Revision 2669 is a pre-publication revision. (Viewing current revision instead.)

Agen Mata-mata: Harta Karun Aljazair (gambar???)

: Belajar Karakteristik Sebuah Negara

Abstraksi

Tulisan ini mengulas tentang pelaksanaan metode permainan pencarian harta karun dalam pelajaran tentang negara Aljazair. Metode ini dilaksanakan di dalam ruangan. Jumlah murid adalah 5 anak. Dengan menggunakan metode ini, murid tidak lagi bosan ketika belajar karena dibungkus dalam permainan. Selain itu, murid juga tidak merasa terpaksa untuk membaca buku sebagai bagian dari keharusan untuk menyelesaikan permainan. Permainan ini dilaksanakan dalam waktu 2x35 menit atau 2 jam pelajaran.

Latar Belakang

Metode permainan adalah metode favorit penulis dalam mengajar IPS karena tidak hanya muridnya yang ngantuk, gurunya pun ikut ngantuk. Selain itu, metode permainan ini dipilih karena murid seringkali mengeluh jika harus membaca buku IPS (panjang Bu, ngantuk Bu). Akibatnya, apa yang mereka baca tidak mereka pahami sama sekali. Permainan dilakukan secara beregu dan dilaksanakan di dalam ruangan. Mengingat jumlah murid yang sedikit, maka pembagian regu tidak perlu dilakukan. Kelima murid langsung tergabung dalam sebuah regu dan harus bekerja sama untuk melaksanakan permainan. Permainan ini dilaksanakan selama 2x35 menit atau 2 jam pelajaran.

Teori/Penjelasan Materi

Aljazair adalah sebuah negara di , lebih tepatnya di sebelah barat laut. Negara ini menjadi salah satu negara yang dipelajari oleh murid kelas VI SD dalam pelajaran IPS tentang -benua yang ada di dunia.

Metode

Metode yang digunakan adalah metode permainan pencarian harta karun. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

Langkah Pelaksanaan I

Menyiapkan selembar karton dan guntingan-guntingan kertas berwarna bertuliskan karakteristik negara Aljazair. Nama negaranya sendiri dirahasiakan. Murid harus menebak nama negara itu berdasarkan informasi negara yang telah mereka kumpulkan. Selanjutnya, guru menyembunyikan potongan-potongan kertas itu di berbagai tempat: di kotak kapur, di bawah meja, di dalam laci, di selipan buku, di atas kusen jendela, bahkan di dalam tas murid itu sendiri.

Langkah Pelaksanaan II

Memberikan instruksi kepada murid :
  1. Ada ... (tergantung seberapa banyak karakteristik negara yang ingin dibahas dalam kelas) potongan kertas berwarna yang tersembunyi di dalam kelas ini. Carilah potongan-potongan kertas tersebut!
  2. Tempelkanlah potongan-potongan kertas tersebut sesuai dengan pasangannya di atas karton yang telah disediakan! Misal : Ibukota - ....., Kepala Pemerintahan - .........
  3. Tebaklah nama negara yang dimaksud berdasarkan informasi yang telah kalian kumpulkan!
  4. Waktu pengerjaan adalah 2 x 35 menit.

Langkah Pelaksanaan III

Membiarkan murid untuk mulai melaksanakan permainan. Guru sebaiknya sama sekali tidak ikut campur. Permasalahan yang ada biarlah diselesaikan terlebih dahulu oleh murid. Guru juga membimbing murid untuk membuka buku IPS.

Langkah Pelaksanaan IV

Setelah murid berhasil menyelesaikan permainan, guru bertanya pada murid tentang :
  1. Apa saja karakteristik yang ditemukan melalui permainan
  2. Apa yang mereka rasakan ketika bermain (lelah? Bosan? Mengantuk?). Hal ini penting untuk menjadi masukan bagi metode pembelajaran selanjutnya yang dapat digunakan di kemudian hari. Jika memang menyenangkan bagi mereka, metode ini dapat diulang. Jika kurang menyenangkan, bisa ditanyakan bagian mana yang tidak mereka sukai sehingga metode ini dapat dimodifikasi

Lesson Learned

Melalui metode ini, anak belajar untuk mengetahui karakteristik negara Aljazair dengan cara mencari sendiri, tanpa harus diceramahi oleh guru. Murid juga belajar tentang kerja sama kelompok serta pembagian tugas. Selain itu, murid tidak merasa terpaksa untuk membuka dan membaca buku karena mereka sudah terbenam dalam rasa ingin tahu.

