Revision 5581 is a pre-publication revision. (Viewing current revision instead.)

Belajar Bahasa Inggris: Profesi dan Bermimpi

Abstraksi Sebagian besar peserta didik SDN 005 Tanjung Harapan, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, menganggap belajar sulit. Demi mengubah cara pandang peserta didik, pelajaran harus disampaikan secara menyenangkan. Salah satu metode yang digunakan adalah menempelkan padanan kata dalam Bahasa Inggris pada “pohon cita-cita”. Selain dihapalkan, mereka juga diajak bermimpi mengenai yang diinginkan saat mereka besar nanti. Mereka diharapkan bisa bertindak sejak dini demi mewujudkan impian masing-masing. Latar Belakang Sebagian peserta didik SDN 005 Tanjung Harapan, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, menganggap sulit pelajaran Bahasa Inggris. Penyampaian pelajaran secara menyenangkan diperlukan agar pelajaran bisa disukai para peserta didik. Mengingat kebanyakan peserta didik memiliki gaya belajar kinestetik, pendidik mengajak mereka membuat prakarya bersama-sama yang dinamakan “Pohon Cita-cita”. Sebelumnya, para peserta didik  diminta menghapalkan padanan kata tentang profesi dalam Bahasa Inggris yang dijelaskan oleh pendidik sebelumnya. Hasil karya tersebut dipajang di dinding kelas sehingga tanpa disadari, peserta didik mengulang hapalan yang telah diterima. Metode      Tujuan:
  1. Membantu peserta didik mengenal berbagai profesi dalam Bahasa Inggris.
  2. Mengajak peserta didik untuk berani bermimpi terkait profesi yang diinginkan di masa depan.
  3. Mengasah kreativitas peserta didik dalam membuat karya.
  4. Membuat pelajaran Bahasa Inggris menjadi pelajaran yang menyenangkan.
Lokasi: Ruang kelas.      Alat dan Bahan:
  • Kertas karton berwarna
  • Gunting
  • Lem
  • Selotip
  • Spidol atau pensil warna
  • Penggaris
    Langkah Pembelajaran
  1. Pendidik menjelaskan jenis-jenis profesi yang ada saat ini, termasuk mengenai pendidikan yang harus dilalui sampai detail pekerjaan dari profesi terkait. Setelah itu, pendidik mengenalkan secara bertahap padanan kata profesi dalam Bahasa Inggris. Para peserta didik diminta untuk menghapalkan kata-kata tersebut.
  2. Pendidik membagi kelompok kecil masing-masing beranggotakan empat sampai lima orang dengan cara membariskan mereka sesuai bulan kelahirannya. Selama proses pembagian, pendidik menyiapkan gambar pohon sesuai jumlah kelompok dan potongan kertas karton sesuai jumlah peserta didik.
  3. Setelah pembagian kelompok, peserta didik diminta untuk membayangkan profesi apa yang diinginkan di masa depan sambil mengingat padanan kata profesi tersebut dalam Bahasa Inggris. Mereka lalu diminta menceritakan mimpinya kepada teman satu kelompoknya.
  4. Peserta didik dibagikan kertas karton dan diminta untuk menuliskan profesi yang diinginkan dalam Bahasa Inggris pada kertas karton dan mengguntingnya sesuai ukuran tulisan. Potongan karton tersebut dihias semenarik mungkin.
  5. Setelah selesai, masing-masing kelompok secara bergiliran menyebutkan profesi yang diinginkan dalam Bahasa Inggris. Penyebutan tersebut sebagai bagian dari pemantapan pelafalan kata profesi dalam Bahasa Inggris.
  6. Peserta didik secara bergantian menempelkan potongan karton tersebut di pohon cita-cita yang sebelumnya ditempelkan di dinding kelas.
  7. Pendidik memimpin para peserta didik untuk saling mendukung dan mendoakan agar cita-cita mereka bisa terwujud
1   2 Hikmah Yang Didapat Salah satu cara meningkatkan daya ingat peserta didik adalah dengan menuangkannya ke dalam prakarya yang dikerjakan dengan suka cita. Melalui cara ini, peserta didik dilatih untuk berkarya demi mewujudkan keinginan mereka di masa depan, seperti yang ditempelkan bersama-sama di pohon cita-cita.

