Revision 6455 is a pre-publication revision. (Viewing current revision instead.)

Scrabble Bahasa Indonesia

Kelas 6 » Bahasa Indonesia 6 »
Kelas 4 » Bahasa Indonesia 4 »
Kelas 5 » Bahasa Indonesia 5 »

Metode :: Alat Peraga , Permainan , Whole Language , Eja

Tags: ,

1 Abstraksi Scrabble merupakan sebuah metode kreatif yang dimodifikasi dari permainan Scrabble yang sering digunakan dalam pelajaran Bahasa Inggris. Materi yang digunakan dalam metode kreatif ini adalah materi penulisan kata dalam . Dengan menggunakan Scrabble , para peserta didik diajak untuk menambah kosa kata baru dan menuliskan kata dalam dengan ejaan yang tepat. Selain itu, dalam penggunaan metode kreatif ini dapat melatih peserta didik untuk berdiskusi dalam kelompok dan menerangkan kata atau kalimat yang dimaksud. Latar Belakang Kondisi Kelas Penulis selaku pendidik di SD Inpres Kampung Baru, Kec. Kokas, Kab. Fakfak, Papua Barat mengajar mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas IV, V dan VI. Setiap kelas memiliki cara belajar masing-masing. Misalnya saja kelas IV ada 14 peserta didik, dengan tipe kalem namun tetap tak bisa berdiam diri. Kelas V dengan peserta didik ada 16 anak, dengan kinestetik yang tidak bisa diam dan rasa ingin tahu yang tinggi. Serta kelas VI dengan peserta didik ada 12 anak, dengan peserta didik yang lebih tenang dan rasa ingin tahu tinggi. Dengan karakteristik yang berbeda di setiap kelas, dan kurangnya minat peserta didik dalam menulis kata Bahasa Indonesia dengan ejaan benar. Sehingga perlunya aktivitas yang mengajak seluruh peserta didik untuk turut terlibat dengan tetap menyasar pada tujuan pembelajaran. 2 Latar Belakang Penggunaan Metode Bahasa Indonesia adalah pelajaran menarik yang dapat dilakukan dengan berbagai aktivitas, salah satunya menulis. Namun bila menulis di atas kertas dengan pulpen, biasanya itu akan membuat peserta didik menjadi kurang bersemangat. Peserta didik pun menjadi terbiasa menulis kata dengan ejaan yang tidak sempurna. Dengan adanya metode kreatif ini, peserta didik akan langsung menghadapi huruf-huruf yang disediakan. Peserta didik di dorong untuk menyusun huruf-huruf tersebut dengan ejaan yang tepat. 3 Tujuan Penggunaan Metode Penggunaan metode kreatif ini dapat mendorong para peserta didik untuk mencoba membentuk sebuah kata yang bermakna dengan ejaan yang tepat, serta dapat menambah kosa kata baru bagi para peserta didik. Dalam melakukan kegiatannya, para peserta didik dapat dibuat berkelompok, sehingga membuat para peserta didik dapat berdiskusi tentang kata yang dibentuk dengan cara yang menyenangkan. 4 Metode Alat dan Bahan 1.Tutup botol air kemasan 2.Kertas warna warni (asturo, marmer, kertas lipat) yang akan ditempel di atas tutup botol dan dipotong sesuai ukuran tutup botol. 3.Gunting atau pisau pemotong (cutter) 4.Tip selofan dua sisi (doubletape) 5.Spidol untuk membuat huruf a - z Langkah Kerja Kegiatan Awal 1.Pendidik menyiapkan alat dan bahan 2.Pendidik mengajak peserta didik untuk mengumpulkan tutup botol sebanyak-banyaknya, dapat menggunakan tutup yang seukuran maupun yang beda ukuran. 3.Pendidik mengajak peserta didik untuk mencuci terlebih dahulu tutup botol yang telah dikumpulkan, kemudian pendidik mengajak peserta didik untuk mengeringkan tutup botol yang ada. 4.Pendidik mengajak peserta didik untuk menempelkan tip selofan dua sisi di setiap tutup botol yang sudah kering. Kemudian pendidik mengajak peserta didik untuk menggunting dan merapikan kertas yang telah ditempel di atas tutup botol. 5.Pendidik mengajak peserta didik untuk menulis huruf a-z lebih dari tiga kali a- z. 6.Peserta didik sudah siap untuk memulai aktivitas dengan menyenangkan. Pelajaran yang Didapat 1.Peserta didik mampu mengeja dan membentuk kosa kata Bahasa Indonesia dengan tepat. 2.Menambah kosa kata baru bagi para peserta didik. 3.Meningkatkan kemampuan peserta didik untuk berpikir dengan cepat suatu kata Bahasa Indonesia berdasarkan huruf-huruf yang ada. 4.Mendorong peserta didik untuk berpikir kritis tentang kata yang sudah dibuat oleh peserta didik yang lain, serta meningkatkan semangat berdiskusi dalam membuat kata dengan ejaan yang tepat. 5 Kesimpulan Penulis merasa metode Scrabble Bahasa Indonesia ini sangat efektif untuk materi pelajaran Bahasa Indonesia karena dapat melatih para peserta didik dalam menuliskan kata-kata dengan ejaan yang tepat, dan merangkai kata-kata yang telah dibuat menjadi kalimat yang baik.

