Revision 4540 is a pre-publication revision. (Viewing current revision instead.)

Miopi Hipermetropi! Cekung Cembung – Simulasi Lensa Mata

Latar Belakang

Mengajar murid yg aktif adalah sebuah tantangan tersendiri. Saya ditantang untuk harus selalu mencari ide untuk bisa menyampaikan materi dengan metode kinestetik agar lebih mudah mereka pahami dan ingat. Berikut adalah pengalaman saya dalam menyampaikan materi kelas 4 di SDN Torosubang, Kab. Halmahera Selatan, Maluku Utara tentang penyakit dan .

Pengenalan

Simulasi Lensa untuk Miopi

Simulasi Lensa untuk

Pengenalan

Guru menjelaskan tentang mata (bagian-bagiannya, cara kerja, jenis-jenis penyakit, dsb ) dan memfokuskan pada jenis-jenis . Bila perlu guru bisa memberikan pengalaman langsung bagaimana rasanya menderita miopi, , presbiopi (paling mudah biasanya dengan melihat melalui lensa , obyek yang ditangkap mata akan langsung terlihat kabur).

Pengamatan

Guru memberikan kesempatan kepada murid untuk mencoba melihat dan membedakan lensa cembung dan . Bila sulit mendapatkan lensa, guru bisa mensiasati dengan membuat lensa dari kantung plastik bening yang diisi air.

Simulasi

Nah, ini bagian serunya. Guru meminta 1 siswa untuk menjadi mata, 1 siswa untuk menjadi obyek/benda, dan 4-5 siswa untuk menjadi lensa.
Simulasi Lensa untuk Mata Normal

Simulasi Lensa untuk Mata Normal

Si Mata

Si Mata bertugas mengucapkan kondisi mata (apakah normal, miopi, ataukah hipermetropi).

Si Obyek/Benda

Si Obyek akan bergerak sesuai kondisi mata. Apabila normal ia berada di titik awal, apabila miopi () maka ia akan menjauh (guru menjelaskan bahwa artinya, benda jauh akan terlihat kabur), apabila hipermetropi () maka ia akan mendekat (Guru menjelaskan bahwa artinya, benda dekat akan terlihat kabur).

Bentuk Lensa

Murid-murid yang bertugas menjadi lensa akan mengatur posisi sesuai bentuk lensa yang cocok digunakan pada kondisi mata tersebut. Apabila Normal, lensa akan membentuk bidang lurus saja. Apabila Miopi, lensa akan membentuk bidang cekung ke arah dalam. Apabila Hipermetropi, lensa akan membentuk bidang cembung ke arah luar.
Simulasi Lensa untuk Hipermetropi

Simulasi Lensa untuk Hipermetropi

Apresiasi

Bila murid berhasil melakukan dengan sempurna setelah beberapa kali aba-aba yang dibolak-balik secara cepat, guru bisa memberikan apresiasi berupa tepuk tangan atau apresiasi lain yang biasa digunakan di kelas.

Rotasi Pemain & Penutup

Guru mengulangi permainan ini sampai semua murid mencoba dan berhasil melakukan kegiatan ini. Di akhir pelajaran, guru mengajak para siswa untuk membuat kesimbulan bersama tentang apa yang telah mereka pelajari.  

