnya. 3. Pendidik membagi peserta didik ke dalam beberapa kelompok. 4. Pendidik meletakkan kartu-kartu di lantai, lalu meminta masing-masing kelompok mengambil dua kartu: kartu bahasa Inggris dan kartu bahasa Indonesia secara bergiliran sehingga setiap kelompok mendapat bagian dan semua kartu di lantai habis dipilih. 5. Pendidik mengajak peserta didik meneliti kembali kartu yang telah diambil satu per satu sambil melatih peserta didik mengucapkannya secara benar. kartu bing

Kegiatan Inti

1. Setelah bermain berkelompok, peserta didik diberi kartu secara individual. Masing-masing dibagi kartu secara acak antara kartu bahasa Indonesia dan kartu bahasa Inggris dalam jumlah sama besar. 2. Setiap peserta didik diminta mencari pasangan kartu yang dimilikinya dari peserta lain. 3. Apabila telah mendapatkan pasangan kartu yang benar, peserta didik diminta mengumpulkan kartu tersebut sambil mengucapkan kata yang terdapat di kartu tersebut. Demikian seterusnya hingga semua kartu yang ada pada peserta didik habis.

Kegiatan Akhir

1.Pendidik mengulas materi pelajaran yang telah diberikan dengan cara mengulang mengucapkan kata bahasa Inggris secara benar dan meminta peserta mengulangi pengucapan kata tersebut. Kemudian pendidik mengajak peserta didik menebak arti kata tersebut dalam bahasa Indonesia. 2. Pendidik mengajak peserta didik membacakan kata yang ada pada kartu di depan kelas secara bergantian.

Pelajaran yang Didapat

1. Peserta didik mampu belajar kosa kata dan kalimat sederhana bahasa Inggris dan bahasa Indonesia dengan cara menyenangkan. 2. Menambah kosa kata dan kalimat sederhana dalam bahasa Inggris. 3. Meningkatkan rasa percaya diri dan kemampuan berkomunikasi peserta didik. 4. Melatih kesabaran dan kerja sama peserta didik.

Kesimpulan

Permainan Kartu Inggris-Indonesia ini cukup efektif dalam pembelajaran tentang pengetahuan kosa kata dan kalimat sederhana dalam bahasa Inggris. Dengan metode ini, peserta didik dapat berdiskusi dengan teman sejawatnya dalam memasangkan kata dan kalimat dalam dua kartu yang terpisah. Karena peserta didik juga diminta mengucapkan kata atau kalimat tersebut saat mengumpulkan kartu, peserta didik akan terdorong untuk berlatih bicara dan pengucapan kata yang benar. Hal ini dapat menambah kepercayaan diri peserta didik dalam mengucapkan kata bahasa Inggris. Bahkan banyak peserta didik tak segan mengucapkan kata-kata yang sudah dipelajari di luar jam pelajaran dan juga menerapkannya dengan mencoba berkenalan dengan wisatawan asing yang datang ke Ibukota Distrik Kokas. Saat kunjungan wisatawan asing awal Maret 2015, beberapa peserta didik yang telah belajar menggunakan metode Kartu Inggris-Indonesia tampak lebih percaya diri dalam berinteraksi dengan para wisatawan.