Revisions

Revision Differences

May 25, 2015 @ 12:27:07Current Revision
Content
<a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/ 2015/05/1.jpg"><img src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2015/05/ 1-300x225.jpg" alt="1" width="300" height="225" class="alignnone size-medium wp-image-6450" /></a>  <a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ 2016/05/scrabble- bahasa-indonesia/1-7/" rel="attachment wp-att-6766"><img class="size-medium wp-image-6766 alignright" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2015/05/ 1-1-300x229.jpg" alt="1" width="300" height="229" /></a>
<strong>Abstraksi</strong> <strong>Abstraksi</strong>
Scrabble Bahasa Indonesia merupakan sebuah metode kreatif yang dimodifikasi dari permainan Scrabble yang sering digunakan dalam pelajaran Bahasa Inggris. Materi yang digunakan dalam metode kreatif ini adalah materi penulisan kata dalam Bahasa Indonesia. Dengan menggunakan Scrabble Bahasa Indonesia, para peserta didik diajak untuk menambah kosa kata baru dan menuliskan kata dalam Bahasa Indonesia dengan ejaan yang tepat. Selain itu, dalam penggunaan metode kreatif ini dapat melatih peserta didik untuk berdiskusi dalam kelompok dan menerangkan kata atau kalimat yang dimaksud.  Scrabble Bahasa Indonesia merupakan sebuah metode kreatif yang dimodifikasi dari permainan Scrabble yang sering digunakan dalam pelajaran Bahasa Inggris. Materi yang digunakan dalam metode kreatif ini adalah materi penulisan kata dalam Bahasa Indonesia. Dengan menggunakan Scrabble Bahasa Indonesia, para peserta didik diajak untuk menambah kosa kata baru dan menuliskan kata dalam Bahasa Indonesia dengan ejaan yang tepat. Selain itu, dalam penggunaan metode kreatif ini dapat melatih peserta didik untuk berdiskusi dalam kelompok dan menerangkan kata atau kalimat yang dimaksud.
<strong>Latar Belakang</strong> <strong>Latar Belakang</strong>
<strong>Kondisi Kelas</strong> <strong>Kondisi Kelas</strong>
Penulis selaku pendidik di SD Inpres Kampung Baru Kokas mengajar mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas IV, V dan VI. Setiap kelas memiliki cara belajar masing-masing. Misalnya saja kelas IV ada 14 peserta didik, dengan tipe kalem namun tetap tak bisa berdiam diri. Kelas V dengan peserta didik ada 16 anak, dengan kinestetik yang tidak bisa diam dan rasa ingin tahu yang tinggi. Serta kelas VI dengan peserta didik ada 12 anak, dengan peserta didik yang lebih tenang dan rasa ingin tahu tinggi. Dengan karakteristik yang berbeda di setiap kelas, dan kurangnya minat peserta didik dalam menulis kata Bahasa Indonesia dengan ejaan benar. Sehingga perlunya aktivitas yang mengajak seluruh peserta didik untuk turut terlibat dengan tetap menyasar pada tujuan pembelajaran.  Penulis selaku pendidik di SD Inpres Kampung Baru, Kec. Kokas, Kab. Fakfak, Papua Barat mengajar mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas IV, V dan VI. Setiap kelas memiliki cara belajar masing-masing. Misalnya saja kelas IV ada 14 peserta didik, dengan tipe kalem namun tetap tak bisa berdiam diri. Kelas V dengan peserta didik ada 16 anak, dengan kinestetik yang tidak bisa diam dan rasa ingin tahu yang tinggi. Serta kelas VI dengan peserta didik ada 12 anak, dengan peserta didik yang lebih tenang dan rasa ingin tahu tinggi. Dengan karakteristik yang berbeda di setiap kelas, dan kurangnya minat peserta didik dalam menulis kata Bahasa Indonesia dengan ejaan benar. Sehingga perlunya aktivitas yang mengajak seluruh peserta didik untuk turut terlibat dengan tetap menyasar pada tujuan pembelajaran.
<a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/ 2015/05/2.jpg"><img src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2015/05/ 2-300x225.jpg" alt="2" width="300" height="225" class="alignnone size-medium wp-image-6451" /></a>  <a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ 2016/05/scrabble- bahasa-indonesia/2-7/" rel="attachment wp-att-6767"><img class="size-medium wp-image-6767 aligncenter" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2015/05/ 2-1-300x225.jpg" alt="2" width="300" height="225" /></a>
