You are viewing an old revision of this post, from August 16, 2016 @ 22:19:54. See below for differences between this version and the current revision.

Kelas Masa Depan: Berani Bercita-cita!

Pendidikan Karakter »
Alat dan Bahan »

Tags: ,

Abstraksi Kelas Masa Depan adalah sebuah kegiatan untuk memotivasi anak didik berani bercita-cita. Dalam Kelas Masa Depan, setiap siswa akan memiliki papan nama yang bertuliskan nama mereka, , serta gambar ilustrasi diri mereka di masa mendatang. Papan nama tersebut diletakkan di atas meja masing-masing siswa.   1. Latar Belakang Pernahkah Anda bermimpi atau  bercita-cita sewaktu kecil? Ingin menjadi presiden, arsitek, pilot, atau profesi yang lain? Sewaktu kecil, memilih cita-cita adalah persoalan sederhana, bukan? Namun, bagi para siswa penulis yang hidup jauh dari hiruk-pikuk perkotaan, memilih cita-cita bukanlah perkara sederhana. Mayoritas siswa hanya tahu profesi pencari kayu hutan, nelayan, petani, supir truk, dan operator alat berat. Bagi beberapa dari mereka, berani untuk bermimpi itu adalah mimpi tersendiri. Lalu, apakah kita akan menitipkan masa depan bangsa ini di atas pundak anak-anak yang bahkan tak berani bercita-cita? No way! Selagi bermimpi masih gratis, mereka harus bisa bercita-cita setinggi mungkin! Bila dilihat dari sisi historis, banyak anak didik dari sekolah penulis yang tidak melanjutkan pendidikannya ke sekolah menengah atau paling tinggi hanya sampai di tingkat SMP. Oleh karena itu, penulis memberikan nasihat pendek pada anak didik penulis; meyakinkan mereka dengan meminta untuk berjanji kepada diri sendiri bahwa siapapun tak akan pernah bisa menghalangi mereka untuk menjadi sosok yang mereka cita-citakan.   2. Metode       2.1. Alat dan bahan :
  • Kertas HVS (disarankan menggunakan kertas HVS bekas pakai yang salah satu sisinya masih kosong untuk menghemat penggunaan kertas)
  • Alat tulis
  • Pensil warna
     2.2. Langkah Kegiatan
  1. Bagikan selembar kertas HVS kepada masing-masing siswa.
  2. Siswa diminta melipat kertas HVS tersebut sedemikian rupa sehingga dapat berdiri menyerupai papan nama.
  3. Siswa diminta menuliskan nama dan cita-citanya di selembar kertas tersebut (jangan lupa membubuhkan kata calon di depan profesi yang dicita-citakan). kelas-masa-depan-berani-bercita-cita pict-1
  4. Di samping tulisan nama dan cita-cita, siswa diminta untuk menggambar potret diri di masa depan sesuai dengan cita-cita masing-masing.
  5. Terakhir, kertas yang sudah dibentuk seperti papan nama tersebut diletakkan di atas meja setiap siswa. Potret diri dan cita-cita yang tertulis itu akan selalu mereka lihat setiap hari. Harapannya, mereka tidak akan pernah lupa dan pantang berhenti berusaha untuk benar-benar menjadi sosok yang mereka gambarkan di kertas tersebut.
  3. Pelajaran yang dapat diambil
  • Siswa menjadi termotivasi meneruskan pendidikan selepas sekolah dasar.
  • Siswa menjadi lebih giat belajar setiap harinya karena memiliki tujuan, yaitu cita-cita, yang ingin diraih.
  Berikut ini potret beberapa siswa lengkap dengan papan nama masing-masing seusai kegiatan Kelas Masa Depan. kelas-masa-depan-berani-bercita-cita pict-5     kelas-masa-depan-berani-bercita-cita pict-4

