Memori Games Ibukota Provinsi di Indonesia

Kelas 5 »
Kelas 5 » IPS 5 »
Kelas 6 » IPS 6 » Geografi »

Metode :: Permainan

Abstraksi

Memori games ibukota provinsi di Indonesia adalah permainan yang digunakan untuk membantu siswa menghafal nama provinsi serta ibukotanya. Dalam permainan ini siswa diharuskan mencocokan kartu yang dia dapat dengan pasangannya.

 

Latar Belakang

Sebanyak 34 provinsi di Indonesia dan ibukotanya harus mampu dikuasai oleh siswa kelas V. Pengenalan wilayah provinsi-provinsi ibukota di Indonesia termasuk salah satu standar kompetensi mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) untuk kelas V SD. Banyaknya nama provinsi dan ibukotanya membuat siswa SD Kristen Wadankou kesulitan menghafal. Anak-anak SD Kristen Wadankou mempunyai kebiasaan memainkan kartu. Dengan memadukan permainan kartu dan pelajaran ini, anak-anak menjadi lebih suka dan lebih cepat dalam menghafal nama-nama ibukkota provinsi di Indonesia.

 

Metode

Alat dan Bahan

  1. Karton manila
  2. Gunting
  3. Spidol hitam / berwarna

 

Persiapan

  • Gunting karton menjadi kartu berukuran 8 cm x 5 cm. Permainan ini membutuhkan 68 kartu.

DSCN8852

  • 34 kartu pertama ditulis nama provinsi di Indonesia dan 34 kartu lainnya ditulis nama ibukota provinsi di Indonesia

DSCN8853

Metode Penyampaian

  • Permainan ini dapat dimainkan 2-5 orang (dapat lebih jika diinginkan).
  • Kartu provinsi dan ibukotanya dicampur kemudian dikocok
  • Semua kartu dibagi di atas lantai dalam keadaan tertutup.

DSCN8859

  • Pemain yang mendapat giliran pertama memilih 2 kartu. Jika kedua kartu itu berisikan nama provinsi dan ibukotanya yang benar maka kartu tersebut dibuang. Namun jika salah maka 2 kartu tersebut dikembalikan ke tempat semula dalam keadaan tertutup.

DSCN8860

  • Pemain kedua, ketiga, dan seterusnya melakukan hal yang sama. Jika semua pemain sudah mendapat kesempatan, maka pemain pertama kembali mengambil kartu.
  • Permainan berakhir ketika kartu yang tertutup di lantai sudah habis.
  • Pemain yang berhasil mencocokkan kartu terbanyak menjadi pemainnya.
  • Pemain yang paling sedikit mencocokkan kartu dianggap kalah.
  • Permainan akan lebih seru jika pemain yang kalah mendapat hukuman. Hukuman hendaknya bersifat mendidik. Misalnya Menghafal Pancasila.

 

Pelajaran yang Bisa Dipetik

Dengan permainan ini siswa dapat belajar tentang kejujuran dan lapang dada. Siswa dalam permainan ini berlomba untuk menjadi pemenang, namun juga harus mau mengakui jika mengalami kekalahan.

Revisions

No tags for this post.

No comments yet.

Leave a Reply