<strong>Latar Belakang Penggunaan Metode</strong> <strong>Latar Belakang Penggunaan Metode</strong>
Bahasa Indonesia adalah pelajaran menarik yang dapat dilakukan dengan berbagai aktivitas, salah satunya menulis. Namun bila menulis di atas kertas dengan pulpen, biasanya itu akan membuat peserta didik menjadi kurang bersemangat. Peserta didik pun menjadi terbiasa menulis kata dengan ejaan yang tidak sempurna. Dengan adanya metode kreatif ini, peserta didik akan langsung menghadapi huruf-huruf yang disediakan. Peserta didik di dorong untuk menyusun huruf-huruf tersebut dengan ejaan yang tepat.  Bahasa Indonesia adalah pelajaran menarik yang dapat dilakukan dengan berbagai aktivitas, salah satunya menulis. Namun bila menulis di atas kertas dengan pulpen, biasanya itu akan membuat peserta didik menjadi kurang bersemangat. Peserta didik pun menjadi terbiasa menulis kata dengan ejaan yang tidak sempurna. Dengan adanya metode kreatif ini, peserta didik akan langsung menghadapi huruf-huruf yang disediakan. Peserta didik di dorong untuk menyusun huruf-huruf tersebut dengan ejaan yang tepat.
<a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/ 2015/05/3.jpg"><img src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2015/05/ 3-300x225.jpg" alt="3" width="300" height="225" class="alignnone size-medium wp-image-6452" /></a>  <a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ 2016/05/scrabble- bahasa-indonesia/3-7/" rel="attachment wp-att-6768"><img class="size-medium wp-image-6768 aligncenter" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2015/05/ 3-1-300x225.jpg" alt="3" width="300" height="225" /></a>
<strong>Tujuan Penggunaan Metode</strong> <strong>Tujuan Penggunaan Metode</strong>
Penggunaan metode kreatif ini dapat mendorong para peserta didik untuk mencoba membentuk sebuah kata yang bermakna dengan ejaan yang tepat, serta dapat menambah kosa kata baru bagi para peserta didik. Dalam melakukan kegiatannya, para peserta didik dapat dibuat berkelompok, sehingga membuat para peserta didik dapat berdiskusi tentang kata yang dibentuk dengan cara yang menyenangkan. Penggunaan metode kreatif ini dapat mendorong para peserta didik untuk mencoba membentuk sebuah kata yang bermakna dengan ejaan yang tepat, serta dapat menambah kosa kata baru bagi para peserta didik. Dalam melakukan kegiatannya, para peserta didik dapat dibuat berkelompok, sehingga membuat para peserta didik dapat berdiskusi tentang kata yang dibentuk dengan cara yang menyenangkan.
<a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/ 2015/05/4.jpg"><img src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2015/05/ 4-300x225.jpg" alt="4" width="300" height="225" class="alignnone size-medium wp-image-6453" /></a>  <a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ 2016/05/scrabble- bahasa-indonesia/4-5/" rel="attachment wp-att-6769"><img class="size-medium wp-image-6769 aligncenter" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2015/05/ 4-1-300x225.jpg" alt="4" width="300" height="225" /></a>
<strong>Metode <strong>Metode
Alat dan Bahan</strong> Alat dan Bahan</strong>
1.Tutup botol air kemasan 1.Tutup botol air kemasan
2.Kertas warna warni (asturo, marmer, kertas lipat) yang akan ditempel di atas tutup botol dan dipotong sesuai ukuran tutup botol. 2.Kertas warna warni (asturo, marmer, kertas lipat) yang akan ditempel di atas tutup botol dan dipotong sesuai ukuran tutup botol.
3.Gunting atau pisau pemotong (cutter) 3.Gunting atau pisau pemotong (cutter)
4.Tip selofan dua sisi (doubletape) 4.Tip selofan dua sisi (doubletape)
5.Spidol untuk membuat huruf a - z 5.Spidol untuk membuat huruf a - z
