Revision 5190 is a pre-publication revision. (Viewing current revision instead.)

Patung dari Kardus

Abstraksi

Patung dari kardus adalah sebuah metode agar peserta didik bisa mengingat berbagai macam bentuk bangun sederhana. Seperti layaknya seorang pematung sungguhan. Peserta didik harus menemukan keseimbangan disaat menyusun patung serta mendorong kreativitas peserta didik dalam membentuk sebuah patung yang bisa dilihat dari segala sisi.

Latar Belakang

Metode ini digunakan di SDN 02 Longkali, Paser, Kalimantan Timur, pada kelas II dengan jumlah siswa 10 siswa. Kelas II selalu mengalami kesulitan dalam mengingat bangun datar. Mereka sering tertukar antara persegi dengan persegi panjang. Dengan metode ini, diharapkan peserta didik tidak lagi tertukar dalam menyebutkan bangun datar

Teori

Segitiga = memiliki 3 rusuk dan memiliki 3 titik sudut.

Segi empat atau persegi = memiliki 4 rusuk  sama panjang dan 4 titik sudut.

Persegi panjang = memiliki 4 rusuk dan 4 titik sudut. Memiliki 2 rusuk yang sama panjang dan berhadapan.

Lingkaran = memiliki 1 rusuk.

1

Metode

Metode yang digunakan adalah kolase (teknik membuat benda seni dengan cara menempelkan bahan-bahan dari kain, kertas, atau kayu pada permukaan gambar), sehingga menyusun berbagai bangun datar menjadi satu bentuk patung yang baru.

Alat dan Bahan

  • Kardus bekas
  • Krayon
  • Pensil warna
  • Spidol
  • Cat air
  • Cat minyak
  • Gunting
  • Cutter

Langkah-langkah Pembuatan

Langkah pertama

Guru meminta siswa untuk mengumpulkan kardus bekas. Kemudian guru mengajak siswa memotong kardus bekas menjadi bentuk bangun sederhana (lingkaran, persegi, persegi panjang, dan segitiga) dengan berbagai ukuran yang berbeda-beda (besar dan kecil).

2

Langkah kedua

Guru meminta siswa menggunting bagian tengah bangun datar yang telah digunting sebelumnya, untuk mengkaitkan bangun datar satu sama lainnya.

3

Langkah ketiga

Siswa diajak memberikan warna pada bangun datar yang sudah selesai digunting. Bisa menggunakan krayon, pensil warna atau cat. Cat kedua sisi bangun datar agar lebih menarik.

4

Langkah keempat

Siswa diajak menggabungkan masing-masing bangun datar menjadi sebuah bentuk baru yang membentuk suatu patung abstrak. Guru mengingatkan siswa agar memerhatikan keseimbangan patung agar tidak jatuh saat dibentuk.

5

Pelajaran yang Dapat Diambil

Mendaur ulang sampah adalah aktivitas yang sangat baik untuk ditanamkan pada peserta didik sejak dini. Kegiatan ini mendorong peserta didik untuk lebih peduli lingkungan dan menjadi lebih kreatif dalam memanfaatkan lingkungan sekitar yang tadinya dianggap sampah menjadi sesuatu yang lebih berguna. Peserta didik juga lebih mudah dalam mengingat bangun datar dengan membuat sendiri bentuk bangun datar. Kreativitas siswa juga bisa terasah dalam membentuk patung yang enak dilihat dari segala arah.