3

Revisions

Revision Differences

March 7, 2014 @ 06:13:21Current Revision
Title
Belajar Bahasa Inggris dan Bermimpi  Belajar Bahasa Inggris: Profesi dan Bermimpi
Content
<p style="text-align: justify"><i>ini adalah template penulisan Ruang Belajar. Penulis dapat menuliskan konten tulisan dengan mengganti penjelasan yang berada di dalam kurung ( . . . . . ) sesuai dengan poin yang diminta.</i></p>  
<p style="text-align: justify"><i> </i></p>  
<h2 style="text-align: justify">Abstraksi</h2>  <b>Abstraksi</b>
<p style="text-align: justify">(  Belajar bahasa inggris khususnya dalam mengenal profesi dalam bahasa inggris dapat dibuat menyenangkan dengan cara melibatkan mereka untuk bermimpi terkait profesi mereka dimasa depan lalu mencari padanan katanya dalam bahasa inggris lalu dibuat dalam bentuk . )</p>  
<h2 style="text-align: justify"></h2>  
  Sebagian besar peserta didik SDN 005 Tanjung Harapan, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, menganggap belajar Bahasa Inggris sulit. Demi mengubah cara pandang peserta didik, pelajaran harus disampaikan secara menyenangkan. Salah satu metode yang digunakan adalah menempelkan padanan kata profesi dalam Bahasa Inggris pada “pohon cita-cita”. Selain dihapalkan, mereka juga diajak bermimpi mengenai profesi yang diinginkan saat mereka besar nanti. Mereka diharapkan bisa bertindak sejak dini demi mewujudkan impian masing-masing.
<h2 style="text-align: justify">Latar Belakang</h2>  <b>Latar Belakang</b>
<p style="text-align: justify">(   Pelajaran bahasa inggris bagi sebagian anak-anak SDN 005 Tanjung Harapan merupakan pelajaran yang sulit. Karenannya perlu pendekatan khusus yang menyenangkan agar pelajaran bahasa inggris dapat disukai oleh para siswa/i. Dengan membuat karya fisik yang dapat dilihat oleh mereka merupakan pendekatan yang dapat dipilih terlebih jika kebanyakan para siswa/i memiliki gaya belajar kinestetik. Selain itu juga karya yang mereka buat dapat di lihat setiap harinya di dalam kelas karena di pajang di sudut-sudut kelas sebagai bagian dari cara pengulangan yang sebenarnya tidak disadari oleh para siswa/i. )</p> Sebagian peserta didik SDN 005 Tanjung Harapan, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, menganggap sulit pelajaran Bahasa Inggris. Penyampaian pelajaran secara menyenangkan diperlukan agar pelajaran bisa disukai para peserta didik. Mengingat kebanyakan peserta didik memiliki gaya belajar kinestetik, pendidik mengajak mereka membuat prakarya bersama-sama yang dinamakan “Pohon Cita-cita”. Sebelumnya, para peserta didik  diminta menghapalkan padanan kata tentang profesi dalam Bahasa Inggris yang dijelaskan oleh pendidik sebelumnya. Hasil karya tersebut dipajang di dinding kelas sehingga tanpa disadari, peserta didik mengulang hapalan yang telah diterima.
<h3 style="text-align: justify">     Latar Belakang Penyampaian Materi</h3>  
<p style="text-align: justify">(  Pada prinsipnya, sebelum membuat karya dalam bentuk pohon mimpi. Anak-anak belum mengenal padanan profesi impian mereka di masa depan. Untuk lebih memudahkan diawal guru menjelaskan terlebih dahulu padanan profesi-profesi yang ada dalam bahasa inggris, lalu bersama-sama mengingatnya. Setelah itu dilanjutkan dengan membuat karya pohon mimpi. )</p>  
