Viewing 11 to 20 of 43 items
Archive | Pendidikan Karakter RSS feed for this section

Belajar Bilangan Romawi: Berpunggung II

Menggunakan lambang bilangan Romawi adalah salah satu standar kompetensi pelajaran matematika yang harus dikuasai oleh siswa SD kelas IV. Agar pembelajaran menjadi menarik, saya menggunakan permainan “Berpunggung II” untuk mengajarkan cara mencari pasangan bilangan Romawi dengan bilangan cacah biasa.

0

Panggung Majapahit

Pelajaran IPS, khususnya bagian sejarah bisa jadi sangat rumit bagi para siswa. Hal ini dikarenakan banyaknya tokoh, tanggal, peristiwa, dan pelbagai peninggalan sejarah yang perlu diketahui oleh mereka. Memahami suatu peristiwa sejarah bisa dilakukan dengan bermain peran layaknya tokoh-tokoh sejarah.

0

Pembiasaan: Lagu Sikap Terpuji kepada Teman, Guru, dan Sekolah

Salah satu metode dalam menanamkan kebiasaan baik adalah melalui lagu-lagu. Berikut adalah lirik dari lagu pembiasaan sikap terpuji kepada teman, guru, dan sekolah : (video dapat dilihat di  tautan ini) Salam Pagi Selamat pagi semua, salam-salam (2x) Sapalah kanan kirimu, salam-salam (2x) Selamat pagi semua, salam-salam   Guru (nada seperti video di bawah) Aku senyum,  Full Article…

0

Kelas Profesi “Guru”

Ketika murid-murid saya diminta membuat pohon cita-cita, banyak yang ingin menjadi Guru. Menjadi Guru tentunya dibutuhkan kemampuan menyampaikan sebuah materi dan kemampuan untuk berbicara di depan anak didik. Untuk melatih siswa-siswi sekaligus mengembangkan minat bakatnya, tidak ada salahnya kita berikan kesempatan mengajar kepada anak-anak tersebut.

0

Bermain Kuis: “Macanga, Sola!” (Hebat, Kawan!)

Banyaknya materi yang harus diberikan kepada siswa kelas membuat saya terkadang berkejaran dengan waktu. Awalnya saya hampir putus asa karena harus berkali-kali kembali mengajar materi yang seharusnya diberikan pada saat di jenjang kelas sebelumnya. Akhirnya saya putuskan untuk membuat sebuah kuis yang melibatkan seluruh siswa di kelas.

2

Petata (Pembatas Buku Cita-Cita)

Mengawali hari-hari di permulaan semester merupakan saat yang tepat untuk membangun komitmen dan mendiskusikan tujuan pembelajaran kepada anak-anak didik. Biasanya para siswa juga belum disibukkan oleh beban pelajaran yang terlalu banyak. Oleh karena itu guru berkesempatan membuat aktifitas yang menyenangkan sekaligus bermakna, seperti menuliskan impian atau cita-cita.

1