Revisions

Revision Differences

July 13, 2013 @ 10:36:31Current Revision
Content
<strong>Abstraksi</strong>  
  <h2 style="text-align: justify;">Abstraksi</h2>
  <p style="text-align: justify;">Patung dari kardus adalah sebuah metode agar peserta didik bisa mengingat berbagai macam bentuk bangun sederhana. Seperti layaknya seorang pematung sungguhan. Peserta didik harus menemukan keseimbangan disaat menyusun patung serta mendorong kreativitas peserta didik<ins cite="mailto:HILMAN" datetime="2013- 08-27T10:26"> </ins>dalam membentuk sebuah patung yang bisa dilihat dari segala sisi.</p>
  <h2 style="text-align: justify;">Latar Belakang</h2>
  <p style="text-align: justify;">Metode ini digunakan di SDN 02 Longkali, Paser, Kalimantan Timur, pada kelas II dengan jumlah siswa 10 siswa. Kelas II selalu mengalami kesulitan dalam mengingat bangun datar. Mereka sering tertukar antara persegi dengan persegi panjang. Dengan metode ini, diharapkan peserta didik<ins cite="mailto:HILMAN" datetime="2013- 08-27T10:26"> </ins>tidak lagi tertukar dalam menyebutkan bangun datar</p>
  <p style="text-align: justify;"></p>
  <h2 style="text-align: justify;">Teori</h2>
  <p style="text-align: justify;">Segitiga = memiliki 3 rusuk dan memiliki 3 titik sudut.</p>
  <p style="text-align: justify;">Segi empat atau persegi = memiliki 4 rusuk  sama panjang dan 4 titik sudut.</p>
  <p style="text-align: justify;">Persegi panjangmemiliki 4 rusuk dan 4 titik sudut. Memiliki 2 rusuk yang sama panjang dan berhadapan.</p>
  <p style="text-align: justify;">Lingkaran = memiliki 1 rusuk.</p>
  <p style="text-align: justify;"><a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/ 2013/10/1.jpg"><img class="size-medium wp-image-5191 aligncenter" alt="1" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2013/10/ 1-300x225.jpg" width="300" height="225" /></a></p>
  <h2 style="text-align: justify;">Metode</h2>
  <p style="text-align: justify;">Metode yang digunakan adalah kolase (teknik membuat benda seni dengan cara menempelkan bahan-bahan dari kain, kertas, atau kayu pada permukaan gambar), sehingga menyusun berbagai bangun datar menjadi satu bentuk patung yang baru.</p>
  <h3 style="text-align: justify;">Alat dan Bahan</h3>
  <ul style="text-align: justify;">
   <li>Kardus bekas</li>
   <li>Krayon</li>
   <li>Pensil warna</li>
   <li>Spidol</li>
   <li>Cat air</li>
   <li>Cat minyak</li>
   <li>Gunting</li>
   <li><i>Cutter</i></li>
  </ul>
  <h3 style="text-align: justify;">Langkah-langkah Pembuatan</h3>
  <h4 style="text-align: justify;">Langkah pertama</h4>
Patung dari Kardus adalah sebuah metode agar peserta didik bisa mengingat berbagai macam bentuk bangun sederhana. Seperti layaknya seorang pematung sungguhan. Peserta didik harus menemukan keseimbangan disaat menyusun patung serta mendorong kreativitas anak dalam membentuk sebuah patung yang bisa dilihat dari segala sisi <p style="text-align: justify;">Guru meminta siswa untuk mengumpulkan kardus bekas. Kemudian guru mengajak siswa memotong kardus bekas menjadi bentuk bangun sederhana (lingkaran, persegi, persegi panjang, dan segitiga) dengan berbagai ukuran yang berbeda-beda (besar dan kecil).</p>
<strong>Latar belakang</strong>  
Metode ini digunakan di SDN 020 Longkali, Paser, Kalimantan Timur, pada kelas 2 dengan jumlah siswa 10 orang.   Kelas 2 selalu mengalami kesulitan dalam mengingat bangun datar. Mereka sering tertukar antara Persegi dan persegi panjang. Dengan metode ini diharapkan peserta didik tidak lagi tertukar dalam menyebutkan bangun datar   
<strong>Teori</strong>  
Segitiga = memiliki 3 Sisi dan memiliki 3 titik sudut  
Segi empat atau persegi = Memiliki 4 Sisi sama panjang dan 4 titik sudut  
Persegi PanjangMemiliki 4 Sisi dan 4 titik sudut. Memiliki 2 Sisi yang sama panjang dan berhadapan   
Lingkaran = Memiliki 1 sisi  
<a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2013/05/ bangun-datar.jpg"><img class="size-medium wp-image-4870 aligncenter" alt="bangun datar" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2013/05/ bangun-datar- 300x239.jpg" width="300" height="239" /></a>  
<strong>Metode</strong>  
Metode yang digunakan adalah kolase. Dengan menyusun berbagai bangun datar menjadi satu bentuk Patung yang baru.  
<strong>Alat dan Bahan</strong>  
-          Kardus bekas  
-          Krayon/pensil warna/ Spidol /cat air/cat minyak  
-          Gunting/cutter  
<strong>Langkah Pertama</strong>  
Minta anak murid untuk mengumpulkan kardus bekas. Potong kardus bekas menjadi bentuk bangun sederhana (lingkaran, persegi, persegi panjang, dan segitiga) dengan berbagai ukuran yang berbeda (besar dan kecil)  
