Viewing 1 to 10 of 12 items
Tag Archives: Bahasa Indonesia

Scrabble Bahasa Indonesia

Abstraksi Scrabble Bahasa Indonesia merupakan sebuah metode kreatif yang dimodifikasi dari permainan Scrabble yang sering digunakan dalam pelajaran Bahasa Inggris. Materi yang digunakan dalam metode kreatif ini adalah materi penulisan kata dalam Bahasa Indonesia. Dengan menggunakan Scrabble Bahasa Indonesia, para peserta didik diajak untuk menambah kosa kata baru dan menuliskan kata dalam Bahasa Indonesia dengan  Full Article…

0

Belajar Berpidato ‘Ketika Aku Menjadi Presiden’

Abstraksi Latihan pidato atau presentasi dapat membantu anak-anak untuk melatih percaya diri dan kemampuan berbicara di depan umum. Anak-anak juga dapat memahami teknik penyusunan pidato untuk kemudian dibacakan di depan kelas. Hanya saja, metode konvensional dalam belajar berpidato (seperti mempelajari teori dan langsung dipraktikkan) kemungkinan dapat membuat anak kurang memahami materi yang dipidatokan secara konstruktif.  Full Article…

1

Kotak Kata – Trik Belajar Kosakata Baru

Murid-murid saya sejak kecil terbiasa menggunakan bahasa daerah dalam percakapan sehari-hari, begitu juga saat di sekolah. Bahasa daerah, dalam hal ini Bahasa Aceh, menjadi bahasa pengantar di sekolah, di rumah, bahkan telah menjadi satu-satunya bahasa yang digunakan dalam berkomunikasi.

3

Gunting dan Tempel! Belajar Pemenggalan Kata

Latar Belakang Belajar Bahasa Indonesia seringkali terasa membosankan jika kegiatannya hanya menulis, menulis, dan menulis. Hal tersebut semakin menantang karena saya mengampu siswa kelas 3 SD yang sangat aktif. Kali ini materi yang harus saya ajarkan dalam kelas adalah pemenggalan kata. Bagaimana membuat suasana belajar yang lebih aktif? Mari kita coba dengan bermain gunting dan  Full Article…

0

Kelas Profesi “Guru”

Ketika murid-murid saya diminta membuat pohon cita-cita, banyak yang ingin menjadi Guru. Menjadi Guru tentunya dibutuhkan kemampuan menyampaikan sebuah materi dan kemampuan untuk berbicara di depan anak didik. Untuk melatih siswa-siswi sekaligus mengembangkan minat bakatnya, tidak ada salahnya kita berikan kesempatan mengajar kepada anak-anak tersebut.

0

Bermain Kuis: “Macanga, Sola!” (Hebat, Kawan!)

Banyaknya materi yang harus diberikan kepada siswa kelas membuat saya terkadang berkejaran dengan waktu. Awalnya saya hampir putus asa karena harus berkali-kali kembali mengajar materi yang seharusnya diberikan pada saat di jenjang kelas sebelumnya. Akhirnya saya putuskan untuk membuat sebuah kuis yang melibatkan seluruh siswa di kelas.

2

Teleconference dengan Telepon Kaleng – Melatih Keberanian Siswa untuk Berbicara

Siswa saya biasanya malu ketika diminta ke depan untuk membaca puisi atau bercerita. Selain itu, suasana kelas yang ramai membuat penjelasan guru tidak terserap dengan baik. Telepon kaleng bisa digunakan untuk melatih keberanian siswa dalam berbicara karena biasanya anak akan tertarik untuk berbicara menggunakan media, mereka merasa sedang bermain saat belajar.

1

RPP Bahasa Indonesia Kelas 4 – Petunjuk Penggunaan Teknologi Sederhana

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia Kelas : 4 (Empat) Tema : Teknologi Sederhana Semester : 2 (dua) Alokasi Waktu : 2 x 35′ Standar Kompetensi Menulis : Mengungkapkan pikiran, perasaan, informasi secara tertulis dalam bentuk petunjuk Berbicara : Mendeskripsikan secara lisan petunjuk penggunaan suatu alat Mendengarkan : Mendengarkan penejelasan tentang petunjuk penggunaan  Full Article…

0

Berlatih Masuk Televisi dengan Simulasi Wawancara

Siapa tidak bangga jika masuk televisi? Di wawancara dan ditonton oleh jutaan pemirsa di seluruh tanah air. Tapi mungkinkah murid-murid SD pinggiran yang bahkan wilayahnya belum terjamah aliran listrik bisa diwawancara atau memwawancarai seseorang dan masuk televisi? Pasti bisa! Mutiara-mutiara pesisir ini bisa jadi kelak akan menggantikan posisi presenter kondang Andy F. Noya. Oleh karena itu, ayo berlatih mewawancara dan diwawancara mulai sekarang!

1

Mengekspresikan Pikiran dan Perasaan dengan Menulis Surat

Salah satu penyebab anak menjadi “nakal” adalah karena anak tersebut kesulitan atau salah dalam mengekspresikan pikiran dan perasaan. Mengungkapkan pikiran dan perasaan bisa dengan apa saja. Yang paling penting adalah seseorang mampu mengungkapkannya melalui media yang tepat dan memiliki dapak positif bagi kognitif, afektif, dan konatifnya. Baik, mari pilih satu media. Bagaimana kalau menulis surat?

0