  <b>Metode</b>
<h3 style="text-align: justify">     Tujuan</h3>  <b>     Tujuan:</b>
<p style="text-align: justify">(</p>  
<ol> <ol>
<li>Membantu siswa/i mengenal berbagai profesi dalam bahasa inggris.</li>   <li>Membantu peserta didik mengenal berbagai profesi dalam Bahasa Inggris.</li>
<li>Mengajak para siswa/i untuk berani bermimpi terkait profesi yang mereka ingin lakukan di masa depan.</li>   <li>Mengajak peserta didik untuk berani bermimpi terkait profesi yang diinginkan di masa depan.</li>
<li>Mengasah kemampuan berkreasi siswa/i dalam membuat karya.</li>   <li>Mengasah kreativitas peserta didik dalam membuat karya.</li>
<li>Membuat pelajaran bahasa inggris menjadi pelajaran yang menyenangkan. )</li>   <li>Membuat pelajaran Bahasa Inggris menjadi pelajaran yang menyenangkan.</li>
</ol> </ol>
&nbsp;  
  <b>Lokasi:</b>
  Ruang kelas.
<h3 style="text-align: justify">     Alat dan Bahan</h3>  <b>     Alat dan Bahan:</b>
<p style="text-align: justify">  Alat-alat yang dibutuhkan sebagai berikut :</p>  
<ul style="text-align: justify">  
<li>Kardus bekas</li>  
<li>Krayon</li>  
  <ul>
<li>Pensil warna</li>   <li>Kertas karton berwarna</li>
<li>Spidol</li>  
<li>Cat air</li>  
<li>Cat minyak</li>  
<li>Gunting</li>  <li>Gunting</li>
   <li>Lem</li>
   <li>Selotip</li>
   <li>Spidol atau pensil warna</li>
   <li>Penggaris</li>
</ul> </ul>
<h3 style="text-align: justify">    Langkah Pembelajaran</h3>  <b>    Langkah Pembelajaran</b>
  <ol>
Tahap I                : Guru menjelaskan bahwa jenis-jenis profesi yang ada saat ini, mulai dari pendidikan yang harus di lalui untuk bisa mencapai profesi tersebut sampai dengan pekerjaan yang mereka lakukan. Setelah melakukan penjelasan, guru mengenalkan secara bertahap padanan kata bahasa inggrisnya untuk bersama-sama di ingat.   <li>Pendidik menjelaskan jenis-jenis profesi yang ada saat ini, termasuk mengenai pendidikan yang harus dilalui sampai detail pekerjaan dari profesi terkait. Setelah itu, pendidik mengenalkan secara bertahap padanan kata profesi dalam Bahasa Inggris. Para peserta didik diminta untuk menghapalkan kata-kata tersebut.</li>
Tahap kedua II : Guru membagi kelompok kecil beranggotakan 4 sampai 5 orang dengan cara membariskan pada siswa sesuai dengan bulan lahirnya untuk selanjutnya di pecah menjadi ke dalam kelompok-kelompok kecil.  
   <li>Pendidik membagi kelompok kecil masing-masing beranggotakan empat sampai lima orang dengan cara membariskan mereka sesuai bulan kelahirannya. Selama proses pembagian, pendidik menyiapkan gambar pohon sesuai jumlah kelompok dan potongan kertas karton sesuai jumlah peserta didik.</li>
Tahap III            : Setelah selesai membagi kelompok, siswa diminta untuk membayangkan profesi apa yang mereka inginkan di masa depan sambil mengingat padanan katanya dalam bahasa inggris lalu menceritakannya ke teman satu kelompoknya.   <li>Setelah pembagian kelompok, peserta didik diminta untuk membayangkan profesi apa yang diinginkan di masa depan sambil mengingat padanan kata profesi tersebut dalam Bahasa Inggris. Mereka lalu diminta menceritakan mimpinya kepada teman satu kelompoknya.</li>
