Viewing 1 to 10 of 15 items
Archive | Bermain Peran RSS feed for this section

Patung Manusia Berbahasa Inggris

      Abstraksi Peserta didik kelas VI SDN Inpres Ondo Ondolu SPS mengalami kesulitan memahami kosakata bagian-bagian tubuh manusia dalam bahasa Inggris. Meskipun penggunaan metode melalui lagu telah digunakan dalam pembelajaran, namun belum dapat memuat semua kosakata tersebut. Permainan “Patung Manusia Berbahasa Inggris” dapat memudahkan para peserta didik dalam mengingat dan memahami lebih banyak  Full Article…

0

Manusia Penentu Bilangan

Ringkasan Siswa kelas IV di SDN 17 Nanga Bungan, Kapuas Hulu masih memiliki kesulitan membedakan  urutan bilangan satuan, puluhan, ratusan, ribuan, ratus ribuan hingga jutaan. Permainan “Manusia Penentu Bilangan” dapat memudahkan para siswa dalam memahami urutan bilangan. Kegiatan “Manusia Penentu Bilangan” ini dilaksanakan dengan melibatkan siswa agar berperan menjadi bilangan-bilangan tersebut dan berdiri berurutan. Permainan  Full Article…

0

Belajar Berpidato ‘Ketika Aku Menjadi Presiden’

Abstraksi Latihan pidato atau presentasi dapat membantu anak-anak untuk melatih percaya diri dan kemampuan berbicara di depan umum. Anak-anak juga dapat memahami teknik penyusunan pidato untuk kemudian dibacakan di depan kelas. Hanya saja, metode konvensional dalam belajar berpidato (seperti mempelajari teori dan langsung dipraktikkan) kemungkinan dapat membuat anak kurang memahami materi yang dipidatokan secara konstruktif.  Full Article…

1

Bermain Sambil Belajar Rantai Makanan

Latar Belakang Siswa pada dasarnya lebih mudah memahami sesuatu yang sifatnya langsung. Dengan mempraktikannya di kelas bersama dengan siswa lainnya. Apalagi kelas 4 sebagai kelas transisi dari kelas rendah ke tinggi dimana di kelas 4 ini siswa sudah menghadapi materi pelajaran dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi. Sehingga diperlukan metode yang tepat untuk memudahkan siswa  Full Article…

0

Panggung Majapahit

Pelajaran IPS, khususnya bagian sejarah bisa jadi sangat rumit bagi para siswa. Hal ini dikarenakan banyaknya tokoh, tanggal, peristiwa, dan pelbagai peninggalan sejarah yang perlu diketahui oleh mereka. Memahami suatu peristiwa sejarah bisa dilakukan dengan bermain peran layaknya tokoh-tokoh sejarah.

0

Miopi Hipermetropi! Cekung Cembung – Simulasi Lensa Mata

Guru menjelaskan tentang mata (bagian-bagiannya, cara kerja, jenis-jenis penyakit, dsb ) dan memfokuskan pada jenis-jenis penyakit mata. Bila perlu guru bisa memberikan pengalaman langsung bagaimana rasanya menderita miopi, hipermetropi, presbiopi (paling mudah biasanya dengan melihat melalui lensa cembung, obyek yang ditangkap mata akan langsung terlihat kabur).

0

Kelas Profesi “Guru”

Ketika murid-murid saya diminta membuat pohon cita-cita, banyak yang ingin menjadi Guru. Menjadi Guru tentunya dibutuhkan kemampuan menyampaikan sebuah materi dan kemampuan untuk berbicara di depan anak didik. Untuk melatih siswa-siswi sekaligus mengembangkan minat bakatnya, tidak ada salahnya kita berikan kesempatan mengajar kepada anak-anak tersebut.

0

Teleconference dengan Telepon Kaleng – Melatih Keberanian Siswa untuk Berbicara

Siswa saya biasanya malu ketika diminta ke depan untuk membaca puisi atau bercerita. Selain itu, suasana kelas yang ramai membuat penjelasan guru tidak terserap dengan baik. Telepon kaleng bisa digunakan untuk melatih keberanian siswa dalam berbicara karena biasanya anak akan tertarik untuk berbicara menggunakan media, mereka merasa sedang bermain saat belajar.

3

Mengenal Peristiwa Penting Kerajaan-kerajaan di Indonesia dengan Sandiwara

Tulisan ini memaparkan penggunaan metode sandiwara dalam memperkenalkan Kerajaan-kerajaan di Indonesia. Selain itu, siswa juga dapat memahami lebih jauh mengenai peran-peran yang ada di kerajaan tersebut serta peristiwa-peristiwa penting yang terjadi kala itu. Pemilihan metode sandiwara bertujuan agar siswa mudah memahami dan memaknai peran. Sebagian besar siswa yang suka bergerak, konsentrasinya rendah, dan …

0

What time is it? Please Look at Me – Jam Manusia

Penerapan metode ini dilatarbelakangi banyaknya turis asing yang melancong ke Desa Teluk Aur, Kapuas Hulu sebagai salah satu tujuan Ekowisata, dan melihat anak-anak begitu antusias ingin dapat berbincang dengan turis asing. Salah satu pertanyaan yang sering diajukan oleh para turis adalah mengenai waktu. Sayangnya anak-anak tersebut masih kesulitan mengucapkan angka-angka dan waktu dalam Bahasa Inggris.

2