<p align="center"> <a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2013/05/ page.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-4871" alt="page" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2013/05/ page-300x250.jpg" width="300" height="250" /></a></p>  
<strong>Langkah kedua</strong>  
Gunting bagian tengah bangun datar yang telah digunting, untuk mengkaitkan bangun datar satu sama lainnya.  
<p align="center"> <a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2013/05/ 21.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-4872" alt="2" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2013/05/ 21-300x250.jpg" width="300" height="250" /></a></p>  <p style="text-align: justify;"><a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/ 2013/10/2.jpg"><img class="size-medium wp-image-5192 aligncenter" alt="2" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2013/10/ 2-300x225.jpg" width="300" height="225" /></a></p>
<strong>Langkah ketiga</strong>  
  <h4 style="text-align: justify;">Langkah kedua</h4>
  <p style="text-align: justify;">Guru meminta siswa menggunting bagian tengah bangun datar yang telah digunting<ins cite="mailto: @shallypristine" datetime="2013- 09-04T20:02"> </ins>sebelumnya, untuk mengkaitkan bangun datar satu sama lainnya.<b></b></p>
  <p style="text-align: justify;"><a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/ 2013/10/3.jpg"><img class="size-medium wp-image-5193 aligncenter" alt="3" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2013/10/ 3-300x225.jpg" width="300" height="225" /></a></p>
  <h4 style="text-align: justify;">Langkah ketiga</h4>
Berikan warna pada bangun datar yang sudah selesai digunting. Bisa menggunakan crayon, pensil warna atau cat. Cat ke 2 sisi bangun datar agar lebih menarik.  <p style="text-align: justify;">Siswa diajak memberikan warna pada bangun datar yang sudah selesai digunting. Bisa menggunakan krayon, pensil warna atau cat. Cat kedua sisi bangun datar agar lebih menarik.</p>
<p align="center"><a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/ 2013/05/3.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-4873" alt="3" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2013/05/ 3-300x250.jpg" width="300" height="250" /></a></p>   
<strong>Langkah keempat</strong>  
Gabungkan masing-masing bangun datar menjadi sebuah bentuk baru yang membentuk suatu patung abstrak. Perhatikan keseimbangan patung agar tidak jatuh saat dibentuk.  
<p align="center"><a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/ 2013/05/4.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-4874" alt="4" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2013/05/ 4-300x250.jpg" width="300" height="250" /></a></p>  <p style="text-align: justify;"><a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/ 2013/10/4.jpg"><img class="size-medium wp-image-5194 aligncenter" alt="4" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2013/10/ 4-300x225.jpg" width="300" height="225" /></a></p>
<strong>Lesson Learned</strong>  
  <h4 style="text-align: justify;">Langkah keempat</h4>
  <p style="text-align: justify;">Siswa diajak menggabungkan masing-masing bangun datar menjadi sebuah bentuk baru yang membentuk suatu patung abstrak. Guru mengingatkan siswa agar memerhatikan keseimbangan patung agar tidak jatuh saat dibentuk.</p>
  <p style="text-align: justify;"><a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/ 2013/10/5.jpg"><img class="size-medium wp-image-5195 aligncenter" alt="5" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2013/10/ 5-300x225.jpg" width="300" height="225" /></a></p>
  <h2 style="text-align: justify;">Pelajaran yang Dapat Diambil</h2>
Mendaur ulang sampah sangat baik ditanamkan pada peserta didik sejak dini. Patung dari kardus mendorong pesera didik untuk lebih peduli lingkungan dan menjadi lebih kreatif dalam memanfaatkan lingkungan sekitar yang tadinya dianggap sampah menjadi sesuatu yang lebih berguna. Peserta didik juga lebih mudah dalam mengingat bangun datar dengan membuat sendiri bentuk bangun datar. Kreativitas anak juga bisa terasah dalam membentuk patung yang enak dilihat dari segala arah.  <p style="text-align: justify;">Mendaur ulang sampah adalah aktivitas yang sangat baik untuk ditanamkan pada peserta didik sejak dini. Kegiatan ini mendorong peserta didik untuk lebih peduli lingkungan dan menjadi lebih kreatif dalam memanfaatkan lingkungan sekitar yang tadinya dianggap sampah menjadi sesuatu yang lebih berguna. Peserta didik juga lebih mudah dalam mengingat bangun datar dengan membuat sendiri bentuk bangun datar. Kreativitas siswa juga bisa terasah dalam membentuk patung yang enak dilihat dari segala arah.</p>

Note: Spaces may be added to comparison text to allow better line wrapping.

No tags for this post.

No comments yet.

Leave a Reply