Viewing 91 to 96 of 96 items
Archive | 2013

Mengekspresikan Pikiran dan Perasaan dengan Menulis Surat

Salah satu penyebab anak menjadi “nakal” adalah karena anak tersebut kesulitan atau salah dalam mengekspresikan pikiran dan perasaan. Mengungkapkan pikiran dan perasaan bisa dengan apa saja. Yang paling penting adalah seseorang mampu mengungkapkannya melalui media yang tepat dan memiliki dapak positif bagi kognitif, afektif, dan konatifnya. Baik, mari pilih satu media. Bagaimana kalau menulis surat?

0

Berkenalan dengan Slide Presentasi

Menjelang ujian semester, saya sebagai guru perlu tahu sejauh mana pemahaman anak mengenai pelajaran IPA di satu semester yang telah dijalaninya. Kebutuhan tersebut membuat saya berpikir bagaimana caranya agar para siswa bisa membuat rangkuman singkat tanpa perlu didikte oleh gurunya. Dan, ahaa! Saya dapat idenya. Buat saja rangkuman dalam bentuk slide presentasi. 🙂

2

Pameran Foto Enam Benua

Pameran Foto Enam Benua merupakan sebuah bentuk kreatif dari pembelajaran IPS Kelas 6 tentang Benua-Benua di Dunia. Dalam prosesnya, siswa sebenarnya mengalami pembelajaran tematik yang meliputi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Pendidikan Jasmani (Penjas), Seni Budaya dan Keterampilan (SBK), Bahasa Indonesia, dan tentu saja Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Di samping itu, siswa juga berlatih mental dan keberanian untuk bicara (presentasi) dengan para pengunjung pameran. Percaya diri menjadi modal utama mereka…

3

Ayo Bermain Penyerbukan Bunga!!

Siswa kelas VI SDN Ondo-ondolu SPC mengalami kesulitan dalam memahami konsep penyerbukan yang terjadi pada tanaman. Selain itu, siswa pemahaman siswa terhadap berbagai jenis penyerbukan seringkali tertukar antara penyerbukan sendiri, tetangga, silang dan bastar. Karenanya, saya mencoba untuk mengajak siswa melakukan permainan sederhana mengenai peristiwa penyerbukan tersebut…

9

Membedakan 3 Ekosistem Air: Air Laut, Kolam, dan Akuarium

Membedakan ekosistem air laut yang terdiri dari ekosistem lautan, ekosistem pantai, ekosistem muara, dan ekosistem terumbu karang bagi anak usia SD saya ternyata cukup sulit. Mereka tidak bisa membedakan antara ekosistem laut dan ekosistem di dalam kolam. Kurangnya pengetahuan dan jauhnya daerah yang saya tempati dari laut ataupun pantai, membuat murid-murid saya merasa kesulitan dalam membedakan ekosistem yang ada di laut dan di kolam. Mereka pikir ekosistem air di laut dan di kolam itu adalah sama…

0