Revisions

Revision Differences

August 16, 2016 @ 22:19:54Current Revision
Content
<strong>Abstraksi</strong> <strong>Abstraksi</strong>
<em>Kelas Masa Depan</em> adalah sebuah kegiatan untuk memotivasi anak didik berani bercita-cita. Dalam <em>Kelas Masa Depan</em>, setiap siswa akan memiliki papan nama yang bertuliskan nama mereka, cita-cita, serta gambar ilustrasi diri mereka di masa mendatang. Papan nama tersebut diletakkan di atas meja masing-masing siswa. <em>Kelas Masa Depan</em> adalah sebuah kegiatan untuk memotivasi anak didik berani bercita-cita. Dalam <em>Kelas Masa Depan</em>, setiap siswa akan memiliki papan nama yang bertuliskan nama mereka, cita-cita, serta gambar ilustrasi diri mereka di masa mendatang. Papan nama tersebut diletakkan di atas meja masing-masing siswa.
&nbsp; &nbsp;
<strong>1. Latar Belakang</strong> <strong>1. Latar Belakang</strong>
Pernahkah Anda bermimpi atau  bercita-cita sewaktu kecil? Ingin menjadi presiden, arsitek, pilot, atau profesi yang lain? Sewaktu kecil, memilih cita-cita adalah persoalan sederhana, bukan? Namun, bagi para siswa penulis yang hidup jauh dari hiruk-pikuk perkotaan, memilih cita-cita bukanlah perkara sederhana. Mayoritas siswa hanya tahu profesi pencari kayu hutan, nelayan, petani, supir truk, dan operator alat berat. Bagi beberapa dari mereka, berani untuk bermimpi itu adalah mimpi tersendiri. Lalu, apakah kita akan menitipkan masa depan bangsa ini di atas pundak anak-anak yang bahkan tak berani bercita-cita? <em>No way</em>! Selagi bermimpi masih gratis, mereka harus bisa bercita-cita setinggi mungkin! Pernahkah Anda bermimpi atau  bercita-cita sewaktu kecil? Ingin menjadi presiden, arsitek, pilot, atau profesi yang lain? Sewaktu kecil, memilih cita-cita adalah persoalan sederhana, bukan? Namun, bagi para siswa penulis yang hidup jauh dari hiruk-pikuk perkotaan, memilih cita-cita bukanlah perkara sederhana. Mayoritas siswa hanya tahu profesi pencari kayu hutan, nelayan, petani, supir truk, dan operator alat berat. Bagi beberapa dari mereka, berani untuk bermimpi itu adalah mimpi tersendiri. Lalu, apakah kita akan menitipkan masa depan bangsa ini di atas pundak anak-anak yang bahkan tak berani bercita-cita? <em>No way</em>! Selagi bermimpi masih gratis, mereka harus bisa bercita-cita setinggi mungkin!
Bila dilihat dari sisi historis, banyak anak didik dari sekolah penulis yang tidak melanjutkan pendidikannya ke sekolah menengah atau paling tinggi hanya sampai di tingkat SMP. Oleh karena itu, penulis memberikan nasihat pendek pada anak didik penulis; meyakinkan mereka dengan meminta untuk berjanji kepada diri sendiri bahwa siapapun tak akan pernah bisa menghalangi mereka untuk menjadi sosok yang mereka cita-citakan. Bila dilihat dari sisi historis, banyak anak didik dari sekolah penulis yang tidak melanjutkan pendidikannya ke sekolah menengah atau paling tinggi hanya sampai di tingkat SMP. Oleh karena itu, penulis memberikan nasihat pendek pada anak didik penulis; meyakinkan mereka dengan meminta untuk berjanji kepada diri sendiri bahwa siapapun tak akan pernah bisa menghalangi mereka untuk menjadi sosok yang mereka cita-citakan.
&nbsp; &nbsp;
<strong>2. Metode </strong> <strong>2. Metode </strong>
<b>     2.1. Alat dan bahan :</b> <b>     2.1. Alat dan bahan :</b>
<ul> <ul>
<li>Kertas HVS (disarankan menggunakan kertas HVS bekas pakai yang salah satu sisinya masih kosong untuk menghemat penggunaan kertas)</li>  <li>Kertas HVS (disarankan menggunakan kertas HVS bekas pakai yang salah satu sisinya masih kosong untuk menghemat penggunaan kertas)</li>
<li>Alat tulis</li>  <li>Alat tulis</li>
<li>Pensil warna</li>  <li>Pensil warna</li>
</ul> </ul>
<strong>     2.2. Langkah Kegiatan</strong> <strong>     2.2. Langkah Kegiatan</strong>
<ol> <ol>
<li>Bagikan selembar kertas HVS kepada masing-masing siswa.</li>  <li>Bagikan selembar kertas HVS kepada masing-masing siswa.</li>
<li>Siswa diminta melipat kertas HVS tersebut sedemikian rupa sehingga dapat berdiri menyerupai papan nama.</li>  <li>Siswa diminta melipat kertas HVS tersebut sedemikian rupa sehingga dapat berdiri menyerupai papan nama.</li>
<li>Siswa diminta menuliskan nama dan cita-citanya di selembar kertas tersebut (jangan lupa membubuhkan kata <em>calon</em> di depan profesi yang dicita-citakan).<a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2016/08/ Gambar-1-1024x748.jpg"><img class="aligncenter wp-image-6947 size-large" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2016/08/ Gambar-1-1024x748- 1024x748.jpg" alt="Gambar-1-1024x748" width="1024" height="748" /></a></li>  
   <li>Siswa diminta menuliskan nama dan cita-citanya di selembar kertas tersebut (jangan lupa membubuhkan kata <em>calon</em> di depan profesi yang dicita-citakan).<a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2016/08/ Gambar-1-1024x748.jpg">