Revisions

Revision Differences

April 8, 2013 @ 12:12:21Current Revision
Content
<h2>Latar Belakang</h2> <h2>Latar Belakang</h2>
Mengajar murid yg aktif adalah sebuah tantangan tersendiri. Saya ditantang untuk harus selalu mencari ide untuk bisa menyampaikan materi dengan metode kinestetik agar lebih mudah mereka pahami dan ingat. Berikut adalah pengalaman saya dalam menyampaikan materi IPA kelas 4 di SDN Torosubang, Kab. Halmahera Selatan, Maluku Utara tentang penyakit mata dan lensa mata. Mengajar murid yg aktif adalah sebuah tantangan tersendiri. Saya ditantang untuk harus selalu mencari ide untuk bisa menyampaikan materi dengan metode kinestetik agar lebih mudah mereka pahami dan ingat. Berikut adalah pengalaman saya dalam menyampaikan materi IPA kelas 4 di SDN Torosubang, Kab. Halmahera Selatan, Maluku Utara tentang penyakit mata dan lensa mata.
<h2>Pengenalan</h2> <h2>Pengenalan</h2>
<a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2013/04/ MIOPI-Simulasi-Lensa-Mata- Ruang-Belajar- Thontowi.jpg"><img class="size-medium wp-image-4537" alt="Simulasi Lensa untuk Miopi" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2013/04/ MIOPI-Simulasi-Lensa-Mata- Ruang-Belajar- Thontowi-300x199.jpg" width="300" height="199" /></a> Simulasi Lensa untuk Miopi <a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2013/04/ MIOPI-Simulasi-Lensa-Mata- Ruang-Belajar- Thontowi.jpg"><img class="size-medium wp-image-4537" alt="Simulasi Lensa untuk Miopi" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2013/04/ MIOPI-Simulasi-Lensa-Mata- Ruang-Belajar- Thontowi-300x199.jpg" width="300" height="199" /></a> Simulasi Lensa untuk Miopi
<h3>Pengenalan</h3> <h3>Pengenalan</h3>
Guru menjelaskan tentang mata (bagian-bagiannya, cara kerja, jenis-jenis penyakit, dsb ) dan memfokuskan pada jenis-jenis penyakit mata. Bila perlu guru bisa memberikan pengalaman langsung bagaimana rasanya menderita miopi, hipermetropi, presbiopi (paling mudah biasanya dengan melihat melalui lensa cembung, obyek yang ditangkap mata akan langsung terlihat kabur). Guru menjelaskan tentang mata (bagian-bagiannya, cara kerja, jenis-jenis penyakit, dsb ) dan memfokuskan pada jenis-jenis penyakit mata. Bila perlu guru bisa memberikan pengalaman langsung bagaimana rasanya menderita miopi, hipermetropi, presbiopi (paling mudah biasanya dengan melihat melalui lensa cembung, obyek yang ditangkap mata akan langsung terlihat kabur).
<h3>Pengamatan</h3> <h3>Pengamatan</h3>
Guru memberikan kesempatan kepada murid untuk mencoba melihat dan membedakan lensa cembung dan cekung. Bila sulit mendapatkan lensa, guru bisa mensiasati dengan membuat lensa dari kantung plastik bening yang diisi air. Guru memberikan kesempatan kepada murid untuk mencoba melihat dan membedakan lensa cembung dan cekung. Bila sulit mendapatkan lensa, guru bisa mensiasati dengan membuat lensa dari kantung plastik bening yang diisi air.
<h2>Simulasi</h2> <h2>Simulasi</h2>
Nah, ini bagian serunya. Guru meminta 1 siswa untuk menjadi mata, 1 siswa untuk menjadi obyek/benda, dan 4-5 siswa untuk menjadi lensa. Nah, ini bagian serunya. Guru meminta 1 siswa untuk menjadi mata, 1 siswa untuk menjadi obyek/benda, dan 4-5 siswa untuk menjadi lensa.
<a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2013/04/ NORMAL-Simulasi-Lensa-Mata- Ruang-Belajar- Thontowi.jpg"><img class="size-medium wp-image-4538" alt="Simulasi Lensa untuk Mata Normal" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2013/04/ NORMAL-Simulasi-Lensa-Mata- Ruang-Belajar- Thontowi-300x199.jpg" width="300" height="199" /></a> Simulasi Lensa untuk Mata Normal <a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2013/04/ NORMAL-Simulasi-Lensa-Mata- Ruang-Belajar- Thontowi.jpg"><img class="size-medium wp-image-4538" alt="Simulasi Lensa untuk Mata Normal" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2013/04/ NORMAL-Simulasi-Lensa-Mata- Ruang-Belajar- Thontowi-300x199.jpg" width="300" height="199" /></a> Simulasi Lensa untuk Mata Normal