Revisions

Revision Differences

May 25, 2015 @ 11:32:33Current Revision
Title
Kartu Inggris Indonesia  Kartu Inggris-Indonesia
Content
<a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2015/05/ kartu-Bahasa- Inggris-1.jpg"><img src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2015/05/ kartu-Bahasa- Inggris-1-300x225.jpg" alt="kartu Bahasa Inggris 1" width="300" height="225" class="alignnone size-medium wp-image-6420" /></a><strong> Abstraksi</strong>  
Kartu Inggris – Indonesia adalah metode kreatif yang digunakan untuk materi kosa kata dan kalimat sederhana dalam Bahasa Inggris dan artinya untuk kelas IV, V dan VI. Materi ini meliputi pelajaran Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris untuk mengenalkan kosa kata sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Kartu Inggris – Indonesia juga dapat mengasah kemampuan berbicara dalam bahasa Inggris, serta memupuk kepercayaan diri setiap peserta didik dalam mengucapkan dan mengulang kata Bahasa Inggris yang sudah dipelajari, bahkan menerapkan dalam kehidupan para peserta didik sehari-hari. Tulisan ini akan membagi pengalaman penulis dalam mengajarkan pelajaran kosa kata sederhana di SD Inpres Kampung Baru, Kokas, Fakfak.  
  <a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2015/05/ kartu-Bahasa- Inggris-1.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-6420" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2015/05/ kartu-Bahasa- Inggris-1-300x225.jpg" alt="kartu Bahasa Inggris 1" width="300" height="225" /></a>
  <h1>Ringkasan</h1>
  Permainan Kartu Inggris – Indonesia adalah metode kreatif yang digunakan untuk pembelajaran mengenal kosa kata dan kalimat sederhana sehari-hari dalam Bahasa Inggris beserta artinya dalam bahasa Indonesia. Kegiatan ini ditujukan untuk rombongan belajar SD kelas  IV, kelas V dan kelas VI.
  Selain untuk mengasah kemampuan berbicara dalam bahasa Inggris, permainan ini dapat pula memupuk kepercayaan diri setiap peserta didik dalam mengucapkan dan mengulang kata dan kalimat bahasa Inggris yang sudah dipelajari, bahkan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari peserta didik.
  &nbsp;
<a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2015/05/ Kartu-Bahasa- Inggris-211.jpg"><img src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2015/05/ Kartu-Bahasa- Inggris-211- 300x225.jpg" alt="Kartu Bahasa Inggris 21" width="300" height="225" class="alignnone size-medium wp-image-6423" /></a>  <a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2015/05/ Kartu-Bahasa- Inggris-211.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-6423" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2015/05/ Kartu-Bahasa- Inggris-211- 300x225.jpg" alt="Kartu Bahasa Inggris 21" width="300" height="225" /></a>
<strong>Latar Belakang</strong>  <h1>Latar Belakang</h1>
<strong>Kondisi Kelas</strong>  <h2>Kondisi Kelas</h2>
Peserta didik di SD Inpres Kampung Baru Kokas kelas IV, V dan VI ada 14 anak, 16 anak dan 12 anak. Setiap peserta didik memiliki kecerdasaan dan daya tangkap yang berbeda-beda dalam mempelajari suatu materi. Setiap kelas memiliki karakteristik yang berbeda; rasa ingin tahu setiap peserta didik yang cukup baik dibarengi oleh kecerdasan kinestetik yang luar biasa. Namun sebagian peserta didik yang lain perlu lebih banyak waktu untuk menyerap materi dan kurang percaya diri pada kemampuannya sendiri dalam mempelajari sesuatu yang baru, misalnya pelajaran Bahasa Inggris.  
  Rombongan belajar di SD Inpres Kampung Baru Kokas Fakfak adalah sebagai berikut: kelas IV ada 14 peserta didik, kelas V ada 16 peserta didik dan kelas VI ada 12 peserta didik. Sebagian peserta didik perlu lebih banyak waktu untuk menyerap materi dan kurang percaya diri pada kemampuan sendiri dalam mempelajari sesuatu yang baru, misalnya pelajaran bahasa Inggris.
<strong>Latar Belakang Penggunaan Metode</strong>  <h2>Latar Belakang Penggunaan Metode</h2>
Pembelajaran bahasa Inggris di SD Inpres Kampung Baru, Kokas, dilakukan untuk memberikan pengetahuan kosa kata dan kalimat sederhana yang biasa peserta didik bicarakan. Di Distrik Kokas sendiri, setahun bisa 2 hingga 3 kali kapal pesiar dari turis luar negeri datang untuk mengunjungi ibukota distrik. Metode kreatif ini dipilih untuk memfasilitasi para peserta didik untuk dapat berbicara menggunakan bahasa Inggris sederhana dengan para turis manca Negara. Di Distrik Kokas, dalam setahun bisa 2 hingga 3 kali kapal pesiar wisatawan luar negeri datang untuk mengunjungi ibukota distrik. Metode kreatif ini dipilih untuk memberikan fasilitas pengetahuan kosa kata dan kalimat sederhana bahasa Inggris sehari-hari yang bisa dipergunakan peserta didik agar dapat bercakap-cakap dengan wisatawan mancanegara.