<strong>Langkah Kerja <strong>Langkah Kerja
Kegiatan Awal Kegiatan Awal
</strong> </strong>
1.Pendidik menyiapkan alat dan bahan 1.Pendidik menyiapkan alat dan bahan
2.Pendidik mengajak peserta didik untuk mengumpulkan tutup botol sebanyak-banyaknya, dapat menggunakan tutup yang seukuran maupun yang beda ukuran.  2.Pendidik mengajak peserta didik untuk mengumpulkan tutup botol sebanyak-banyaknya, dapat menggunakan tutup yang seukuran maupun yang beda ukuran.
3.Pendidik mengajak peserta didik untuk mencuci terlebih dahulu tutup botol yang telah dikumpulkan, kemudian pendidik mengajak peserta didik untuk mengeringkan tutup botol yang ada. 3.Pendidik mengajak peserta didik untuk mencuci terlebih dahulu tutup botol yang telah dikumpulkan, kemudian pendidik mengajak peserta didik untuk mengeringkan tutup botol yang ada.
4.Pendidik mengajak peserta didik untuk menempelkan tip selofan dua sisi di setiap tutup botol yang sudah kering. Kemudian pendidik mengajak peserta didik untuk menggunting dan merapikan kertas yang telah ditempel di atas tutup botol. 4.Pendidik mengajak peserta didik untuk menempelkan tip selofan dua sisi di setiap tutup botol yang sudah kering. Kemudian pendidik mengajak peserta didik untuk menggunting dan merapikan kertas yang telah ditempel di atas tutup botol.
5.Pendidik mengajak peserta didik untuk menulis huruf a-z lebih dari tiga kali a- z. 5.Pendidik mengajak peserta didik untuk menulis huruf a-z lebih dari tiga kali a- z.
6.Peserta didik sudah siap untuk memulai aktivitas dengan menyenangkan. 6.Peserta didik sudah siap untuk memulai aktivitas dengan menyenangkan.
<strong>Pelajaran yang Didapat</strong> <strong>Pelajaran yang Didapat</strong>
1.Peserta didik mampu mengeja dan membentuk kosa kata Bahasa Indonesia dengan tepat. 1.Peserta didik mampu mengeja dan membentuk kosa kata Bahasa Indonesia dengan tepat.
2.Menambah kosa kata baru bagi para peserta didik. 2.Menambah kosa kata baru bagi para peserta didik.
3.Meningkatkan kemampuan peserta didik untuk berpikir dengan cepat suatu kata Bahasa Indonesia berdasarkan huruf-huruf yang ada. 3.Meningkatkan kemampuan peserta didik untuk berpikir dengan cepat suatu kata Bahasa Indonesia berdasarkan huruf-huruf yang ada.
4.Mendorong peserta didik untuk berpikir kritis tentang kata yang sudah dibuat oleh peserta didik yang lain, serta meningkatkan semangat berdiskusi dalam membuat kata dengan ejaan yang tepat. 4.Mendorong peserta didik untuk berpikir kritis tentang kata yang sudah dibuat oleh peserta didik yang lain, serta meningkatkan semangat berdiskusi dalam membuat kata dengan ejaan yang tepat.
<a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/ 2015/05/5.jpg"><img src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2015/05/ 5-225x300.jpg" alt="5" width="225" height="300" class="alignnone size-medium wp-image-6454" /></a>  <a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ 2016/05/scrabble- bahasa-indonesia/5-3/" rel="attachment wp-att-6770"><img class="size-medium wp-image-6770 aligncenter" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2015/05/ 5-1-225x300.jpg" alt="5" width="225" height="300" /></a>
<strong>Kesimpulan</strong> <strong>Kesimpulan</strong>
Penulis merasa metode Scrabble Bahasa Indonesia ini sangat efektif untuk materi pelajaran Bahasa Indonesia karena dapat melatih para peserta didik dalam menuliskan kata-kata dengan ejaan yang tepat, dan merangkai kata-kata yang telah dibuat menjadi kalimat yang baik. Penulis merasa metode Scrabble Bahasa Indonesia ini sangat efektif untuk materi pelajaran Bahasa Indonesia karena dapat melatih para peserta didik dalam menuliskan kata-kata dengan ejaan yang tepat, dan merangkai kata-kata yang telah dibuat menjadi kalimat yang baik.

Note: Spaces may be added to comparison text to allow better line wrapping.

No comments yet.

Leave a Reply