Revisions

Revision Differences

December 3, 2012 @ 16:45:33Current Revision
Title
Agen Mata-mata: Harta Karun Aljazair (gambar???)  Agen Mata-mata: Harta Karun Aljazair
Content
<p style="text-align: center;"><strong>Agen Mata-mata: Harta Karun Aljazair <p style="text-align: center;"><strong>Agen Mata-mata: Harta Karun Aljazair
</strong>Belajar Karakteristik Sebuah Negara </strong>Belajar Karakteristik Sebuah Negara
<h2>Abstraksi</h2> <h2>Abstraksi</h2>
Tulisan ini mengulas tentang pelaksanaan metode permainan pencarian harta karun dalam pelajaran IPS tentang negara Aljazair. Metode ini dilaksanakan di dalam ruangan. Jumlah murid adalah 5 anak. Dengan menggunakan metode ini, murid tidak lagi bosan ketika belajar IPS karena dibungkus dalam permainan. Selain itu, murid juga tidak merasa terpaksa untuk membaca buku IPS sebagai bagian dari keharusan untuk menyelesaikan permainan. Permainan ini dilaksanakan dalam waktu 2x35 menit atau 2 jam pelajaran. Tulisan ini mengulas tentang pelaksanaan metode permainan pencarian harta karun dalam pelajaran IPS tentang negara Aljazair. Metode ini dilaksanakan di dalam ruangan. Jumlah murid adalah 5 anak. Dengan menggunakan metode ini, murid tidak lagi bosan ketika belajar IPS karena dibungkus dalam permainan. Selain itu, murid juga tidak merasa terpaksa untuk membaca buku IPS sebagai bagian dari keharusan untuk menyelesaikan permainan. Permainan ini dilaksanakan dalam waktu 2x35 menit atau 2 jam pelajaran.
<h2><a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2012/12/ Aljazair.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-2659" title="Aljazair" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2012/12/ Aljazair-300x230.jpg" alt="" width="300" height="230" /></a>Latar Belakang</h2>  <h2><a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2012/12/ Aljazair.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-2659" title="Aljazair" alt="" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2012/12/ Aljazair-300x230.jpg" width="300" height="230" /></a>Latar Belakang</h2>
Metode permainan adalah metode favorit penulis dalam mengajar IPS karena tidak hanya muridnya yang ngantuk, gurunya pun ikut ngantuk. Selain itu, metode permainan ini dipilih karena murid seringkali mengeluh jika harus membaca buku IPS (<em>panjang Bu, ngantuk Bu</em>). Akibatnya, apa yang mereka baca tidak mereka pahami sama sekali. Metode permainan adalah metode favorit penulis dalam mengajar IPS karena tidak hanya muridnya yang ngantuk, gurunya pun ikut ngantuk. Selain itu, metode permainan ini dipilih karena murid seringkali mengeluh jika harus membaca buku IPS (<em>panjang Bu, ngantuk Bu</em>). Akibatnya, apa yang mereka baca tidak mereka pahami sama sekali.
Permainan dilakukan secara beregu dan dilaksanakan di dalam ruangan. Mengingat jumlah murid yang sedikit, maka pembagian regu tidak perlu dilakukan. Kelima murid langsung tergabung dalam sebuah regu dan harus bekerja sama untuk melaksanakan permainan. Permainan ini dilaksanakan selama 2x35 menit atau 2 jam pelajaran. Permainan dilakukan secara beregu dan dilaksanakan di dalam ruangan. Mengingat jumlah murid yang sedikit, maka pembagian regu tidak perlu dilakukan. Kelima murid langsung tergabung dalam sebuah regu dan harus bekerja sama untuk melaksanakan permainan. Permainan ini dilaksanakan selama 2x35 menit atau 2 jam pelajaran.
<h2>Teori/Penjelasan Materi</h2> <h2>Teori/Penjelasan Materi</h2>
Aljazair adalah sebuah negara di benua Afrika, lebih tepatnya di sebelah barat laut. Negara ini menjadi salah satu negara yang dipelajari oleh murid kelas VI SD dalam pelajaran IPS tentang benua-benua yang ada di dunia. Aljazair adalah sebuah negara di benua Afrika, lebih tepatnya di sebelah barat laut. Negara ini menjadi salah satu negara yang dipelajari oleh murid kelas VI SD dalam pelajaran IPS tentang benua-benua yang ada di dunia.
<h2>Metode</h2> <h2>Metode</h2>
Metode yang digunakan adalah metode permainan pencarian harta karun. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut : Metode yang digunakan adalah metode permainan pencarian harta karun. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
<h3>Langkah Pelaksanaan I</h3> <h3>Langkah Pelaksanaan I</h3>