<h3>Si Mata</h3> <h3>Si Mata</h3>
Si Mata bertugas mengucapkan kondisi mata (apakah normal, miopi, ataukah hipermetropi). Si Mata bertugas mengucapkan kondisi mata (apakah normal, miopi, ataukah hipermetropi).
<h3>Si Obyek/Benda</h3> <h3>Si Obyek/Benda</h3>
Si Obyek akan bergerak sesuai kondisi mata. Apabila normal ia berada di titik awal, apabila miopi ia akan menjauh (guru menjelaskan bahwa artinya, benda jauh akan terlihat kabur), apabila hipermetropi ia akan mendekat (Guru menjelaskan bahwa artinya, benda dekat akan terkihat kabur).  Si Obyek akan bergerak sesuai kondisi mata. Apabila normal ia berada di titik awal, apabila miopi ( jauh) maka ia akan menjauh (guru menjelaskan bahwa artinya, benda jauh akan terlihat kabur), apabila hipermetropi (rabun dekat) maka ia akan mendekat (Guru menjelaskan bahwa artinya, benda dekat akan terlihat kabur).
<h3>Bentuk Lensa</h3> <h3>Bentuk Lensa</h3>
Murid-murid yang bertugas menjadi lensa akan mengatur posisi sesuai bentuk lensa yang cocok digunakan pada kondisi mata tersebut. Apabila Normal, lensa akan membentuk bidang lurus saja. Apabila Miopi, lensa akan membentuk bidang cekung ke arah dalam. Apabila Hipermetropi, lensa akan membentuk bidang cembung ke arah luar. Murid-murid yang bertugas menjadi lensa akan mengatur posisi sesuai bentuk lensa yang cocok digunakan pada kondisi mata tersebut. Apabila Normal, lensa akan membentuk bidang lurus saja. Apabila Miopi, lensa akan membentuk bidang cekung ke arah dalam. Apabila Hipermetropi, lensa akan membentuk bidang cembung ke arah luar.
<a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2013/04/ HIPERMETROPI- Simulasi-Lensa- Mata-Ruang-Belajar- Thontowi.jpg"><img class="size-medium wp-image-4536" alt="Simulasi Lensa untuk Hipermetropi" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2013/04/ HIPERMETROPI- Simulasi-Lensa- Mata-Ruang-Belajar-Thontowi- 300x199.jpg" width="300" height="199" /></a> Simulasi Lensa untuk Hipermetropi <a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2013/04/ HIPERMETROPI- Simulasi-Lensa- Mata-Ruang-Belajar- Thontowi.jpg"><img class="size-medium wp-image-4536" alt="Simulasi Lensa untuk Hipermetropi" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2013/04/ HIPERMETROPI- Simulasi-Lensa- Mata-Ruang-Belajar-Thontowi- 300x199.jpg" width="300" height="199" /></a> Simulasi Lensa untuk Hipermetropi
<h3>Apresiasi</h3> <h3>Apresiasi</h3>
Bila murid berhasil melakukan dengan sempurna setelah beberapa kali aba-aba yang dibolak-balik secara cepat, guru bisa memberikan apresiasi berupa tepuk tangan atau apresiasi lain yang biasa digunakan di kelas. Bila murid berhasil melakukan dengan sempurna setelah beberapa kali aba-aba yang dibolak-balik secara cepat, guru bisa memberikan apresiasi berupa tepuk tangan atau apresiasi lain yang biasa digunakan di kelas.
<h3>Rotasi Pemain &amp; Penutup</h3> <h3>Rotasi Pemain &amp; Penutup</h3>
Guru mengulangi permainan ini sampai semua murid mencoba dan berhasil melakukan kegiatan ini. Di akhir pelajaran, guru<em> </em>mengajak para siswa untuk membuat kesimbulan bersama tentang apa yang telah mereka pelajari. Guru mengulangi permainan ini sampai semua murid mencoba dan berhasil melakukan kegiatan ini. Di akhir pelajaran, guru<em> </em>mengajak para siswa untuk membuat kesimbulan bersama tentang apa yang telah mereka pelajari.
&nbsp; &nbsp;

Note: Spaces may be added to comparison text to allow better line wrapping.

No comments yet.

Leave a Reply