  <h1>Metode</h1>
  <h2><strong>Penerapan Metode< /strong></h2>
Ada dua cara yang biasa pendidik lakukan dalam menggunakan metode kreatif ini. Tahap awal adalah peserta didik diberikan materi singkat tentang kata dan kalimat dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Kemudian peserta didik akan dibagi menjadi beberapa kelompok (dicampur antara peserta didik yang lebih percaya diri dan yang kurang percaya diri). Kemudian mereka akan diberikan kartu berisi dua bahasa. Tugas mereka adalah untuk memasangkan kartu Bahasa Inggris dan Indonesia yang sesuai. Bila kedua kata tersebut sudah tepat, para peserta didik mencoba untuk mengucapkan kata tersebut.  Pertama-tama pendidik memberikan materi singkat tentang kata dan kalimat dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris kepada peserta didik. Kemudian peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok (dicampur antara peserta didik yang lebih percaya diri dan yang kurang percaya diri). Peserta didik kemudian diberi kartu berisi dua bahasa. Tugas mereka adalah memasangkan kartu bahasa Inggris dan kartu bahasa Indonesia yang sesuai. Bila kedua kartu tersebut sudah dipasangkan secara tepat, para peserta didik diminta mengucapkan kata tersebut.
<strong>Tujuan Penggunaan Metode</strong>  
Kartu Inggris Indonesia ini dirasa cukup efektif dalam memberikan pengetahuan kosa kata dan kalimat sederhana dalam Bahasa Inggris.Dengan metode ini, para peserta didik dapat berdiskusi dengan teman sejawatnya dalam memasangkan kata dan kalimat dalam dua kartu yang terpisah. Hal ini menambah kepercayaan diri dari setiap peserta didik dalam mengucapkan kata Bahasa Inggris yang ada bila kartu Inggris Indonesia yang ada sudah sesuai. Bahkan para peserta didik tak segan untuk mengucapkan kata-kata yang sudah dipelajari di luar jam pelajaran dan juga menerapkannya (mencoba untuk berkenalan) pada turis yang datang ke Ibukota Distrik.  
<strong>Metode  
Alat dan Bahan</strong>  <h2>Alat dan Bahan</h2>
1.Kertas asturo yang dipotong persegi panjang dengan ukuran yang sama.  1. Kertas asturo yang dipotong persegi panjang berukuran sama.
2.Gunting atau pisau pemotong (cutter)  2. Gunting atau pisau pemotong (<em>cutter</em>)
3.Spidol warna warni untuk membedakan kata Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia.  3. Spidol warna-warni untuk membedakan kata bahasa Inggris dan bahasa Indonesia.
<strong>Langkah Kerja</strong>  <h2>Langkah Kerja</h2>
<strong>Kegiatan Awal</strong>  <h3>Kegiatan Awal</h3>
1.Pendidik memberikan kosa kata dan kalimat sederhana dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.  1. Pendidik memberikan kosa kata atau kalimat sederhana dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris.
2.Pendidik menyediakan kartu Inggris Indonesia yang sudah disiapkan sebelumnya.  
  2. Pendidik menyediakan kartu bahasa Inggris dan kartu bahasa Indonesia yang sudah disiapkan sebelumnya.
3.Pendidik membagi peserta didik ke dalam beberapa kelompok.  3. Pendidik membagi peserta didik ke dalam beberapa kelompok.
4.Pendidik kemudian meletakkan kartu yang sudah disediakan di atas lantai. Pendidik meminta setiap kelompok untuk mengambil dua kartu, Kartu Bahasa Inggris dan Kartu Bahasa Indonesia, bergiliran hingga setiap kelompok mendapat bagian dan semua kartu di atas lantai habis dipilih.  4. Pendidik meletakkan kartu-kartu di lantai, lalu meminta masing-masing kelompok mengambil dua kartu: kartu bahasa Inggris dan kartu bahasa Indonesia secara bergiliran sehingga setiap kelompok mendapat bagian dan semua kartu di lantai habis dipilih.
5.Pendidik mengajak peserta didik untuk meneliti kembali kartu yang telah diambil satu persatu sambil melatih peserta didik untuk mengucapkannya.  5. Pendidik mengajak peserta didik meneliti kembali kartu yang telah diambil satu per satu sambil melatih peserta didik mengucapkannya secara benar.
<a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2015/05/ kartu-bing.jpg"><img src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2015/05/ kartu-bing-300x225.jpg" alt="kartu bing" width="300" height="225" class="alignnone size-medium wp-image-6419" /></a>  <a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2015/05/ kartu-bing.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-6419" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2015/05/ kartu-bing-300x225.jpg" alt="kartu bing" width="300" height="225" /></a>
<strong>Kegiatan Inti</strong>  <h3>Kegiatan Inti</h3>