  </a><a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2016/08/ kelas-masa-depan- berani-bercita- cita-pict-1.jpg"><img class="alignnone wp-image-6981" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2016/08/ kelas-masa-depan- berani-bercita- cita-pict-1-1024x748.jpg" alt="kelas-masa- depan-berani- bercita-cita pict-1" width="624" height="456" /></a></li>
<li>Di samping tulisan nama dan cita-cita, siswa diminta untuk menggambar potret diri di masa depan sesuai dengan cita-cita masing-masing.<a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2016/08/ Gambar-2-1024x406.jpg"><img class="alignnone wp-image-6954 size-large" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2016/08/ Gambar-2-1024x406- 1024x406.jpg" width="1024" height="406" /></a>   <li>Di samping tulisan nama dan cita-cita, siswa diminta untuk menggambar potret diri di masa depan sesuai dengan cita-cita masing-masing.<a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2016/08/ kelas-masa-depan- berani-bercita- cita-pict-2.jpg"><img class="alignnone wp-image-6982 size-large" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2016/08/ kelas-masa-depan- berani-bercita- cita-pict-2-1024x406.jpg" width="1024" height="406" /></a></li>
&nbsp;</li>  
<li>Terakhir, kertas yang sudah dibentuk seperti papan nama tersebut diletakkan di atas meja setiap siswa. Potret diri dan cita-cita yang tertulis itu akan selalu mereka lihat setiap hari. Harapannya, mereka tidak akan pernah lupa dan pantang berhenti berusaha untuk benar-benar menjadi sosok yang mereka gambarkan di kertas tersebut.</li>  <li>Terakhir, kertas yang sudah dibentuk seperti papan nama tersebut diletakkan di atas meja setiap siswa. Potret diri dan cita-cita yang tertulis itu akan selalu mereka lihat setiap hari. Harapannya, mereka tidak akan pernah lupa dan pantang berhenti berusaha untuk benar-benar menjadi sosok yang mereka gambarkan di kertas tersebut.</li>
</ol> </ol>
<a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2016/08/ Gambar-3-856x1024.jpg"><img class="alignnone wp-image-6955 size-large" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2016/08/ Gambar-3-856x1024- 856x1024.jpg" width="856" height="1024" /></a>  <a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2016/08/ kelas-masa-depan- berani-bercita- cita-pict-3.jpg"><img class="aligncenter wp-image-6983" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2016/08/ kelas-masa-depan- berani-bercita- cita-pict-3-856x1024.jpg" width="500" height="598" /></a>
&nbsp; &nbsp;
<strong>3. Pelajaran yang dapat diambil</strong> <strong>3. Pelajaran yang dapat diambil</strong>
<ul> <ul>
<li>Siswa menjadi termotivasi meneruskan pendidikan selepas sekolah dasar.</li>  <li>Siswa menjadi termotivasi meneruskan pendidikan selepas sekolah dasar.</li>
<li>Siswa menjadi lebih giat belajar setiap harinya karena memiliki tujuan, yaitu cita-cita, yang ingin diraih.</li>  <li>Siswa menjadi lebih giat belajar setiap harinya karena memiliki tujuan, yaitu cita-cita, yang ingin diraih.</li>
</ul> </ul>
&nbsp; &nbsp;
Berikut ini potret beberapa siswa lengkap dengan papan nama masing-masing seusai kegiatan <em>Kelas Masa Depan</em>. Berikut ini potret beberapa siswa lengkap dengan papan nama masing-masing seusai kegiatan <em>Kelas Masa Depan</em>.
  <a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2016/08/ kelas-masa-depan- berani-bercita- cita-pict-5.jpg"><img class="alignnone wp-image-6985" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2016/08/ kelas-masa-depan- berani-bercita- cita-pict-5-1024x761.jpg" alt="kelas-masa- depan-berani- bercita-cita pict-5" width="724" height="538" /></a>
&nbsp; &nbsp;
<a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2016/08/ Gambar-4.jpg"><img class="alignnone wp-image-6956 size-large" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2016/08/ Gambar-4-1024x860.jpg" width="1024" height="860" /></a>  
&nbsp; &nbsp;
<a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2016/08/ Gambar-5.jpg"><img class="alignnone wp-image-6953 size-large" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2016/08/ Gambar-5-1024x761.jpg" width="1024" height="761" /></a>  <a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2016/08/ kelas-masa-depan- berani-bercita- cita-pict-4.jpg"><img class="alignnone wp-image-6984" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2016/08/ kelas-masa-depan- berani-bercita- cita-pict-4-1024x860.jpg" alt="kelas-masa- depan-berani- bercita-cita pict-4" width="724" height="608" /></a>

Note: Spaces may be added to comparison text to allow better line wrapping.

No comments yet.

Leave a Reply