Tahap IV              : masing-masing siswa/i di dalam kelompok membuat sendiri tulisan profesi yang dipilihnya dan menuliskannya dalam bahasa inggris di atas potongan karton. Tidak lupa dalam membuatnya anak-anak di bebaskan untuk berkreasi dan mendorong anak-anak untuk membuat semenarik mungkin.  
   <li>Peserta didik dibagikan kertas karton dan diminta untuk menuliskan profesi yang diinginkan dalam Bahasa Inggris pada kertas karton dan mengguntingnya sesuai ukuran tulisan. Potongan karton tersebut dihias semenarik mungkin.</li>
Tahap V                : setelah selesai, secara bergiliran permasing-masing kelompok menyebutkan profesinya dalam bahasa inggris sebagai bagian dari pemantapan dalam hal pelafalan profesi yang mereka inginkan di masa depan dalam padanan kata bahasa inggris.  <li>Setelah selesai, masing-masing kelompok secara bergiliran menyebutkan profesi yang diinginkan dalam Bahasa Inggris. Penyebutan tersebut sebagai bagian dari pemantapan pelafalan kata profesi dalam Bahasa Inggris.</li>
Tahap VI              : secara bergantian menempelkannya di sebuah pohon yang terbuat dari karton yang telah ditempel di sudut kelas.  
   <li>Peserta didik secara bergantian menempelkan potongan karton tersebut di pohon cita-cita yang sebelumnya ditempelkan di dinding kelas.</li>
Tahap VII             : Guru memimpin para siswa/i untuk saling mendukung dan mendo’akan agar apa yang di cita-citakan para siswa/i dapat terwujud.  <li>Pendidik memimpin para peserta didik untuk saling mendukung dan mendoakan agar cita-cita mereka bisa terwujud</li>
&nbsp;  
&nbsp;  
<h2 style="text-align: justify">Lesson Learned</h2>  
Salah satu cara untuk meningkatkan daya ingat siswa/i adalah dengan menuangkannya dalam sesuatu yang real yang mereka kerjakan. Terlebih jika yang mereka kerjakan adalah yang mereka suka dan mereka lakukan dengan suka cita. Selain itu, disini juga dilatih kemampuan para siswa/i untuk berkarya terkait dengan keinginan profesi mereka dimasa depan yang nantinya ditempel bersama dengan teman-temannya yang lain dalam satu pohon cita-cita.  
<h2 style="text-align: justify"></h2>  
  </ol>
  <a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/ 2014/06/1.png"><img class="size-medium wp-image-5979 aligncenter" alt="1" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2014/06/ 1-256x300.png" width="256" height="300" /></a>
&nbsp; &nbsp;
  <a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/ 2014/06/2.png"><img class="size-medium wp-image-5980 aligncenter" alt="2" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2014/06/ 2-240x300.png" width="240" height="300" /></a>
  <b>Hikmah Yang Didapat</b>
  Salah satu cara meningkatkan daya ingat peserta didik adalah dengan menuangkannya ke dalam prakarya yang dikerjakan dengan suka cita. Melalui cara ini, peserta didik dilatih untuk berkarya demi mewujudkan keinginan mereka di masa depan, seperti yang ditempelkan bersama-sama di pohon cita-cita.
  <p style="text-align: center;"><a href="http:// belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/ 2014/06/3.png"><img class="alignnone size-medium wp-image-5981" alt="3" src="http://belajar.indonesiamengajar.org/ wp-content/uploads/2014/06/ 3-227x300.png" width="227" height="300" /></a></p>

Note: Spaces may be added to comparison text to allow better line wrapping.

No comments yet.

Leave a Reply