Menyiapkan selembar karton dan guntingan-guntingan kertas berwarna bertuliskan karakteristik negara Aljazair. Nama negaranya sendiri dirahasiakan. Murid harus menebak nama negara itu berdasarkan informasi negara yang telah mereka kumpulkan. Selanjutnya, guru menyembunyikan potongan-potongan kertas itu di berbagai tempat: di kotak kapur, di bawah meja, di dalam laci, di selipan buku, di atas kusen jendela, bahkan di dalam tas murid itu sendiri. Menyiapkan selembar karton dan guntingan-guntingan kertas berwarna bertuliskan karakteristik negara Aljazair. Nama negaranya sendiri dirahasiakan. Murid harus menebak nama negara itu berdasarkan informasi negara yang telah mereka kumpulkan. Selanjutnya, guru menyembunyikan potongan-potongan kertas itu di berbagai tempat: di kotak kapur, di bawah meja, di dalam laci, di selipan buku, di atas kusen jendela, bahkan di dalam tas murid itu sendiri.
<h3>Langkah Pelaksanaan II</h3> <h3>Langkah Pelaksanaan II</h3>
Memberikan instruksi kepada murid : Memberikan instruksi kepada murid :
<ol> <ol>
<li>Ada ... <em>(tergantung seberapa banyak karakteristik negara yang ingin dibahas dalam kelas)</em> potongan kertas berwarna yang tersembunyi di dalam kelas ini. Carilah potongan-potongan kertas tersebut!</li>  <li>Ada ... <em>(tergantung seberapa banyak karakteristik negara yang ingin dibahas dalam kelas)</em> potongan kertas berwarna yang tersembunyi di dalam kelas ini. Carilah potongan-potongan kertas tersebut!</li>
<li>Tempelkanlah potongan-potongan kertas tersebut sesuai dengan pasangannya di atas karton yang telah disediakan! Misal : Ibukota - ....., Kepala Pemerintahan - .........</li>  <li>Tempelkanlah potongan-potongan kertas tersebut sesuai dengan pasangannya di atas karton yang telah disediakan! Misal : Ibukota - ....., Kepala Pemerintahan - .........</li>
<li>Tebaklah nama negara yang dimaksud berdasarkan informasi yang telah kalian kumpulkan!</li>  <li>Tebaklah nama negara yang dimaksud berdasarkan informasi yang telah kalian kumpulkan!</li>
<li>Waktu pengerjaan adalah 2 x 35 menit.</li>  <li>Waktu pengerjaan adalah 2 x 35 menit.</li>
</ol> </ol>
<h3>Langkah Pelaksanaan III</h3> <h3>Langkah Pelaksanaan III</h3>
Membiarkan murid untuk mulai melaksanakan permainan. Guru sebaiknya sama sekali tidak ikut campur. Permasalahan yang ada biarlah diselesaikan terlebih dahulu oleh murid. Guru juga membimbing murid untuk membuka buku IPS. Membiarkan murid untuk mulai melaksanakan permainan. Guru sebaiknya sama sekali tidak ikut campur. Permasalahan yang ada biarlah diselesaikan terlebih dahulu oleh murid. Guru juga membimbing murid untuk membuka buku IPS.
<h3>Langkah Pelaksanaan IV</h3> <h3>Langkah Pelaksanaan IV</h3>
Setelah murid berhasil menyelesaikan permainan, guru bertanya pada murid tentang : Setelah murid berhasil menyelesaikan permainan, guru bertanya pada murid tentang :
<ol> <ol>
<li>Apa saja karakteristik yang ditemukan melalui permainan</li>  <li>Apa saja karakteristik yang ditemukan melalui permainan</li>
<li>Apa yang mereka rasakan ketika bermain (lelah? Bosan? Mengantuk?). Hal ini penting untuk menjadi masukan bagi metode pembelajaran selanjutnya yang dapat digunakan di kemudian hari. Jika memang menyenangkan bagi mereka, metode ini dapat diulang. Jika kurang menyenangkan, bisa ditanyakan bagian mana yang tidak mereka sukai sehingga metode ini dapat dimodifikasi</li>  <li>Apa yang mereka rasakan ketika bermain (lelah? Bosan? Mengantuk?). Hal ini penting untuk menjadi masukan bagi metode pembelajaran selanjutnya yang dapat digunakan di kemudian hari. Jika memang menyenangkan bagi mereka, metode ini dapat diulang. Jika kurang menyenangkan, bisa ditanyakan bagian mana yang tidak mereka sukai sehingga metode ini dapat dimodifikasi</li>
</ol> </ol>
<h2>Lesson Learned</h2> <h2>Lesson Learned</h2>
Melalui metode ini, anak belajar untuk mengetahui karakteristik negara Aljazair dengan cara mencari sendiri, tanpa harus diceramahi oleh guru. Murid juga belajar tentang kerja sama kelompok serta pembagian tugas. Selain itu, murid tidak merasa terpaksa untuk membuka dan membaca buku karena mereka sudah terbenam dalam rasa ingin tahu. Melalui metode ini, anak belajar untuk mengetahui karakteristik negara Aljazair dengan cara mencari sendiri, tanpa harus diceramahi oleh guru. Murid juga belajar tentang kerja sama kelompok serta pembagian tugas. Selain itu, murid tidak merasa terpaksa untuk membuka dan membaca buku karena mereka sudah terbenam dalam rasa ingin tahu.

Note: Spaces may be added to comparison text to allow better line wrapping.

No comments yet.

Leave a Reply