1.Setelah bermain berkelompok, para peserta didik akan diberikan kartu secara individual. Masing-masing anak akan dibagi kartu acak antara kartu Bahasa Indonesia dan Inggris dengan jumlah sama besar.  1. Setelah bermain berkelompok, peserta didik diberi kartu secara individual. Masing-masing dibagi kartu secara acak antara kartu bahasa Indonesia dan kartu bahasa Inggris dalam jumlah sama besar.
2.Setiap peserta didik diminta untuk melihat kartu yang dipunya dan mencari pasangan kartu yang mereka punya ke peserta didik lainnya.  
  2. Setiap peserta didik diminta mencari pasangan kartu yang dimilikinya dari peserta lain.
3.Setelah mendapatkan pasangan dari kartu yang mereka punya, peserta didik diminta untuk mengumpulkan sambil mengucapkan kata yang terdapat di kartu tersebut hingga semua kartu yang ada di peserta didik habis.  3. Apabila telah mendapatkan pasangan kartu yang benar, peserta didik diminta mengumpulkan kartu tersebut sambil mengucapkan kata yang terdapat di kartu tersebut. Demikian seterusnya hingga semua kartu yang ada pada peserta didik habis.
<strong>Kegiatan Akhir</strong>  <h3>Kegiatan Akhir</h3>
1.Pendidik akan me-review materi dengan cara mengulang mengucapkan kata Bahasa Inggris dan meminta peserta mengulangi pengucapan kata tersebut. Kemudian pendidik akan mengajak peserta didik untuk menebak arti kata tersebut dalam Bahasa Indonesia.  1.Pendidik mengulas materi pelajaran yang telah diberikan dengan cara mengulang mengucapkan kata bahasa Inggris secara benar dan meminta peserta mengulangi pengucapan kata tersebut. Kemudian pendidik mengajak peserta didik menebak arti kata tersebut dalam bahasa Indonesia.
2.Pendidik mengajak peserta didik untuk membacakan kata yang ada di kartu ke depan kelas bergantian.  2. Pendidik mengajak peserta didik membacakan kata yang ada pada kartu di depan kelas secara bergantian.
  <h1></h1>
<strong>Pelajaran yang Didapat</strong>  <h1>Pelajaran yang Didapat</h1>
1.Peserta didik mampu belajar kosa kata dan kalimat sederhana Bahasa Inggris dan Indonesia dengan cara menyenangkan.  1. Peserta didik mampu belajar kosa kata dan kalimat sederhana bahasa Inggris dan bahasa Indonesia dengan cara menyenangkan.
2.Menambah kosa kata dan kalimat sederhana dalam Bahasa Inggris.  2. Menambah kosa kata dan kalimat sederhana dalam bahasa Inggris.
3.Meningkatkan rasa percaya diri dan komunikasi dalam setiap peserta didik.  3. Meningkatkan rasa percaya diri dan kemampuan berkomunikasi peserta didik.
4.Melatih kesabaran dan kerja sama di antara para peserta didik.  4. Melatih kesabaran dan kerja sama peserta didik.
  <h1></h1>
<strong>Kesimpulan</strong>  <h1>Kesimpulan</h1>
Metode Kartu Inggris Indonesia pendidik rasa cukup efektif untuk mempelajari kosa kata dan kalimat sederhana dalam Bahasa Inggris. Selain itu, metode ini juga menambah kepercayaan diri setiap peserta didik untuk berbicara dalam bahasa Inggris dengan artinya.  
Saat kunjungan turis awal Maret 2015 kemarin, beberapa peserta didik yang telah menggunakan metode Kartu Inggris Indonesia Nampak lebih percaya diri dalam berinteraksi dengan para turis yang datang ke Ibukota distrik Kokas.  
  Permainan Kartu Inggris-Indonesia ini cukup efektif dalam pembelajaran tentang pengetahuan kosa kata dan kalimat sederhana dalam bahasa Inggris. Dengan metode ini, peserta didik dapat berdiskusi dengan teman sejawatnya dalam memasangkan kata dan kalimat dalam dua kartu yang terpisah. Karena peserta didik juga diminta mengucapkan kata atau kalimat tersebut saat mengumpulkan kartu, peserta didik akan terdorong untuk berlatih bicara dan pengucapan kata yang benar. Hal ini dapat menambah kepercayaan diri peserta didik dalam mengucapkan kata bahasa Inggris. Bahkan banyak peserta didik tak segan mengucapkan kata-kata yang sudah dipelajari di luar jam pelajaran dan juga menerapkannya dengan mencoba berkenalan dengan wisatawan asing yang datang ke Ibukota Distrik Kokas. Saat kunjungan wisatawan asing awal Maret 2015, beberapa peserta didik yang telah belajar menggunakan metode Kartu Inggris-Indonesia tampak lebih percaya diri dalam berinteraksi dengan para wisatawan.

Note: Spaces may be added to comparison text to allow better line wrapping.

No tags for this post.

3 Responses to “Kartu Inggris-Indonesia”

  1. Khair 9 April 2016 at 14:35 #

    hal semacam ini patut dicoba bagi guru2 bhs. inggris,ini metode yang cukup efektif dalam belajar bhs inggris

  2. Hamacaan 15 April 2016 at 17:25 #

    bagus juga nih metodenya, tapi kalau belajar dari pengalaman yah..kalau ingin bagus dalam bicara b.ing nya lebih baik jangan belajar grammar dulu

  3. adm.jasatutor@gmail.com 4 December 2016 at 01:31 #

    Sangat kreatif walaupun ada keterbatasan alat/teknologi penunjang belajar lain, namun intinya materi ajar tetap tersampaikan

Leave a Reply